Obat Asam Lambung di Apotik, dari Obat Bebas hingga Resep Dokter


Obat asam lambung di apotik bisa terdiri dari obat bebas dan obat yang harus disertai dengan resep dokter. Obat asam lambung yang bisa dibeli bebas di apotek adalah antasida, PPI, dan H2 blockers.

(0)
18 Sep 2019|Anita Djie
Obat asam lambung di apotik tanpa resep dokterAda berbagai macam obat asam lambung di apotik yang berfungsi untuk mengatasi maag dan GERD
Maag atau meningkatnya produksi asam lambung adalah penyakit yang cukup sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri pada ulu hati. Maka dari itu penting untuk meredakan gejalanya dengan obat asam lambung di apotik. Namun, sudahkan Anda mengenali jenis-jenis obat asam lambung? Pasalnya, setiap jenis obat maag memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.

Pilihan obat asam lambung yang ada

Asam lambung diproduksi oleh lambung untuk mencerna makanan. Akan tetapi, produksi asam lambung yang berlebihan dapat menimbulkan gejala refluks asam lambung atau asam lambung naik ke kerongkongan.Naiknya asam lambung dapat disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang kurang tepat, kebiasaan merokok, hingga stres. Akibatnya, kondisi ini dapat menimbulkan gejala maag, heartburn, bau mulut, hingga nyeri dada. 
Obat asam lambung di apotik bisa dipilih untuk meredakan gejala
Produksi asam lambung berlebihan bisa menimbulkan gejala refluks asam lambung
Jika gejala asam lambung naik berulang kali (lebih dari dua kali dalam seminggu), Anda mungkin mengalami gejala GERD (gastroesophageal reflux disease)Oleh karena itu, meredakan gejala dengan obat asam lambung merupakan hal yang penting. Anda dapat mengatasinya dengan berbagai obat asam lambung di apotik dan obat asam lambung resep dokter. 

Jenis obat asam lambung di apotik

Jenis obat asam lambung di apotik tidak hanya satu jenis saja. Terlebih setiap jenis obat bekerja dengan cara yang berbeda-beda. Biasanya obat asam lambung di apotek memiliki dosis yang lebih rendah. Adapun berbagai obat asam lambung di apotik, di antaranya:

1. Proton pump inhibitor (PPI)

Proton pump inhibitor atau PPI adalah obat asam lambung di apotik yang berfungsi untuk mengurangi asam lambung. PPI bekerja dengan menghambat kinerja sel tubuh yang memproduksi asam lambung dan mencegah kerusakan pada lambung.Obat asam lambung PPI dapat ditemukan di apotek maupun dari dokter. Umumnya, obat asam lambung ini dikonsumsi selama 4-8 minggu.Obat asam lambung di apotik jenis PPI yang biasanya diberikan adalah pantoprazole, lansoprazole, omeprazole, rabeprazole, dan esomeprazole.
Obat asam lambung di apotik adalah proton pump inhibitor
Minum obat asam lambung tinggi di apotik dengan air putih
Obat PPI dapat menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya ruam, merasa tidak enak badan, pusing, sakit kepala, sakit perut, dan diare atau sembelit.Konsumsi obat asam lambung PPI dalam jangka panjang mampu meningkatkan risiko keretakan pada tulang belakang, pergelangan tangan, dan pinggul. Dilansir dari laman Family Doctor, sebaiknya Anda berbicara dengan dokter sebelum membeli obat asam lambung di apotik jenis PPI, jika:
  • Anda sudah memasuki usia lanjut atau memiliki masalah sistem kekebalan. Hal ini dikarenakan PPI dapat meningkatkan risiko pneumonia.
  • Anda adalah wanita pascamenopause. PPI mengurangi penyerapan kalsium dan meningkatkan risiko osteoporosis.
  • Anda pernah dirawat karena infeksi Infeksi clostridium difficile di masa lalu. PPI dapat meningkatkan risiko infeksi Anda kembali.

2. Antasida

Jenis obat asam lambung di apotik lainnya adalah antasida. Antasida bekerja dengan cara menetralkan asam lambung dan dengan cepat sehingga mampu mengatasi rasa sakit akibat asam lambung.Antasida bisa didapatkan tanpa resep dokter. Beberapa obat asam lambung antasida mengandung alginate yang dapat melindungi dinding lambung.
Obat asam lambung di apotik antasida bisa menetralkan asam lambung
Antasida biasanya memiliki kandungan alginate
Obat asam lambung antasida yang memiliki kandungan alginate lebih baik dikonsumsi seusai makan. Sedangkan, obat asam lambung antasida tanpa kandungan alginate dapat dikonsumsi setelah makan, sebelum tidur, ataupun saat Anda mengalami gejala asam lambung.Biasanya, obat asam lambung antasida hanya digunakan untuk meringankan rasa nyeri dan bukan untuk mengobati asam lambung.Penggunaan obat asam lambung di apotik jenis antasida dapat memicu efek samping berupa kram perut, buang angin, diare atau sembelit, dan merasa tidak enak badan.

3. H2 receptor blocker (penghalang histamin)

Obat asam lambung di apotik berikutnya adalah H-2 receptor blocker
Cimetidine adalah salah satu jenis obat asam lambung di apotik
H2 receptor blocker adalah jenis obat asam lambung di apotik berikutnya. H-2 receptor blocker berguna untuk mengurangi jumlah produksi asam lambung dan mengurangi rasa nyeri dari asam lambung yang dialami.H-2 receptor blocker berbeda dari obat asam lambung tinggi di apotik lainnya yang sering menimbulkan efek samping. Meskipun jarang terjadi, beberapa efek samping yang dapat dirasakan adalah kelelahan, diare, pusing, sakit kepala, ruam, dan pusing.Obat asam lambung penghalang histamin yang dapat dikonsumsi adalah cimetidine, ranitidine, nizatidine, dan famotidine.

Pilihan obat asam lambung resep dokter

Selain obat asam lambung di apotik, Anda bisa mengonsumsi obat asam lambung resep dokter
Obat asam lambung resep dokter bisa didapat setelah berkonsultasi
Selain obat asam lambung di apotik yang bisa didapat secara bebas, Anda juga bisa mendapatkan obat asam lambung dengan resep dokter. Beberapa obat asam lambung resep dokter, yaitu:

1. Antibiotik

Penyakit asam lambung dapat disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori. Salah satu obat asam lambung resep dokter yang diberikan adalah antibiotik guna membunuh bakteri H.pylori.Umumnya, dokter akan memberikan dua macam obat antibiotik sebagai obat asam lambung naik yang perlu dikonsumsi sebanyak dua kali sehari selama 1-2 minggu.Daftar obat antibiotik yang biasanya diberikan adalah levofloxacin, tinidazole, amoxicillin, tetracycline, clarithromycin, dan metronidazole.Adapun efek samping antibiotik yang mungkin dialami adalah diare, rasa logam dalam mulut, dan merasa tidak enak badan.

2. Obat asam lambung promotility agents

Obat asam lambung resep dokter berupa promotility agents biasanya digunakan untuk mengobati gejala GERD (gastroesophageal reflux disease). Jenis obat asam lambung ini bekerja dengan menstimulasi otot di saluran pencernaan.Obat asam lambung promotility agents membuat asam lambung bergerak mengalir ke usus dan mencegah asam lambung tetap berada di lambung dalam jangka waktu yang lama. Jenis obat asam lambung resep dokter tersebut juga dapat menguatkan otot sfingter bagian bawah atau otot yang berfungsi sebagai katup antara kerongkongan dan lambung.Efek samping dari obat asam lambung promotility agents dapat berupa mengantuk, gelisah, kelelahan, masalah pada pergerakan, dan diare. Obat asam lambung promotility agents yang biasanya diresepkan dokter adalah metoclopramide.

3. Obat asam lambung yang menguatkan otot sfingter bagian bawah

Obat asam lambung resep dokter lainnya adalah yang bertujuan ntuk menguatkan dan mencegah melemahnya otot sfingter bagian bawah. Namun, efek samping dari jenis obat asam lambung resep dokter yang mungkin terjadi bisa berupa mual atau kelelahan.Obat asam lambung penguat otot sfingter bagian bawah yang dapat diberikan oleh dokter adalah baclofen.

4. Cytoprotective agents

Obat asam lambung cytoprotective agents berperan dalam melindungi jaringan pada dinding lambung dan usus halus. Obat asam lambung cytoprotective agents yang diberikan dokter, meliputi misoprostol, sucralfate, dan sebagainya.

Perbedaan obat asam lambung di apotik dan resep dokter

Banyak orang berpendapat bahwa obat asam lambung di apotik kurang ampuh bila dibandingkan obat yang diresepkan oleh dokter.Faktanya, penggunaan obat asam lambung di apotik dan dari dokter tergantung dari tingkat keparahan gangguan asam lambung yang dimiliki.
Obat asam lambung di apotik dan obat asam lambung dari resep dokter bisa digunakan
Perbedaan obat asam lambung di apotik dan resep dokter tergantung keparahan gejala
Apabila ciri-ciri asam lambung yang dirasakan tidak terlalu parah, maka Anda masih bisa mengonsumsi obat asam lambung di apotik yang dijual bebas tanpa resep dokter.Jika Anda menggunakan obat asam lambung di apotik yang telah disebutkan di atas, tetapi sakit maag justru semakin parah, maka segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan jenis obat maag yang tepat.Anda juga perlu pergi ke dokter apabila konsumsi obat asam lambung di apotik lebih dari dua kali dalam seminggu dan gejala asam lambung tak kunjung mereda.

Catatan dari SehatQ

Konsumsi obat asam lambung di apotik maupun dari dokter pada dasarnya tergantung dari penyebab asam lambungnya dan tingkat keparahan gangguan asam lambung yang dialami.Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker guna mendapatkan obat asam lambung yang tepat sesuai dengan gejala asam lambung yang dialami. Selain minum obat asam lambung di apotik atau obat asam lambung resep dokter, penting untuk menerapkan pola hidup yang tepat, seperti mengonsumsi makanan dalam jumlah porsi kecil lebih dulu dan menghindari pola makan yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar obat asam lambung di apotik dan resep dokter, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
asam lambungmaaggerdtukak lambung
Healthline. https://www.healthline.com/health/gerd/over-the-counter
Diakses pada 18 September 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/peptic-ulcer/diagnosis-treatment/drc-20354229
Diakses pada 18 September 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959
Diakses pada 18 September 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/stomach-ulcer/treatment/
Diakses pada 18 September 2019
WebMD. webmd.com/heartburn-gerd/guide/prescription-treatments
Diakses 18 September 2019
Family Doctor. https://familydoctor.org/antacids-and-acid-reducers-otc-relief-for-heartburn-and-acid-reflux/
Diakses pada 6 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait