ASI dapat melindungi anak dari berbagai penyakit merupakan fakta menyusui
Menyusui dan pemberian ASI sangat krusial, untuk 6 bulan pertama Si Kecil.

Menyambut Pekan Menyusui Sedunia, tentu tak lengkap rasanya, jika tidak membicarakan fakta-fakta tentang menyusui. Mulai dari manfaat menyusui bagi anak maupun ibu, hingga periode menyusui yang direkomendasikan bagi Si Kecil.

Pekan Menyusui Sedunia, dirayakan masyarakat global pada pekan pertama bulan Agustus, tiap tahunnya. Tujuan dari peringatan ini, tak lain dan tak bukan adalah untuk menekankan manfaat menyusui dan pentingnya program ASI eksklusif, yang memberikan anak nutrisi penting, di masa awal kehidupan mereka.

Fakta-fakta menyusui yang harus diketahui orangtua

ASI memang mengandung nutrisi penting untuk anak. Namun, manfaatnya ternyata lebih dahsyat daripada sekadar memberi nutrisi bagi anak. ASI mampu mendukung tumbuh kembang bayi, dan memberikan perlindungan kesehatan bagi tubuhnya. Berikut ini fakta-fakta mengenai ASI dan menyusui, yang penting untuk Anda pahami.

  • Fakta #1: Menyusui sangat krusial untuk 6 bulan pertama Si Kecil

Badan PBB di bidang kesehatan, World Health Organization (PBB), merekomendasikan agar ibu menyusui anak pada 6 bulan pertama, setelah persalinan. Menyusui di 6 bulan pertama sangat krusial, karena dapat membantu Si Kecil untuk meraih pertumbuhan yang optimal, perkembangan kesehatan, serta memenuhi nutrisi yang dibutuhkannya.

  • Fakta #2: ASI dapat melindungi anak dari berbagai penyakit

ASI mengandung nutrisi dan antibodi, yang dapat melindungi Buah Hati dari penyakit-penyakit yang umum menyerang anak-anak. Penyakit tersebut, misalnya diare, dan infeksi paru-paru (pneumonia). ASI menjadi sumber nutrisi yang ideal, dan memberikan anak zat gizi, untuk mendukung perkembangannya.

  • Fakta #3: Manfaat ASI untuk anak bersifat jangka panjang

Menyusui tidak hanya bermanfaat untuk melindungi anak, dari penyakit-penyakit anak. Faktanya, ASI memiliki manfaat untuk memberikan perlindungan pada Buah Hati, yang sifatnya seumur hidup.

Misalnya, orang dewasa yang kala kecil mendapat asupan ASI di masa kecilnya, akan memiliki risiko yang lebih rendah terhadap kondisi obesitas dan diabetes tipe 2, dibandingkan mereka yang tidak memperoleh ASI. Selain itu, memberikan ASI pada anak di masa bayi, akan membekalinya dengan performa intelegensia yang baik, di masa dewasa.

  • Fakta #4: Perkenalkan bayi pada MPASI, saat memasuki usia 6 bulan

Anda wajib menyusui Buah Hati pada 6 bulan pertamanya. Kemudian, saat anak memasuki umur 6 bulan, makanan padat yang dihaluskan juga sudah harus diperkenalkan.

Berikan makanan pendamping asi (MPASI) pada anak dengan sendok, bukan botol. Selain itu, Pastikan Anda menggunakan sendok yang bersih dan aman untuk anak.

Meski demikian, Anda tetap boleh memberikan ASI pada Si Kecil, mesti ia juga sudah mulai mengonsumsi MPASI.

  • Fakta #5: Menyusui menguatkan ikatan batin antara ibu dan anak

Sentuhan antar kulit bayi dengan ibu (skin-to-skin contact), memberikan ikatan emosional di antara keduanya. Dengan memeluk anak di lengan, dan memberikan nutrisi alami dari tubuh, ibu memberikan sensasi, yang tak ternilai harganya. Anak akan memahami, bahwa Anda mencintai dan melindunginya, dengan segenap jiwa.

  • Fakta #6: Laktasi membantu mengurangi risiko depresi pada ibu

Gangguan psikologis dan depresi pascapersalinan, sangat rentan dialami oleh para ibu. Ibu yang menyusui, lebih kecil berisiko mengalami gangguan psikis, yang mungkin terjadi setelah melahirkan.

Menyusui mampu mengurangi risiko depresi tersebut. Sebab selama periode menyusui, tubuh ibu akan memproduksi banyak hormon oksitosin, yang bisa meredakan kecemasan.

  • Fakta #7: Praktis dan tidak mahal

Sebagai orangtua, Anda tentu meluangkan begitu banyak waktu untuk menyiapkan kebutuhan Si Kecil. Menyusui bayi dengan ASI, bisa membantu Anda menggunakan waktu dengan lebih efisien. Sebab, selain menyusui secara langsung (direct breastfeeding), Anda bisa memompa ASI dan menyimpannya dalam botol maupun kantong khusus, sebelum memberikannya pada Si Kecil.

Itulah beberapa fakta menyusui dan ASI, yang sebagian mungkin belum Anda ketahui. Jika mengalami kesulitan atau memiliki pertanyaan seputar menyusui, Anda bisa berkonsultasi dengan konselor laktasi, bidan, maupun dokter spesialis anak.

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Benefits-of-Breastfeeding-for-Mom.aspx
Diakses pada 1 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-benefits-of-breastfeeding
Diakses pada 1 Agustus 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/breast-bottle-feeding.html
Diakses pada 1 Agustus 2019

World Health Organization. https://www.who.int/features/factfiles/breastfeeding/en/
Diakses pada 1 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/baby/breastfeeding-vs-formula-feeding#1
Diakses pada 1 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed