7 Kemungkinan Penyebab Bayi Berkeringat saat Tidur

(0)
16 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bayi berkeringat saat tidur dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, misalnya sleep apnea.Bayi berkeringat saat tidur tidak boleh disepelekan. Bisa jadi ada penyakit yang menyebabkannya.
Tidak hanya orang dewasa saja yang bisa berkeringat di malam hari, bayi juga bisa mengalaminya. Dalam kebanyakan kasus, kondisi bayi berkeringat saat tidur umumnya tidak berbahaya. Akan tetapi, ada pula sejumlah kemungkinan penyebab bayi sering berkeringat yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Berbagai penyebab bayi berkeringat saat tidur

Mulai dari sleep apnea, hiperhidrosis, hingga pakaian yang terlalu tebal. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab bayi berkeringat saat tidur yang perlu Anda ketahui.

1. Menangis dan rewel di malam hari

Menangis dan rewel di malam hari ternyata bisa menjadi penyebab bayi sering berkeringat saat tidur. Alasannya, menangis membutuhkan banyak energi. Selain berkeringat, muka bayi juga bisa berubah menjadi merah ketika ia menangis dan rewel di malam hari.Jika ini yang jadi penyebab bayi berkeringat saat tidur, keringat di tubuhnya akan hilang saat ia sudah mulai tenang dan kembali tidur.

2. Pakaian dan selimutnya terlalu tebal

TIdak sedikit orangtua yang memberikan pakaian dan selimut tebal pada bayinya supaya ia tetap hangat di dalam kamar. Namun, berhati-hatilah karena pakaian dan selimut yang terlalu tebal bisa membuat bayi sering berkeringat saat tidur.Selain merasa gerah, bayi pun bisa merasa tidak nyaman karena kulitnya tak mampu bernapas. Saat selimutnya terlalu panjang dan tebal, jangan heran saat Anda melihat kaki bayi berkeringat.Jika ini pemicunya, cobalah pilih pakaian dan selimut yang tidak terlalu tebal, tapi tetap menjaga kehangatan tubuh bayi.

3. Sedang berada dalam fase deep sleep

Anak bayi yang baru lahir akan menghabiskan waktunya untuk tidur. Masing-masing durasi tidur ini terbilang singkat (3-4 jam), tapi dilakukan secara teratur.Selama tertidur, bayi akan mengalami berbagai fase tidur, salah satunya fase deep sleep. Fase ini dapat membuat bayi berkeringat saat tidur dan terbangun dengan tubuh yang basah. Hal ini dianggap lazim dan tidak perlu dikhawatirkan.

4. Pilek, demam, atau infeksi

Jika bayi Anda jarang berkeringat, tapi tiba-tiba tubuhnya berkeringat saat tidur, bisa jadi ia sedang pilek atau mengalami infeksi. Biasanya, demam menjadi salah satu gejala dari infeksi. Maka dari itu, cobalah cek suhu tubuhnya.Jika suhu Si Kecil tinggi, sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Sleep apnea

Sleep apnea adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan penderitanya berhenti bernapas selama 20 detik atau lebih saat tidur. Tidak hanya orang dewasa, anak bayi pun bisa mengalaminya.Sleep apnea pada bayi biasanya terjadi saat baru dilahirkan. Namun, belum banyak yang tahu bahwa kondisi ini dapat menyebabkan bayi selalu berkeringat saat tidur.Menurut sebuah riset, sleep apnea lebih sering terjadi pada bayi yang terlahir prematur. Studi lain mengungkapkan bahwa sleep apnea dapat terjadi pada bayi jika ia merasa terlalu panas. 

6. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah kondisi yang terjadi saat tubuh berkeringat secara berlebihan, bahkan dalam suhu yang sejuk sekalipun.Kondisi ini dapat terjadi di beberapa bagian tubuh tertentu, seperti tangan, ketiak, dan kaki atau di berbagai bagian tubuh secara bersamaan.Hiperhidrosis tidak hanya terjadi saat bayi sedang tidur, namun juga saat bayi sudah bangun. Jika bayi sering berkeringat di suhu yang sejuk, ada baiknya Anda membawanya ke dokter untuk diperiksa.

7. Penyakit jantung bawaan

Kondisi bayi selalu berkeringat dapat mengindikasikan bahwa dirinya mengidap penyakit jantung bawaan. Sebab, tubuh mereka harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.Sejumlah ahli percaya, sekitar 1 persen bayi akan terlahir dengan penyakit jantung bawaan. Bayi yang mengidap penyakit jantung bawaan umumnya akan kesulitan untuk makan dan langsung berkeringat saat dirinya berusaha untuk makan. Gejala lainnya dapat berupa kulit yang berwarna kebiruan dan napas yang cepat.

Kapan kondisi bayi berkeringat saat tidur harus diperiksakan ke dokter?

Kondisi bayi berkeringat saat tidur tidak boleh disepelekan. Jika berbagai gejala di bawah ini muncul, sebaiknya Anda segera membawa Si Kecil ke dokter.
  • Baru lahir dan mengidap demam
  • Berkeringat secara berlebihan bahkan di suhu yang sejuk
  • Munculnya keringat di bagian tubuh yang tak lazim berkeringat
  • Mengalami sleep apnea berkali-kali
  • Menurunnya kuantitas urine (tanda dehidrasi) dan bisa dilihat dengan popok yang terasa ringan
  • Berkeringat saat disusui.

Catatan dari SehatQ

Kondisi bayi berkeringat saat tidur tidak hanya disebabkan oleh suhu ruangan yang panas atau pakaian yang terlalu ketat saja. Ada sejumlah kondisi medis yang bisa jadi pemicunya, bahkan beberapa di antaranya perlu segera mendapatkan penanganan. Maka dari itu, sebaiknya Anda kunjungi dokter jika bayi selalu berkeringat saat tidur.Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
bayi & menyusuikeringatsleep apnea
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/sweaty-baby#causes
Diakses pada 31 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/baby-sweating#causes
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait