Biasa Ditemukan Dalam Capcay, Ini 6 Manfaat Kembang Kol

Kembang kol atau bunga kol kaya dengan beragam manfaat, termasuk sehatkan jantung dan saluran pencernaan
Walau warnanya pucat, kembang kol kaya dengan manfaat, termasuk sehatkan jantung dan saluran pencernaan

Kembang kol, atau sering disebut bunga kol, mungkin menjadi salah satu sayuran yang sering tersaji di meja makan keluarga. Sayuran ini sering ditumis, diolah sayur bening, bahkan dijadikan sebagai pengganti nasi.

Tak hanya enak, sayur kol juga kaya dengan manfaat untuk kesehatan karena gizinya yang begitu berlimpah. Apa saja?

Aneka manfaat kembang kol untuk kesehatan

Apa saja manfaat kembang kol? Berikut pembahasannya.

1. Berpotensi untuk menurunkan berat badan

Kembang kol merupakan makanan yang rendah kalori, sehingga bisa Anda masukkan sebagai menu untuk menurunkan bobot. Kandungan serat dalam sayuran ini pun membantu memperlambat pencernaan, serta memberikan Anda sensasi kenyang saat memakannya.

2. Melancarkan saluran pencernaan

Bunga kol kaya dengan serat pangan dan air yang penting untuk mencegah sembelit. Kedua nutrisi ini juga membantu menurunkan risiko kanker usus besar dan memelihara kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.

3. Mengurangi risiko beragam penyakit

Molekul antioksidan juga menjadi nutrisi penting dari bunga kol. Antioksidan dapat mencegah terjadinya mutasi sel dan melawan radikal bebas penyebab tekanan oksidatif.

Salah satu molekul antioksidan kembang kol adalah indole-3-carbino (I3C). Molekul ini dilaporkan dapat menurunkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan kanker yang menyerang organ reproduksi.

Kandungan kunci lain dari kembang kol adalah sulforafana yang juga memiliki efek antioksidan. Studi menunjukkan bahwa sulforafana dapat mencegah berbagai kanker, mencegah diabetes, dan mengendalikan tekanan darah.

4. Memelihara daya ingat

Kandungan kolin dalam kembang kol dapat membantu menjaga daya ingat orang yang rutin mengonsumsinya. Namun tak hanya untuk daya ingat, kolin pun bermanfaat untuk pergerakan otot, daya ingat, dan kualitas tidur.

5. Menguatkan tulang

Manfaat kembang kol untuk tulang ditopang oleh kandungan vitamin K. Kekurangan vitamin K dikaitkan dengan masalah tulang, termasuk tulang keropos dan patah tulang.

Dalam menjaga kesehatan tulang, vitamin K membantu mengoptimalkan penyerapan kalsium serta mencegah keluarnya kalsium dalam urine.

6. Melancarkan sirkulasi darah

Vitamin K dalam bunga kol tak hanya sehat untuk jantung, namun juga untuk sistem peredaran darah. Vitamin ini mencegah terjadinya penumpukan kalsium di pembuluh darah, sehingga sirkulasi dapat menjadi lancar.

Kandungan serat dalam kembang kol pun membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit di organ tersebut.

Nutrisi kembang kol yang topang manfaatnya

Kembang kol merupakan salah satu makanan bergizi kaya manfaat. Selain mengandung zat gizi makro (protein, lemak, dan karbohidrat), makanan ini juga kaya dengan vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral tersebut, termasuk:

  • Kalsium
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Mangan
  • Kalium
  • Zat besi
  • Vitamin C
  • Vitamin K
  • Vitamin B6
  • Vitamin B9
  • Vitamin B5
  • Vitamin B3
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2

Jangan lupakan pula kolin dan sulforafana yang memiliki manfaat menakjubkan untuk kesehatan.

Adakah risiko dari konsumsi kembang kol?

Kembang kol bermanfaat jika Anda mengonsumsinya dalam batas wajar. Jika berlebihan, ada beberapa efek samping yang bisa terjadi. Beberapa efek tersebut, meliputi:

  • Perut kembung, karena serat dapat menyebabkan kondisi tersebut jika tak bijak dalam mengonsumsinya.
  • Gumpalan darah, asupan vitamin K yang berlebihan dapat mengganggu pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah.

Pada dasarnya, kembang kol merupakan salah satu makanan yang menyehatkan. Walau begitu, Anda tetap disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang bervariasi, termasuk jenis sayuran.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-cauliflower
Diakses pada 17 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/282844.php
Diakses pada 17 Desember 2019

Artikel Terkait