12 Ciri Anak dengan Kemampuan Indigo dan Langkah Penting Orangtua

Anak dengan kemampuan indigo memiliki karakteristik yang cenderung perfeksionis dan cepat belajar.
Orangtua perlu melakukan strategi tersendiri dalam mendidik anak dengan kemampuan indigo.

Istilah kemampuan indigo pertama kali diperkenalkan ahli metafisika bernama Nancy Ann Tape pada pertengahan 1970-an. Istilah itu merujuk pada perpaduan warna aura antara nila dan biru tua yang dimiliki anak, dengan ketajaman indra keenam.

Anak-anak dengan kemampuan indigo punya beberapa ciri umum yang dapat diidentifikasi. Misalnya, mereka cenderung memiliki perasaan superior, sulit melakukan aktivitas yang bersifat rutin, memiliki rasa empati yang sangat tinggi, sulit mengikuti sistem birokrasi berbelit-belit dan memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata.

Ciri-ciri anak dengan kemampuan indigo, apa saja?

Beberapa anak dengan kemampuan indigo memiliki keterampilan di atas rata-rata pada bidang tertentu. Sebab, mereka memiliki fokus yang begitu tinggi pada objek dan kegiatan yang benar-benar mereka sukai.

Sejumlah pakar mengidentifikasi anak dengan kemampuan indigo, setidaknya memiliki 12 karakter di bawah ini.

1. Minat yang tinggi pada bidang tertentu

Anak dengan kemampuan indigo memiliki minat yang tinggi terhadap hal yang mereka sukai. Mereka begitu tekun dan sangat terobsesi untuk mencapai tingkat keberhasilan tertentu di suatu bidang.

2. Perfeksionis

Karena minatnya yang tinggi, anak-anak dengan kemampuan indigo cenderung perfeksionis. Mereka berusaha untuk mengerjakan sesuatu seideal mungkin.

3. Idealis

Anak-anak dengan kemampuan indigo sangat percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Oleh karena itu, mereka cenderung idealis dalam mengerjakan hal yang mereka sukai. Tak jarang, kemauan anak indigo yang begitu keras terhadap hal yang diyakini, membuatnya sulit bekerja bersama orang lain.

4. Cepat belajar

Salah satu keunggulan anak dengan kemampuan indigo yaitu cepat mempelajari sesuatu ketimbang anak pada umumnya. Beberapa dari mereka dapat berbicara, membaca, menulis, menghitung, menguasai bahasa asing dan melakukan hal menakjubkan lain lebih dini ketimbang anak pada umumnya.

Anak dengan kemampuan indigo juga memiliki kemampuan kognitif di atas rata-rata. Mereka dapat dengan mudah menelaah hal apapun, karena kemampuan intelektual yang tinggi tersebut.

5. Merasa superior

Karena kemampuan beradaptasinya yang begitu cepat dalam memahami dan melakukan sesuatu, anak dengan kemampuan indigo kerap terlihat lebih unggul ketimbang anak lainnya.

Sebagai efek buruknya, mereka sering tergelincir dengan memiliki perasaan superior, merasa lebih baik dari siapapun dan mudah menyepelekan orang lain.

6. Mempunyai bakat alami

Kemampuan mereka yang begitu cepat terasah dan perasaan superior yang mereka miliki, kerap didasari bakat alami yang dipunyai. Tak jarang, anak dengan kemampuan indigo memiliki bakat alami di bidang seni, teknologi dan kesehatan di atas rata-rata, di usia mereka yang masih sangat belia.

Beberapa dari mereka dapat melakukan sesuatu secara alami tanpa harus menjalani proses panjang seperti anak pada umumnya. Ada yang dapat mendiagnosis dan menyembuhkan penyakit, menguasai lebih dari 7 bahasa, memahami sistem antariksa, menghafal sejarah hingga mengoperasikan komputer tanpa diajarkan sama sekali.

7. Mudah bosan

Bakat alami, perasaan superior dan kemampuannya yang begitu cepat dalam memahami dan melakukan sesuatu membuat anak indigo cepat merasa bosan terhadap rutinitas. Tak heran, sebagian besar dari mereka sulit mengikuti sistem pelajaran di sekolah, karena mudah dilanda bosan dengan rutinitas yang berulang-ulang.

Kebosanan yang kerap melanda anak-anak indigo juga disebabkan oleh tingginya minat pada hal yang mereka sukai. Tak jarang, perhatian mereka teralihkan saat mengerjakan sesuatu. Hal ini terjadi karena pikiran fokus pada hal lain yang mereka sukai itu.

Anak dengan kemampuan indigo cenderung mudah bosan.

Meski demikian, perasaan mudah bosan yang dimiliki sebagian besar anak indigo ini juga kerap berdampak buruk pada yang mereka kerjakan. Sebagian besar dari mereka, sulit konsisten menguasai satu bidang pekerjaan. Perpaduan antara kecepatan dalam belajar, sifat mudah bosan serta perasaan superior menyebabkan anak indigo mudah merasa puas pada pencapaian mereka.

Merasa puas dengan pencapaian tersebut, anak indigo yang dilanda rasa bosan lantas beralih menguasai dan mempelajari hal baru lainnya. Sehingga mereka cenderung multitalenta, tapi sulit untuk menekuni satu bidang secara mendalam.

8. Sangat pemikir

Anak dengan kemampuan indigo memiliki naluri berpikir alamiah secara mendalam. Kemampuan ini bak pedang bermata dua, karena dapat bermanfaat sekaligus menjadi bumerang.

Anak dengan kemampuan indigo kerap memikirkan banyak hal tentang eksistensi keberadaan diri mereka, lingkungan, hubungan sosial hingga setiap hal yang menyinggung nurani dan intelektualitas mereka. Karena naluri berpikir alamiahnya tersebut, anak indigo memiliki perspektif yang berbeda dari orang pada umumnya. Mereka memiliki segudang gagasan bijak tentang sesuatu hal.

Meski demikian, tak jarang aktivitas berpikir ini membuat mereka kerap merasa frustrasi, karena banyaknya pemikiran yang akhirnya tak terwujud. Dampak buruk lainnya bagi kesehatan, mereka kerap mengalami sakit kepala dan gangguan sistem pencernaan karena mengalami stres akibat proses berpikir yang keras.

8. Berani mengutarakan pendapat

Anak dengan kemampuan indigo juga memiliki keberanian untuk mengutarakan pendapat. Tak jarang pendapat mereka berseberangan dengan mayoritas dan kerap membuat mereka dikucilkan.

Tak jarang pula, anak dengan kemampuan indigo memiliki pandangan yang terlalu visioner dan sulit diterima kelompok maupun masyarakat di sekitar mereka.

9. Sensitif

Anak dengan kemampuan indigo memiliki perasaan yang begitu halus. Mereka cenderung sensitif dan mudah tersinggung jika pendapat mereka tidak diterima. Tentu hal ini berdampak buruk terhadap kehidupan sosial mereka.

Karena perasaan mereka yang sensitif, tak jarang anak indigo sulit melakukan pekerjaan secara kelompok, sulit bersosialisasi dan cenderung egois.

10. Memiliki ambiguitas

Sebagian besar anak indigo memiliki rasa empati yang begitu tinggi terhadap makhluk lain. Meski demikian mereka juga kesulitan mengontrol perasaan dan ketidaksukaan terhadap sesuatu.

Ambiguitas ini menyebabkan anak dengan kemampuan indigo kerap terjebak menjadi individu bermuka dua yang tampaknya begitu peduli ingin mengubah sistem dan hal-hal besar di luar jangkauan mereka menjadi lebih baik, sekaligus menjadi orang yang tak peduli pada hal-hal kecil di sekitar mereka.

11. Antisosial

Sebagian besar anak dengan kemampuan indigo memiliki kecenderungan sulit berada di keramaian. Kecurigaan mereka pada banyak hal serta cara berpikir secara mendalam, membuat anak indigo kesulitan beradaptasi dengan tempat ramai, di antara kerumunan wajah baru yang tidak dikenal.

12. Memiliki gelombang otak tak biasa

Anak dengan kemampuan indigo juga memiliki gelombang otak yang tak biasa.

Beberapa anak dengan kemampuan indigo memiliki gelombang otak yang tak lazim dimiliki manusia pada umumnya. Gelombang otak yang disebut sebagai gelombang lambda yang rata-rata bergerak pada frekuensi 100-200 Hz. Pada indigo gelombang lamda memiliki frekuensi di atas 200 Hz, dan memungkinkan anak indigo bersinggungan dengan dunia supranatural dan metafisika.

Orangtua harus bagaimana?

Memiliki anak dengan kemampuan indigo bisa membuat Anda kebingungan sebagai orangtua. Namun tenang saja. Ikutilah langkah-langkah berikut ini, untuk mendidik anak dengan kemampuan indigo.

1. Mengajarkan konsistensi

Jika memiliki anak dengan kemampuan indigo, Anda dapat memberikan pengertian lebih pada Si Kecil untuk mengarahkan bakat alami dan minatnya ke arah yang positif. Anda bisa mengajari Si Kecil secara perlahan tentang pentingnya konsistensi, sehingga Si Kecil dapat menekuni bidang yang ia sukai secara telaten.

Kelak, konsistensi yang membalut bakat alami, minat yang tinggi, serta kemampuan belajar Si Kecil yang begitu cepat terhadap sesuatu, membantunya untuk memilih pekerjaan terbaik sesuai minatnya di masa depan.

2. Mengajarkan nilai sosial

Selain itu, Ayah dan Bunda juga perlu mengenalkan Si Kecil tentang pentingnya nilai sosial, hidup berdampingan dan indahnya keberagaman. Dengan demikian, Si Kecil terbiasa dengan siklus penerimaan dan penolakan, sanggup beradaptasi dengan keputusan kelompok dan masyarakat serta tak mudah frustrasi dengan keadaan yang tak ideal bagi mereka.

3. Menyalurkan ide anak

Ayah dan Bunda juga dapat menyalurkan pemikiran aktif Si Kecil melalui beragam kegiatan kreatif yang membuat ide-ide briliannya tersalurkan secara positif.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah, orangtua dan anak dengan kemampuan Indigo harus sama-sama dibekali pemahaman bahwa kelebihan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk meniadakan peran, potensi dan kemampuan yang dimiliki saudara dan teman sebaya mereka.

Catatan dari SehatQ:

Kemampuan indigo hanyalah satu dari beragam jenis potensi yang dimiliki seorang manusia. Kemampuan ini sepatutnya diarahkan menjadi hal yang positif dan bermanfaat bagi Si Kecil nantinya, serta bagi lingkungan terkecil mereka.

Dengan memahami karakter anak indigo, Anda dapat mengetahui cara terbaik untuk mengembangkan potensi dan pola asuh yang tepat bagi Si Kecil, tanpa harus membuat dirinya merasa paling istimewa di antara saudara maupun teman-temannya. Karena sejatinya, setiap memiliki potensi dan kesempatan yang sama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

University of South Africa.
http://uir.unisa.ac.za/handle/10500/2106
Diakses pada 14 Maret 2020

University of California Press.
http://www.jstor.org/stable/10.1525/nr.2009.12.3.60?origin=JSTOR-pdf
Diakses pada 14 Maret 2020

Consciousness Liberty.
https://consciousnessliberty.com/beyond-delta-gamma-superconsciousness-lambda-epsilon-brainwave-states/
Diakses pada 14 Maret 2020

Artikel Terkait