Air mani keluar tiba-tiba masih terbilang normal jika terjadi sesekali
Ada kalanya laki-laki bisa mengalami keluar air mani tanpa sebab

Ada kalanya laki-laki bisa mengalami keluar air mani tanpa sebab, bahkan mendadak. Entah itu kala tidur, setelah buang air kecil, atau bahkan ketika mengalami cedera tertentu. Air mani adalah cairan yang membawa sperma dan tetap bisa keluar dari penis meski tidak ada ejakulasi yang terjadi.

Namun perhatikan sinyal tubuh apabila keluar air mani merupakan indikasi masalah kesehatan. Jika ini yang terjadi dan mengganggu aktivitas seksual, konsultasikan dengan dokter.

Penyebab keluar air mani

Meski sama-sama berbentuk cairan, air mani berbeda dengan sperma. Air mani disebut juga seminal fluid yang membuat sperma bisa “berenang” dalam aktivitas reproduksi. Sifat air mani ini alkaline sehingga melindungi sperma dari sifat asam di sekitar vagina perempuan.

Beberapa penyebab seseorang mengalami keluar air mani secara tiba-tiba di antaranya:

1. Mendapat rangsangan seksual

Ketika mendapat rangsangan seksual, laki-laki bisa mengalami keluar air mani secara tiba-tiba. Ini berbeda dengan ejakulasi saat orgasme yang tidak terjadi secara mendadak dalam sebuah rangkaian aktivitas seksual. Contohnya, keluar air mani ketika sedang melakukan foreplay. Ini wajar.

Meskipun bukan ejakulasi, air mani yang keluar mendadak ini bisa juga mengandung sperma walaupun dalam jumlah yang lebih sedikit. Jadi, penting untuk tetap memakai alat kontrasepsi seperti kondom apabila ingin menghindari kehamilan.

2. Setelah buang air kecil

Keluar air mani tiba-tiba juga bisa terjadi setelah seseorang buang air kecil karena masih ada air mani yang tertinggal di uretra. Terkadang, air mani bercampur dengan urine sehingga warnanya pucat seperti berkabut. Jika terus menerus terjadi, kondisi ini bisa mengindikasikan inkontinensia urine atau kesulitan menahan buang air kecil.

3. Saat tidur

Saat mimpi basah, remaja atau orang dewasa laki-laki juga akan mengalami keluar air mani. Umumnya, mimpi basah berkaitan erat dengan fantasi seksual. Selain itu, gesekan dengan pakaian atau sprei juga bisa menyebabkan seseorang terangsang dan mengeluarkan air mani.

4. Prostatitis

Kondisi kesehatan tertentu juga bisa menyebabkan keluar air mani tiba-tiba, yaitu prostatitis. Ini adalah peradangan kelenjar prostat, yaitu kelenjar kecil yang terletak antara penis dan kandung kemih.

Prostatitis adalah penyakit seputar saluran kemih yang paling sering dialami laki-laki berusia di bawah 50 tahun. Jika prostatitis terjadi selama 3 bulan atau berulang, bisa jadi merupakan prostatitis kronis dan bisa menyebabkan disfungsi ereksi dan masalah seksual lainnya.

Jika menderita prostatitis, ada beberapa gejala lain seperti:

  • Keluar air mani
  • Rasa nyeri di sekitar kelamin, perut bawah, dan punggung bawah
  • Keinginan buang air kecil tiba-tiba
  • Rasa nyeri atau panas saat buang air kecil
  • Gejala lain menyerupai flu

5. Cedera sistem saraf

Sistem saraf adalah gabungan sel dan saraf yang mengirimkan sinyal ke otak dan bagian tubuh lainnya. Termasuk ketika mengalami ejakulasi, sistem saraf ikut ambil peran di dalamnya. Ketika terjadi cedera pada sistem saraf, maka keluar air mani tiba-tiba bisa terjadi.

Beberapa cedera atau kondisi medis serius yang dapat merusak koordinasi kapan keluarnya air mani seperti:

  • Cedera kepala atau sumsum tulang belakang
  • Tumor otak
  • Terpapar substansi beracun seperti metal
  • Kondisi degeneratif seperti Parkinson atau multiple sclerosis
  • Penyalahgunaan substansi alkohol
  • Diabetes
  • Infeksi otak
  • Guillain-Barré syndrome
  • Defisiensi nutrisi

Kapan harus ke dokter?

Keluar air mani secara tiba-tiba saat melakukan aktivitas adalah hal yang normal. Namun apabila terus terjadi berulang, wajar jika menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Ditambah lagi jika kondisi ini berpengaruh terhadap fungsi seksual seperti nyeri saat ejakulasi, air mani beraroma tidak sedap, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Jika diketahui ada masalah yang menyebabkan keluar air mani mendadak, maka dokter akan memberikan pengobatan bila diperlukan. Apabila pengobatan yang dijalani memberikan efek samping utamanya pada aspek seksual, diskusikan alternatifnya dengan dokter.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326393
Diakses pada 13 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/semen-leakage
Diakses pada 13 Juni 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ejaculation-problems/
Diakses pada 13 Juni 2020

Artikel Terkait