Mengenal Kelenjar Pituitari yang Mengendalikan Beragam Fungsi Tubuh

(0)
11 Aug 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kelenjar pituitari terletak di belakang hidung dekat bagian bawah otakKelenjar pituitari terletak di bagian bawah otak
Kelenjar pituitari adalah kelenjar kecil berbentuk oval yang terletak di belakang hidung dekat bagian bawah otak. Kelenjar ini termasuk dalam sistem endokrin, yaitu jaringan kelenjar penghasil hormon yang berperan dalam komunikasi antarsel.Kelenjar pituitari sering disebut sebagai master kelenjar dalam sistem endoktrin. Pasalnya, kelenjar ini mengendalikan banyak kelenjar lain di dalam tubuh.Tanpa kelenjar pituitari, tubuh dikatakan tidak akan bisa bereproduksi dan tumbuh dengan baik. Fungsi tubuh pun akan terganggu.

Mengenal anatomi kelenjar pituitari dan fungsinya

Kelenjar pituitari berfungsi melepaskan hormon ke aliran darah. Hormon ini dapat memengaruhi fungsi berbagai organ (termasuk organ reproduksi) dan kelenjar lain (seperti kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal).Pelepasan hormon oleh kelenjar pituitari dikendalikan oleh hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian kecil dari otak yang berperan mengontrol keseimbangan fungsi-fungsi tubuh. Kelenjar pituitari pun terletak menempel di hipotalamus.Kelenjar pituitari dapat terbagi menjadi dua bagian, yaitu lobus anterior dan lobus posterior. Mari simak penjelasan kedua bagian tersebut bersama fungsinya di bawah ini:

Lobus anterior

Lobus anterior merupakan bagian terbesar dari kelenjar pituitari. Beratnya bahkan mencapai sekitar 80 persen dari berat total kelenjar ini.Bagian lobus anterior memproduksi dan melepaskan berbagai hormon di bawah ini:
  • Hormon pertumbuhan

Hormon pertumbuhan berfungsi untuk mengatur perkembangan dan pertumbuhan fisik, seperti pada tulang dan otot.
  • Thyroid-stimulating hormone (hormon TSH)

Hormon TSH berfungsi mengaktivasi kelenjar tiroid agar melepaskan hormon tiroid. Hormon tiroid sangat penting untuk proses metabolisme, pengaturan suhu tubuh, dan detak jantung.
  • Hormon adrenokortikotropik

Hormon adrenokortikotropik berfungsi mendorong kelenjar adrenal memproduksi kortisol. Kortisol adalah zat penting untuk melawan kondisi stres tertentu dan mengontrol metabolisme, gula darah, serta tekanan darah.
  • Follicle-stimulating hormone (hormon FSH)

Follicle-stimulating hormone (hormon FSH) berfungsi mendorong ovarium memproduksi sel telur dan testis memproduksi sperma dalam proses pembuahan. Hormon ini juga berperan dalam pelepasan estrogen dalam tubuh.
  • Luteinizing hormone (hormon LH)

Hormon LH adahal hormon yang berperan melepaskan sel telur yang sudah siap untuk dibuahi dan mendorong sel di testis untuk memproduksi testosteron. Hormon ini juga terlibat dalam produksi hormon estrogen.
  • Prolaktin

Hormon prolaktin berperan mendorong payudara dalam memproduksi ASI.
  • Endorfin

Endorfin adalah hormon yang berperan meredakan rasa sakit. Hormon ini juga bisa memicu terjadinya rasa senang dan tenang.
  • Beta-melanocyte-stimulating hormone

Hormon ini berfungsi membantu dalam meningkatkan pigmentasi (penggelapan) kulit sebagai respons dari radiasi sinar ultraviolet.

Lobus posterior

Berbagai hormon juga dilepaskan oleh lobus posterior. Meski demikian, hormon-hormon ini biasanya diproduksi di hipotalamus kemudian disimpan di lobus posterior sampai siap dilepaskan ke aliran darah. Hormon tersebut adalah:
  • Vasopresin atau hormon antidiuretik

Hormon vasopresin yang berfungsi untuk membantu ginjal mengelola air dengan lebih baik untuk mencegah dehidrasi. Hormon ini juga bisa meningkatkan tekanan darah.
  • Oksitosin

Oksitosin bertugas mendorong keluarnya ASI saat menyusui. Hormon ini juga dapat mendorong kontraksi rahim selama proses melahirkan.

Apa saja gangguan yang bisa terjadi pada kelenjar pituitari?

Sebagian besar gangguan pada kelenjar pituitari disebabkan oleh tumor pada kelenjar ini atau di sekitarnya. Tumor tersebut kemudian dapat memengaruhi pelepasan hormon yang merupakan tugas utama kelenjar pituitari.Beberapa contoh gangguan pada kelenjar pituitari meliputi:
  • Tumor pituitari

Tumor pituitari bisa mengganggu proses pelepasan hormon. Tumor ini juga mungkin menekan bagian lain dari otak, sehingga memengaruhi penglihatan atau menyebabkan sakit kepala. Meski demikian, tumor pituitari umumnya tidak menjadi kanker.
  • Hipopituitarisme

Hipopituitarisme terjadi saat kelenjar pituitari tidak bisa memproduksi atau sangat sedikit dalam memproduksi beberapa hormon. Kondisi ini bisa saja mengganggu proses pertumbuhan atau fungsi reproduksi seseorang
  • Akromegali

Akromegali adalah kondisi yang muncul saat kelenjar pituitari memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan.
  • Diabetes insipidus

Diabetes insipidus muncul karena gangguan dalam pelepasan hormon vasopresin. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak urine dan butuh minum dalam jumlah banyak.
  • Penyakit Cushing

Penyakit Cushing terjadi karena kelenjar pituitari memproduksi terlalu banyak hormon adrenokortikotropik. Kondisi ini umumnya akibat adanya tumor dekat kelenjar tersebut.Penyakit yang juga dikenal dengan nama sindrom Cushing ini dapat membuat penderitanya mudah memar, mengalami hipertensi, dan kenaikan berat badan.
  • Hiperprolaktinemia

Hiperprolaktinemia terjadi saat darah mengandung kadar prolaktin yang sangat tinggi. Kondisi ini bisa menyebabkan infertilitas dan penurunan gairah seksual.Kelenjar pituitari termasuk kelenjar utama dalam tubuh. Fungsinya sangat beragam, dari mengontrol hormon pertumbuhan hingga mengendalikan kinerja organ reproduksi. Oleh karena itu, gangguan pada kelenjar ini dapat memicu masalah-masalah fungsi tubuh.
hormonhormon prolaktin
Healthline. https://www.healthline.com/health/human-body-maps/pituitary-gland
Diakses pada 11 Agustus 2020
Live Science. https://www.livescience.com/58885-pituitary-gland.html
Diakses pada 11 Agustus 2020
Patient. https://patient.info/hormones/pituitary-gland-disorders
Diakses pada 11 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait