Mengenal Macam-Macam Kelenjar Pencernaan dan Enzim yang Dihasilkan


Kelenjar pencernaan dalam sistem pencerna berfungsi untuk menghasilkan enzim yang membantu prose pemecahan nutrisi agar lebih mudah diserap tubuh. Kelainan pada kelenjar ini dapat berakibat pada masalah pencernaan.

0,0
enzim kelencar pencernaan membantu proses penyerapan nutrisiKelenjar pencernaan membantu mengeluarkan enzim yang membantu proses cerna
Di dalam sistem pencernaan, terdapat beberapa kelenjar atau dinding-dinding organ yang menghasilkan enzim pencernaan. Enzim pencernaan ini dibutuhkan tubuh untuk menyerap nutrisi makanan.Simak penjelasan lengkap tentang kelenjar pencernaan, enzim yang dihasilkan, dan penyakit yang dapat menyerang kelenjar pencernaan berikut ini. 

Apa yang dimaksud dengan kelenjar pencernaan?

Kelenjar pencernaan di sistem cerna berfungsi memproduksi enzim
Kelenjar pencernaan di sistem cerna berfungsi memproduksi enzim
Kelenjar pencernaan adalah bagian dari sistem pencernaan yang berperan dalam menghasilkan enzim sistem cerna.Enzim pencernaan berguna untuk membantu proses pencernaan makanan sehingga lebih mudah diserap tubuh, hingga pembuangan limbah dan kontaminan. Selain organ pencernaan, kelenjar pencernaan juga berperan penting dalam proses pencernaan. Terdapat empat kelenjar dalam sistem pencernaan yang masing-masing dapat menghasilkan enzim untuk proses pencernaan, yaitu:

1. Kelenjar ludah

Terdapat 3 pasang kelenjar ludah di sekitar rongga mulut. Kelenjar ludah adalah organ tambahan dalam sistem pencernaan yang menghasilkan air liur.Air liur inilah yang membantu melembapkan makanan melewati mulut, faring, dan kerongkongan untuk mempermudah proses pencernaan. Enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kelenjar ludah adalah amilase.

2. Lambung

Lambung adalah kantung otot yang terletak di sisi kiri rongga perut, tepat di bawah diafragma. Lambung berfungsi sebagai tangki penyimpanan makanan sehingga tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan. Lambung menghasilkan asam klorida dan enzim pencernaan, di antaranya pepsin, lipase, dan gastrin yang yang membantu melanjutkan proses cerna, yang di awali di mulut. 

3. Usus halus 

Usus halus adalah tabung tipis panjang dengan diameter 2,5 cm dan panjang sekitar 6 meter. Usus halus terletak di bawah perut dan menempati sebagian besar rongga perut. Permukaan bagian dalam usus halus memiliki banyak tonjolan dan lipatan yang berperan memaksimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi. Enzim yang dihasilkan di usus halus, antara lain maltase, sukrase, dan laktase. 

4. Kelenjar empedu

Kantung empedu adalah organ kecil berbentuk buah pir yang terletak di belakang hati. Kantung empedu tidak menghasilkan enzim, melainkan menghasilkan hormon kolesistokinin (cholecystokinin) yang membantu fungsi utamanya. Kantung empedu sendiri berfungsi menyimpan dan mendaur ulang kelebihan empedu dari usus halus untuk digunakan kembali pada pencernaan makanan berikutnya. Empedu merupakan enzim pencernaan berwarna cokelat kekuningan yang diproduksi oleh hati. Empedu berperan dalam proses pencernaan dan membantu memecah lemak. 

5. Kelenjar pankreas

Pankreas adalah kelenjar besar yang terletak di bagian depan dan belakang lambung. Enzim pencernaan yang dihasilkan pankreas, antara lain lipase, amilase, protease, dan tripsin untuk menyelesaikan pencernaan kimiawi makanan. 

Enzim dalam sistem pencernaan

Enzim pencernaan dihasilkan oleh kelenjar dan organ pencernaan
Enzim pencernaan dihasilkan oleh kelenjar dan organ pencernaan
Kelenjar pencernaan di atas menghasilkan berbagai macam enzim untuk membantu proses cerna. Enzim sendiri membantu proses pencernaan kimiawi di dalam tubuh. Terdapat tiga enzim pencernaan yang utama beserta perannya masing-masing dalam mendukung proses pencernaan.  

1. Amilase

Enzim amilase diproduksi di kelenjar ludah, pankreas, dan usus halus. Amilase bertugas memecah pati dan karbohidrat menjadi gula sederhana (glukosa). Nantinya, glukosa diserap ke sirkulasi darah melalui dinding usus halus atau disimpan dalam bentuk cadangan energi. 

2. Protease

Protease adalah enzim yang diproduksi di lambung dan usus halus. Fungsinya, untuk memecah memecah protein menjadi asam amino. Selain itu, protease juga berperan dalam pembelahan sel, pembekuan darah, dan fungsi kekebalan tubuh. 

3. Lipase

Usus halus dan pankreas adalah kelenjar pencernaan yang bertugas untuk memproduksi enzim lipase.Lipase bertugas memecah lipid menjadi gliserol (alkohol gula sederhana) dan asam lemak. Lipid berperan dalam penyimpanan energi dan mendukung kesehatan sel. 

Masalah kesehatan yang berisiko menyerang kelenjar pencernaan

Sebagaimana bagian tubuh yang lain, kelenjar pencernaan juga berisiko mengalami gangguan dan menimbulkan penyakit. Berikut ini beberapa penyakit yang timbul pada kelenjar pencernaan. 

1. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan pada pankreas yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya batu empedu. Pankreatitis ditandai dengan nyeri perut hebat hingga feses berlemak dan berbau busuk (steatorrhea). 

2. Gastritis

Melansir Mayo Clinic, gastritis adalah peradangan pada lambung akibat infeksi bakteri yang juga menyebabkan ulkus (luka) lambung. Gastritis ditandai dengan nyeri dan rasa terbakar pada bagian perut hingga mual dan muntah. 

3. Apendisitis

Apendisitis adalah peradangan pada usus atau biasa disebut dengan usus buntu. Peradangan ini terjadi akibat infeksi dan pembengkakan, penyumbatan, hingga kanker. Apendisitis biasanya ditandai dengan nyeri perut kanan bagian bawah, hingga pembengkakan. 

Catatan dari SehatQ

Masalah pada kelenjar pencernaan juga bisa menyebabkan terganggunya produksi enzim sistem cerna. Kalau sudah begini, beberapa gangguan pencernaan juga bisa terjadi, misalnya saja intoleransi laktosa.Itu sebabnya, penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna agar terhindar dari berbagai masalah pencernaan.Periksakan diri Anda bilang mengalami masalah pencernaan, seperti mual atau nyeri di bagian perut yang tidak kunjung hilang. Dokter akan membantu Anda menemukan penyebabnya.Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara online menggunakan fitur chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
pencernaanmasalah pencernaansaluran pencernaanhidup sehat
Innerbody. https://www.innerbody.com/image/digeov.html#continued
Diakses pada 22 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/head-arteries-nerves#1
Diakses pada 22 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-are-enzymes-important#enzymes-and-digestion
Diakses pada 22 Juni 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-are-digestive-enzymes-1945036
Diakses pada 22 Juni 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastritis/symptoms-causes/syc-20355807
Diakses pada 22 Juni 2021
Web MD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis
Diakses pada 22 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait