Kelebihan Vitamin A saat Hamil Ternyata Berbahaya, Ini Dampaknya

(0)
09 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kelebihan vitamin A saat hamil bisa dicegah dengan mengonsultasikan suplemen pada dokterSelalu konsultasikan suplemen Anda dengan dokter agar tidak kelebihan vitamin A saat hamil
Vitamin A termasuk nutrisi penting yang dibutuhkan selama kehamilan. Kekurangan vitamin ini akan berdampak negatif bagi ibu maupun janin. Namun kelebihan vitamin A saat hamil juga ternyata berbahaya.Vitamin A diperlukan saat hamil untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, termasuk jantung, paru-paru, mata, tulang, sistem peredaran darah, sistem pernapasan, serta sistem saraf.Bagi ibu hamil, vitamin A juga esensial karena dapat membantu dalam memperbaiki jaringan tubuh setelah persalinan. Sistem kekebalan tubuh pun bisa lebih kuat berkat asupan vitamin ini, sehingga ibu hamil dan janin tidak mudah terserang infeksi.

Dampak kelebihan vitamin A pada ibu hamil

Memenuhi kebutuhan vitamin A selama kehamilan memang sangat penting. Tapi bukan berarti ibu hamil bisa mengasup vitamin ini secara sembarangan.Kelebihan vitamin A bisa berisiko bagi ibu maupun janin, terutama dalam bentuk preformed vitamin A.Preformed vitamin A adalah jenis vitamin A yang umum ditemui dari sumber hewani. Contohnya, daging dan produk susu. Jenis vitamin ini juga sering terkandung dalam suplemen vitamin A.Jenis vitamin A yang lain adalah provitamin A. Tipe ini umum terdapat dalam sumber nabati, seperti sayur dan buah. Provitamin A juga kerap disebut sebagai beta-karoten.Apabila ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi sumber pangan atau suplemen yang mengandung vitamin A, dampak kelebihan vitamin A berikut dapat terjadi pada ibu hamil:
  • Keguguran

Terlalu banyak mengasup vitamin A selama trimester pertama bisa menyebabkan keguguran, terutama dalam bentuk preformed vitamin A dan isotretinoin. Pasalnya, kelebihan vitamin A akan mengganggu proses pembentukan embrio atau bakal janin.Isotretinoin adalah salah satu turunan jenis vitamin A yang biasa ditemukan dalam obat kulit, terutama obat untuk mengatasi jerawat.Obat-obatan dengan kandungan retinol dan tretinoin, yang juga merupakan turunan vitamin A pun, sebaiknya dihindari.
  • Cacat lahir

Kelebihan asupan vitamin A selama kehamilan, terutama preformed vitamin A, juga dapat mengganggu proses pembentukan embrio dan organ-organ tubuh janin. Dampak negatif ini telah ditunjukkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap beberapa jenis hewan.Sebagai akibatnya, kelebihan vitamin A saat hamil bisa saja menyebabkan terjadinya cacat lahir pada buah hati. Beberapa contohnya meliputi cacat telinga (mikrotia dan anotia), anomali bentuk aorta, serta hidrosefalus.
  • Hipervitaminosis vitamin A dan gangguan hati

Kelebihan vitamin A saat hamil dapat menyebabkan hipervitaminosis vitamin A. Kondisi ini terjadi saat seseorang terlalu lama mengonsumsi vitamin atau terlalu banyak dalam satu waktu.Hipervitaminosis vitamin A dapat menyebabkan timbulnya benjolan lembek pada kepala bayi. Kondisi ini pun dapat memicu kerusakan hati pada sang ibu, yang mungkin tidak bisa disembuhkan secara total.

Cegah kelebihan vitamin A saat hamil dengan dosis suplemen yang tepat

Kelebihan vitamin A pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi calon ibu maupun janinnya. Oleh karena itu, kondisi ini perlu dicegah dengan mengonsumsi vitamin A secukupnya dan sesuai anjuran dokter.Satuan yang digunakan untuk mengukur asupan vitamin A umumnya adalah RAE (retinol activity equivalents), terutama dalam bentuk suplemen. Dokter akan menyarankan dosis vitamin ini berdasarkan usia ibu hamil dengan penjelasan sebagai berikut:
  • Wanita hamil berusia 18 tahun ke bawah

Wanita hamil berusia 18 tahun atau lebih muda cukup mengonsumsi vitamin A sebanyak 750 mikrogram RAE per hari. Dosis harian ini juga tidak boleh lebih dari 2.800 mikrogram RAE.
  • Wanita hamil berusia 19 tahun ke atas

Ibu hamil berusia 19 tahun ke atas cukup mengonsumsi vitamin A sebanyak 770 mikrogram RAE per hari, dan tidak boleh lebih dari 3.000 mikrogram RAE per hari.Apabila ibu hamil mendapatkan resep vitamin prenatal oleh bidan atau dokter kandungan, cukup konsumsi sesuai saran. Jangan pernah menggandakan atau menambahkan dosisnya tanpa konsultasi medis terlebih dulu.

Hindari kelebihan vitamin A dengan konsumsi bahan alami

Untuk vitamin A dalam bentuk makanan, wanita hamil disarankan untuk mengonsumsinya secara wajar. Khususnya makanan yang sangat kaya vitamin A seperti hati. Ibu hamil sebaiknya membatasi jumlah konsumsi hati hewan sebanyak 1-2 kali saja dalam sebulan.Sementara vitamin A dalam bentuk buah dan sayur, tetap boleh sering dikonsumsi. Bahan-bahan pangan ini mengandung jenis provitamin A.Efek samping terlalu mengonsumsi provitamin A biasa hanya kulit yang tampak agak oranye. Dampak ini akan hilang ketika konsumsi vitamin ini dibatasi.Mengingat kelebihan vitamin A pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran hingga cacat lahir, konsumsi vitamin ini perlu diawasi dengan saksama. Jadi ingatlah untuk selalu berdiskusi dengan dokter kandungan maupun bidan sebelum Anda hendak mengonsumsi suplemen vitamin A selama kehamilan.
menjaga kehamilancacat lahirkeguguranvitamin a
Baby Center. https://www.babycenter.com/pregnancy/diet-and-fitness/vitamin-a-in-your-pregnancy-diet_675
Diakses pada 9 September 2020
National Institute of Health. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/
Diakses pada 9 September 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6470929/
Diakses pada 9 September 2020
Sagepub Journal. https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/156482650102200304
Diakses pada 9 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait