logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Ini Kelebihan dan Kekurangan Popok Kain Bayi yang Perlu Diketahui

open-summary

Popok kain bayi dinilai lebih hemat dan aman digunakan. Salah satu kelebihannya yakni bisa dicuci dan dipakai berulang kali, namun popok kain juga memiliki kekurangan seperti mudah bocor.


close-summary

13 Jul 2020

| Annisa Trimirasti

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Popok kain bayi kini memiliki beragam bentuk can corak yang menarik

Popok kain bayi kini tersedia dalam berbagai bentuk dan corak menarik

Table of Content

  • Kelebihan popok kain bayi yang patut dipertimbangkan
  • Kekurangan popok kain bayi yang perlu diperhatikan
  • Jenis popok kain bayi yang bisa dipilih
  • Berapa lama bayi memakai popok kain?

Memilih popok bayi bisa jadi tantangan tersendiri untuk para orang tua baru. Banyak yang menyebutkan pilihan popok kain bayi lebih baik daripada popok sekali pakai. Benarkah demikian?

Advertisement

Popok kain adalah alternatif popok bayi sekali pakai yang bisa dicuci dan digunakan berkali-kali dan dipakai kembali. Bahannya bervariasi, ada yang terbuat dari katun, baby terry, ataupun flanel. Anda bisa memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan Si Kecil dan selera Anda.

Bila Anda ingin memilih popok kain untuk buah hati, ada baiknya Anda dan pasangan menyimak kelebihan, kekurangan, hingga beragam jenis popok kain bayi yang bisa menjadi pilihan seperti berikut.

Kelebihan popok kain bayi yang patut dipertimbangkan

Berikut adalah sejumlah kelebihan popok kain yang bisa menjadi alasan mengapa popok ini lebih baik daripada popok sekali pakai:

1. Lebih hemat

Popok kain dapat dicuci dan dipakai berulang kali sehingga jauh lebih hemat daripada popok sekali pakai yang perlu selalu diganti. Perbedaan biayanya bisa cukup jauh karena dalam tahun pertama saja, bayi membutuhkan kurang lebih 2.700 kali ganti popok.

Tergantung frekuensi mencuci, popok kain yang dibutuhkan mungkin hanya sekitar 35-75 buah untuk seorang bayi. Tetapi bila menggunakan popok sekali pakai, Anda perlu membeli 2.700 popok per tahunnya.

Bayangkan juga bila Anda akan memiliki anak lebih dari satu. Popok kain bisa dipakai bertahun-tahun dan diwariskan ke anak selanjutnya, berbeda dengan popok sekali pakai yang harus selalu baru.

2. Minim penggunaan bahan kimia

Popok kain dinilai menggunakan bahan kimia yang lebih sedikit. Misalnya, dioksin, pewarna, atau gel yang umum ditemukan di popok sekali pakai.

Oleh karena itu, penggunaan popok kain dianggap lebih aman dan berisiko lebih rendah untuk menyebabkan iritasi maupun alergi seperti ruam popok pada kulit bayi yang masih sensitif.

Poin ini membuat pilihan popok kain dinilai cocok untuk orang tua yang tidak ingin anaknya terpapar bahan-bahan kimia sejak dini.

3. Ramah lingkungan

Penggunaan popok kain bayi tentu lebih baik untuk lingkungan daripada popok sekali pakai. Bayangkan saja, perbedaan jumlah sampah yang dibuang bisa berbeda jauh. Popok kain bisa terus dicuci tanpa menumpuk di bak sampah. Sementara popok sekali pakai sudah menyumbang 2.700 buah sampah dalam setahun.

4. Terbuat dari bahan alami

Tidak hanya itu, popok kain juga umumnya dibuat dari bahan-bahan alami atau organik dan bebas pestisida. Hal ini tak hanya membuatnya lebih ramah untuk alam dan lingkungan, tapi juga merawat kulit bayi lebih baik

Lapisan dalam popok kain dapat terbuat dari beraneka ragam bahan seperti polyester, katun, bambu dan rami. Namun, IDAI merekomendasikan pemilihan popok kain bayi yang terbuat dari katun untuk menjaga ventilasi kulit tetap baik.

Kekurangan popok kain bayi yang perlu diperhatikan

Meski memiliki sejumlah kelebihan, kekurangan popok kain juga harus menjadi perhitungan para orang tua. Apa sajakah itu?

  • Bila Anda orang tua baru, Anda mungkin membutuhkan waktu lebih banyak untuk belajar mengganti popok kain pada buah hati.
  • Penggunaan popok kain akan menambah tumpukan cucian. Hal ini tidak hanya menghabiskan waktu, namun juga meningkatkan tagihan listrik Anda jika Anda menggunakan mesin cuci.
  • Popok kain lebih mudah bocor sehingga perlu sering diganti daripada popok sekali pakai.
  • Bila Anda sering bepergian bersama Si Kecil, Anda perlu terus membawa popok kotor dalam tas Anda hingga kembali pulang ke rumah untuk dicuci.

Jenis popok kain bayi yang bisa dipilih

Bila Anda ingin memilih popok kain untuk Si Kecil, berikut beberapa jenis popok kain bayi yang umum tersedia di pasaran:

1. Flats dan prefolds

Flats dan prefolds adalah jenis popok paling murah. Popok flats merupakan kain berbentuk persegi atau persegi panjang. Sedangkan popok prefolds sudah lebih membentuk area selangkangan bayi dan dengan bagian tengah lebih tebal guna menyerap air.

Kekurangan dari kedua popok ini adalah kemampuan melipat popok yang baik lebih diperlukan serta peniti atau klip mesti digunakan agar popok kain terpasang pas di selangkangan bayi.

2. Fitted

Popok jenis fitted sudah dijahit agar bentuknya sesuai dengan selangkangan bayi. Popok ini juga umumnya sudah menyertakan kancing atau pengencang, sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran selangkangan bayi.

Lubang untuk kaki Si Kecil pun diberikan bahan elastis yang mirip popok sekali pakai. Dengan ini, popok ini tidak mudah bocor. Namun kekurangan popok kain fitted tetap ada. Popok ini tetap membutuhkan pelapis antiair di bagian dalamnya.

Terlebih lagi, karena bahannya berlapis-lapis, waktu pengeringan setelah dicuci juga akan lebih lama dibanding popok flats dan prefolds.

3. All in one

Popok jenis all in one sangat mirip popok sekali pakai dan dianggap sebagai popok kain terbaik. Apa alasannya?

Popok ini sudah menyediakan lapisan dalam dan lapisan luar yang antiair. Bentuknya juga termasuk elastis sehingga tinggal dipakaikan saja seperti celana pada bayi. Meski demikian, harga popok all in one cukup mahal. Popok ini pun mungkin perlu dicuci di jasa binatu (laundry) dan membutuhkan waktu pengeringan yang lebih lama.

Baca Juga

  • Fakta dan Mitos di Balik Penggunaan Minyak Rambut Bayi
  • 5 Salep untuk Mengatasi Ruam Popok pada bayi, Ampuh dan Aman
  • 11 Jenis Penyakit Kulit pada Bayi yang Sering Muncul

Popok kain bayi memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Popok kain lebih hemat dari segi biaya, tapi lebih repot untuk digunakan.

Karena popok kain bersifat cuci-pakai, Anda perlu membersihkannya dengan benar. Cucilah popok ini dengan air bersih yang mengalir dan sabun lembut yang aman bagi kulit bayi. Anda juga harus menjemurnya di bawah terik matahari guna mematikan kuman.

Berapa lama bayi memakai popok kain?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penting untuk selalu mengganti popok setiap selesai berkemih atau buang air besar (BAB). Berbeda dengan popok sekali pakai yang mengandung absorbent gelling material (AGM) yang perlu diganti sekitar 2-3 jam sekali, pemakaian popok kain pada bayi bisa lebih lama dari jangka waktu tersebut.

Anda bisa memakai popok kain hingga bayi BAB atau berkemih dan kemudian menggantinya dengan yang baru. Sebelum mengganti popok yang kotor, siapkan popok baru di bawahnya dan usap pantat bayi dengan lap basah atau tisu basah yang tidak mengandung pewangi dan alkohol.

Jadi sudahkah Anda siap memilih popok kain bayi terbaik? Temukan produk popok bayi terbaik dan perlengkapan ibu dan bayi lainnya di Toko SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung terkait penggunaan popok dan produk perawatan bayi apa yang aman untuk si Kecil melalui chat dokter.

Advertisement

ruam popokperlengkapan bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved