Kelebihan dan Kekurangan Hormon Tiroid Bisa Picu Sederet Penyakit

(0)
03 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Fungsi hormon tiroid antara lain untuk mengatur otot, tulang, hingga berat badanFungsi hormon tiroid untuk tubuh sangatlah penting
Hormon tiroid memegang peranan penting untuk tubuh, mulai dari mengatur berat badan, suhu tubuh, hingga menjaga kesehatan kulit, kuku, dan rambut. Sehingga, saat kadarnya di tubuh tidak seimbang, berbagai penyakit bisa menyerang.Hormon tiroid adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid. Kelenjar ini terletak pada area leher, di bawah jakun atau laring. Ada dua jenis hormon tiroid yang bisa diproduksi oleh kelenjar ini, yaitu hormon triiodotironin dan hormon tiroksin. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Apa itu hormon tiroid?

Saat kita mengonsumsi makanan yang mengandung yodium, tubuh menyerapnya dan kelenjar tiroid akan menjadikan bahan tersebut sebagai bahan baku pembuatan hormon tiroid. Hormon tiroid yang sudah jadi kemudian disimpan di kelenjar yang sama, dan akan dikeluarkan saat dibutuhkan. Kerja kelenjar tiroid, termasuk hormon yang ada di dalamnya, diatur oleh hipotalamus dan kelenjar pituitari dalam otak.Ada dua jenis hormon tiroid yang bisa diproduksi oleh tubuh, yaitu hormon tiroksin dan hormon triiodotironin.

1. Hormon tiroksin (T4)

Hormon tiroksin adalah hormon tiroid pertama yang diproduksi oleh tubuh setelah kelenjar ini menerima yodium. Saat dikeluarkan ke aliran darah, hormon ini masih dalam bentuk tidak aktif. Ketika mencapai organ lain seperti ginjal dan hati lah hormon T4 akan diubah menjadi bentuk aktifnya, yaitu triiodotironin atau yang biasa disebut sebagai hormon T3.

2. Hormon triiodotironin (T3)

Hormon triiodotironin adalah hormon tiroid kedua yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Hormon ini merupakan bentuk aktif hormon tiroid yang mengatur berbagai fungsi penting di tubuh.

Fungsi hormon tiroid

Fungsi hormon tiroid untuk tubuh sangatlah beragam dan semuanya sangat penting untuk kesehatan. Berikut ini beberapa fungsi hormon tiroid yang perlu Anda ketahui.
  • Mengontrol pergerakan dan kontraksi otot
  • Mengatur kerja otak
  • Berperan dalam perkembangan tubuh
  • Mengatur fungsi jantung dan sistem pencernaan
  • Menjaga kecepatan proses metabolisme atau pencernaan di tubuh
  • Menjaga kesehatan tulang
  • Mengatur jumlah kalori yang harus dibakar tubuh, sehingga berpengaruh pada naik turunnya berat badan
  • Mengatur suhu tubuh
  • Mengatur pergantian sel-sel di tubuh

Gangguan hormon tiroid

Ketidakseimbangan hormon tiroid, entah itu terlalu banyak atau sedikit, bisa memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan.

1. Kelebihan hormon tiroid

Kondisi yang terjadi ketika jumlah hormon tiroid di tubuh melebihi dari yang seharusnya, disebut sebagai hipertiroidisme. Sementara itu, jika yang meningkat hanya hormon tiroksinnya, berarti tubuh sedang mengalami tirotoksikosis. Baik hipertiroidisme maupun tirotoksikosis memiliki gejala yang hampir sama. Berikut ini kondisi yang bisa muncul pada orang dengan hormon tiroid berlebihan:
  • Berat badan turun tiba-tiba, meski nafsu makan tidak berkurang
  • Takikardia atau jantung berdetak cepat dan lebih dari 100 kali per menit
  • Aritmia atau detak jantung tidak teratur
  • Jantung berdebar terus-menerus (palpitasi)
  • Cemas dan mudah marah
  • Tremor atau anggota tubuh bergetar dan sulit berhenti
  • Keringat berlebihan
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Tidak tahan suhu panas
  • Jadi lebih sering buang air
  • Gondokan
  • Lemas
  • Sulit tidur
  • Kulit menipis
  • Rambut mudah patah dan rontok
Kelebihan produksi hormon tiroid bisa disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti penyakit Grave, tiroiditis, dan toxic adenoma.

2. Kekurangan hormon tiroid

Tubuh disebut mengalami hipotiroidisme ketika tidak bisa memproduksi cukup hormon tiroid. Orang yang mengalaminya, biasanya akan merasakan tanda-tanda sebagai berikut:
  • Lemas dan lelah terus-menerus
  • Depresi
  • Tidak tahan suhu dingin
  • Sulit buang air besar atau sembelit
  • Berat badan naik tiba-tiba
  • Kulit kering
  • Otot terasa lemas
  • Jadi susah berkeringat
  • Detak jantung lebih lambat dari yang seharusnya
  • Kenaikan kadar kolesterol dalam darah
  • Sendi terasa kaku dan nyeri
  • Rambut kering dan tipis
  • Gangguan daya ingat
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Kesulitan memiliki anak
  • Otot kaku dan sering sakit
  • Wajah terlihat bengkak
  • Kulit jadi sensitif
Kondisi hipotiroidisme bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti penyakit autoimun, operasi pengangkatan kelenjar tiroid, terapi radiasi, hingga penggunaan obat-obatan tertentu. Setelah mengetahui fungsi hormon tiroid yang begitu penting, Anda diharapkan bisa lebih waspada dalam menjaga kesehatan kelenjar ini. Jalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur untuk mengurangi risiko terkena penyakit tiroid.
kelenjar tiroidhormon tiroidhipertiroidismehormon paratiroidhipotiroidisme
Healthline. https://www.healthline.com/health/hypothyroidism/symptoms-treatments-more
Diakses pada 21 Agustus 2020
Your Hormones. https://www.yourhormones.info/hormones/thyroxine/
Diakses pada 21 Agustus 2020
Hormone Health Network. https://www.hormone.org/your-health-and-hormones/glands-and-hormones-a-to-z/hormones/thyroid-hormones
Diakses pada 21 Agustus 2020
Your Hormones. https://www.yourhormones.info/glands/thyroid-gland/
Diakses pada 21 Agustus 2020
Michigan Medicine, University of Michigan. https://www.uofmhealth.org/health-library/ug1836
Diakses pada 21 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyperthyroidism/symptoms-causes/syc-20373659
Diakses pada 21 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait