Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kelainan Tulang Belakang

Kelainan pada tulang belakang dapat menyebabkan terganggunya fungsi sehari-hari
Kelainan tulang belakang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang

Tulang belakang manusia (spine) merupakan susunan dari tulang-tulang kecil yang disebut sebagai vertebra. Tulang belakang memiliki fungsi krusial, yang sering kali tidak kita sadari, yaitu menyokong tubuh agar dapat mempertahankan posisi tegak, misalnya saat duduk, berdiri, atau berjalan. Selain itu, tulang belakang juga yang menahan efek gravitasi terhadap tubuh dan memungkinkan pergerakan.

Di sela-sela tulang belakang terdapat bantalan yang memungkinkan pergerakan batang tubuh dan menahan stres akibat gerak tubuh. Di sepanjang tulang belakang, tersebar serabut saraf yang berperan penting dalam menyampaikan sinyal dari otak ke seluruh bagian tubuh dan sebaliknya.

Jika dilihat dari belakang, tulang belakang yang normal tampak lurus berjalan di tengah-tengah punggung. Sedangkan dari samping, tulang belakang yang sehat memiliki sedikit lekukan. Jika ada tulang belakang yang terlihat bengkok dan terlihat tidak normal, maka kemungkinan orang tersebut mengalami kelainan tulang belakang. Kondisi kelainan tulang belakang dapat menyebabkan lekukan tulang belakang melebihi batas normal, atau bentuknya yang berubah (deformitas).

Kelainan tulang belakang didefinisikan jika tulang belakang bengkok 10° lebih dari kelengkungan normal jika dilihat dari depan, atau hilangnya lengkungan tulang belakang yang normal jika dilihat dari samping. Kelainan tulang belakang tidak hanya menimbulkan dampak estetis, tetapi juga menyebabkan kelainan biomekanik yang penting.

Keluhan Kelainan Tulang Belakang

Saat berdiri tegak, atau melihat ke depan saat berdiri dan duduk, otot punggung pada orang-orang dengan kelainan tulang belakang bekerja lebih keras untuk mempertahankan keseimbangan postur. Tenaga lebih yang dibutuhkan ini pada akhirnya menyebabkan tergganggunya kapasitas fungsional seseorang. Bahkan dalam kasus yang berat, dapat mengurangi kapasitas paru-paru dalam bernapas, sehingga mengganggu kualitas hidup

Pada umumnya, orang dewasa yang datang ke dokter dengan keluhan kelainan tulang belakang mengalami keluhan berikut:

  • Kelainan tulang belakang yang sudah dialami sejak kecil atau remaja, dan bertambah berat atau menimbulkan gejala di usia dewasa
  • Kelainan tulang belakang yang baru muncul akibat cedera
  • Tulang yang keropos sehingga menyebabkan perubahan bentuk
  • Kelainan pada bantalan sendi di antara tulang belakang
  • Kelainan tulang belakang akibat operasi sebelumnya

Jenis Kelainan Tulang Belakang

Dari lengkungnya, kelainan tulang belakang dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Lordosis. Tulang belakang di area punggung bawah melengkung secara signifikan ke depan
  • Kifosis. Tulang belakang di area punggung atas melengkung abnormal (lebih dari 50°)
  • Skoliosis. Tulang belakang melengkung ke samping, biasanya menyerupai huruf S atau huruf C

Secara fungsional, kelainan tulang belakang dapat menyebabkan rasa nyeri dan disabilitas. Nyeri dapat dirasakan di pinggang, saat berdiri, ataupun berjalan. Sementara itu, disabilitas disebabkan karena ketidakseimbangan yang diakibatkan oleh tulang belakang yang tidak normal, sehingga penderita mungkin tidak sanggup untuk berdiri dalam waktu lama atau mudah lelah jika berjalan jauh karena harus mempertahankan posisi tegak.

Gejala Kelainan Tulang Belakang

Kelainan tulang belakang dapat menyebabkan tanda dan gejala berikut:

  • Tinggi bahu yang tidak sama antara kanan dan kiri
  • Letak kepala tidak di tengah-tengah badan
  • Pinggang yang tidak segaris
  • Pinggul lebih tinggi di satu sisi
  • Kesulitan bernapas
  • Kesulitan berjalan
  • Punggung bungkuk
  • Nyeri pinggang

Tidak hanya masalah penampilan, kelainan tulang belakang juga dapat menimbulkan dampak psikososial. Penampilan yang berbeda dari kebanyakan orang, seringkali menimbulkan rasa tidak percaya diri.

Bagaimana cara kita untuk mengetahui apakah kita menderita kelainan tulang belakang atau tidak? Dokter akan menanyakan riwayat penyakit Anda dan keluarga, melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai lengkung tulang belakang. Dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen. Foto rontgen tidak hanya menunjukkan kelainan lengkung saja, tetapi juga dapat menunjukkan kelainan pada vertebra dan sendi-sendi di antaranya.

Penanganan kelainan tulang belakang dapat berupa prosedur operasi maupun nonoperasi, dengan tujuan untuk mengurangi rasa nyeri dan mengoptimalkan fungsi tulang. Bergantung pada jenis kelainan dan penyebabnya, dokter akan berusaha untuk mengembalikan lengkungan tulang belakang yang normal.

Jika Anda atau keluarga nampak memiliki kelainan tulang belakang, segera periksakan diri ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Children’s Hospital of Philadelphia. https://www.chop.edu/conditions-diseases/spinal-deformities
Diakses pada April 2019

Moon MS, et al. Spinal deformity. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2856386/

Diakses pada April 2019

Hospital for Special Surgery. https://www.hss.edu/conditions_adult-spinal-deformities-overview.asp
Diakses pada April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/back-pain/guide/types-of-spine-curvature-disorders#1
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed