logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Kekurangan Vitamin B12: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

open-summary

Kekurangan vitamin B12 dapat mengganggu kesehatan. Vitamin B12 berfungsi untuk membuat DNA agar membentuk sel darah merah. Tubuh manusia tidak bisa menghasilkan vitamin B12.


close-summary

3.1

(51)

8 Mei 2019

| Aby Rachman

Kekurangan vitamin B12 untuk vegan diatasi dengan asupan dari sumber hewani

kekurangan vitamin B12 bisa diatasi dengan konsumsi makanan yang bersumber dari hewan

Table of Content

  • Gejala kekurangan vitamin B12
  • Penyebab kekurangan vitamin B12
  • Cara mengatasi kekurangan vitamin B12
  • Cara mencegah kekurangan vitamin B12
  • Makanan untuk mengatasi kekurangan vitamin B12
  • Catatan dari SehatQ

Kekurangan vitamin B12 dapat mengganggu kesehatan karena vitamin ini memiliki berbagai fungsi penting untuk tubuh Anda seperti membuat DNA di setiap sel tubuh hingga produksi sel darah merah.

Advertisement

Lantas, apakah Anda mengalaminya? Anda bisa memastikannya dengan berkonsultasi ke dokter.

Gejala kekurangan vitamin B12

Kekurangan vitamin B12 ditandai dengan rasa lelah berlebih
Kekurangan vitamin B12 ditandai dengan rasa lelah berlebih

Gejala kekurangan vitamin B12 yang tidak diatasi dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan otak.

Untuk itu, amati gejala berikut sebagai cara mengetahui kekurangan vitamin B12:

  • Kelelahan
  • Depresi
  • Gangguan memori
  • Konstipasi
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Berat badan turun
  • Kesemutan di tangan dan kaki, akibat kekurangan vitamin B12 menyebabkan sistem saraf tidak berfungsi dengan baik.
  • Tubuh tidak seimbang, sebab sistem saraf sudah terganggu sehingga kemampuan motorik tubuh pun bermasalah.

Akibat kekurangan vitamin B12 juga menimbulkan anemia megaloblastik.

Gejala anemia megaloblastik sebagai akibat kekurangan vitamin B12 adalah:

  • Kelelahan, salah satu gejala akibat kekurangan vitamin B12 ini muncul akibat penurunan sel darah merah sehingga tubuh kekurangan oksigen
  • sesak napas
  • Kulit pucat atau kekuningan, sebab produksi sel darah merah menuju kulit berkurang sehingga terlihat pucat.
  • Detak jantung tidak teratur
  • Nyeri di rongga mulut atau lidah
  • Turun berat badan
  • Diare
  • Gangguan menstruasi

Penyebab kekurangan vitamin B12

Seiring bertambah usia, tubuh Anda akan semakin sulit menyerap vitamin B12. Selain faktor alami, kondisi ini juga bisa terjadi pada seseorang pasca operasi penurunan berat badan atau operasi lainnya.

Vegetarian yang membatasi makanan seperti telur atau produk olahan susu juga berpotensi mengalami kondisi ini.

Anda bisa menambahkan makanan atau suplemen vitamin B12 agar kebutuhan vitamin ini tetap dapat terpenuhi. 

Sebab, vitamin B12 tidak akan disimpan dalam waktu yang lama di dalam tubuh dan harus dikonsumsi secara teratur.

Cara mengatasi kekurangan vitamin B12

Konsumsi suplemen vitamin B12 bantu atasi defisiensi vitamin B12
Konsumsi suplemen vitamin B12 bantu atasi defisiensi vitamin B12

Kesulitan menyerap vitamin B12 bisa diatasi dengan suntikan vitamin B12.

Selain itu, apabila Anda tidak mengonsumsi produk hewani atau seorang vegan, Anda masih memiliki pilihan cara lainnya.

Misalnya, Anda bisa mengubah pola makan dengan memasukkan unsur makanan biji-bijian yang diperkaya vitamin B12.

Anda juga bisa menambahkan suplemen atau suntikan vitamin B12 untuk mencegah kondisi ini. 

Sementara itu, pada orang yang berusia lanjut, keluhan ini bisa dicegah dengan mengonsumsi suplemen B12 setiap hari atau multivitamin yang mengandung vitamin B12.

Jika Anda menderita anemia pernisiosa atau kesulitan menyerap vitamin B12, Anda memerlukan perawatan dengan suntikan vitamin.

Tak hanya itu saja, Anda juga bisa mengatasinya dengan meminum suplemen dosis tinggi melalui mulut.

Bagi sejumlah orang berusia lanjut, mengonsumsi obat-obatan tertentu mungkin sedikit merepotkan. 

Namun, patut diingat bahwa kerusakan saraf akibat jauh lebih serius bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen.

Cara mencegah kekurangan vitamin B12

Konsumsi makanan kaya vitamin B12 untuk cegah defisiensi vitamin B12
Konsumsi makanan kaya vitamin B12 untuk cegah defisiensi vitamin B12

Sebagian orang dapat mencegah kondisi ini dengan mengonsumsi menu makanan kaya B12, seperti daging, unggas, makanan laut, produk olahan susu, dan telur.

Jika Anda tidak mengonsumsi produk hewani, atau Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan membatasi menu hewani, Anda dapat mengambil multivitamin atau suplemen yang diperkaya vitamin B12.

Makanan untuk mengatasi kekurangan vitamin B12

Tubuh manusia tidak bisa menghasilkan vitamin B12. Oleh karena itu, Anda harus mendapatkannya dari makanan yang bersumber dari hewan atau suplemen secara teratur. 

Berikut adalah sederet sumber makanan yang mengandung vitamin B12.

1. Produk olahan susu

Produk olahan susu kaya akan vitamin B12
Produk olahan susu kaya akan vitamin B12

Produk susu seperti yogurt dan keju adalah sumber protein, vitamin, dan mineral, yang memiliki kandungan vitamin B12.

Dalam satu cangkir (240 ml) susu utuh, Anda bisa mendapatkan 46% dari kebutuhan harian vitamin B12.

Sedangkan dalam keju, Anda bisa mendapatkan sekitar 28% kebutuhan harian dalam satu irisan keju (22 gram).

Tak hanya itu saja, yoghurt tawar tanpa lemak juga bisa jadi salah sumber vitamin B12 yang baik. 

Menariknya, penelitian yang dilakukan oleh Oxford Academic menunjukkan bahwa tubuh manusia bisa menyerap vitamin B12 dari susu dan produk susu lebih baik daripada vitamin B12 dalam daging sapi, ikan, atau telur.

2. Telur

Telur merupakan sumber protein lengkap dan vitamin B, terutama B2 dan B12. Dua telur besar (100 gram) memasok sekitar 46% dari kebutuhan harian untuk vitamin B12, ditambah 39% dari kebutuhan harian vitamin B2.

Penelitian yang dilakukan oleh Journal of Nutritional Science and Vitaminology telah menunjukkan bahwa kuning telur memiliki kadar vitamin B12 yang lebih tinggi daripada putih telur, serta vitamin B12 dalam kuning telur lebih mudah diserap. 

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk makan telur utuh untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal.

3. Tuna

Konsumsi tuna mampu atasi kekurangan vitamin B12
Konsumsi tuna mampu atasi kekurangan vitamin B12

Tuna adalah ikan yang mudah Anda temukan di mana-mana dan merupakan sumber nutrisi baik untuk kesehatan, termasuk protein, vitamin, dan mineral.

Tuna mengandung konsentrasi vitamin B12 yang tinggi, terutama pada bagian otot tepat di bawah kulit, yang dikenal sebagai otot gelap tuna.

Baca Juga

  • Niasin Adalah Vitamin B3 yang Berperan Penting untuk Tubuh
  • Manfaat Vitamin C untuk Kesehatan dan Sumber Makanan Terbaiknya
  • 3 Vitamin Penambah Nafsu Makan Ini Baik untuk Kembalikan Selera

Satu porsi 3,5 ons (100 gram) tuna masak mengandung 453% kebutuhan harian vitamin B12. 

Jika Anda kesulitan mengolah tuna utuh, Anda juga bisa beralih ke tuna kalengan yang juga mengandung vitamin B12 dalam jumlah yang cukup.

Dalam satu kaleng (165 gram) tuna kalengan, Anda bisa menemukan 115% kebutuhan harian vitamin B12.

4. Daging sapi

Daging sapi merupakan sumber vitamin B12 yang sangat baik. Satu steak daging sapi (sekitar 190 gram) menyediakan 467% kebutuhan harian vitamin B12. 

Tak hanya itu saja, dalam jumlah steak yang sama juga turut mengandung vitamin B2, B3, dan B6 dalam jumlah yang wajar, serta lebih dari 100% kebutuhan harian selenium dan zinc.

Jika Anda mencari konsentrasi vitamin B12 yang lebih tinggi, Anda disarankan untuk memilih potongan daging rendah lemak. 

Sebaiknya juga Anda memilih untuk memanggang daging daripada menggorengnya demi menjaga kandungan vitamin B12.

5. Sereal

Sereal kaya akan vitamin B12
Sereal kaya akan vitamin B12

Sumber vitamin B12 ini dapat bekerja dengan baik untuk vegetarian dan vegan, karena dibuat secara sintetis dan tidak berasal dari sumber hewani. 

Meski tidak biasa direkomendasikan sebagai bagian dari diet sehat, sereal yang diperkaya dapat menjadi sumber vitamin B yang baik, terutama B12.

 

Catatan dari SehatQ

Kekurangan vitamin B12 tentu bisa diatasi dengan mengonsumsi asupan kaya vitamin B12 atau suplemen.

Namun, sebelum Anda mengonsumsi suplemen vitamin B12, berkonsultasilah dengan dokter Anda. 

Oleh karena itu, dokter dapat memastikan kondisi Anda dan suplemen apa yang tepat untuk Anda konsumsi.

Bla Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait manfaat vitamin B maupun fungsi vitamin secara umum, Anda juga bisa chat gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

vitaminvitamin b12masalah sarafanemiaanemia defisiensi vitamin b12 dan folat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved