Kekurangan Kalsium? Hati-hati, Banyak Penyakit Mengerikan yang Menghantui

Jika tubuh tidak mendapatkan asuman kalsium sesuai dengan rekomendasi asupan hariannya, maka ada penyakit yang bisa muncul.
Kekurangan kalsium bukan kondisi medis yang bisa disepelekan begitu saja.

Kekurangan kalsium adalah kondisi yang wajib dihindari. Dari kejauhan, berbagai macam penyakit siap "memangsa" orang-orang yang kekurangan kalsium.

Tidak heran kalau tubuh rentan terhadap penyakit, jika kekurangan kalsium. Sebab, kalsium adalah zat mineral yang sangat dibutuhkan tubuh manusia. Jika sampai kebutuhan kalsiumnya tak terpenuhi, jangan menyesal di kemudian hari.

Kekurangan kalsium, apa saja tandanya?

Tubuh membutuhkan kalsium untuk memperkuat tulang dan gigi. Selain itu, organ vital tubuh seperti jantung juga mengandalkan kalsium untuk berfungsi dengan baik. Ketika kekurangan kalsium terjadi, tubuh Anda akan rentan dengan penyakit tulang ini:

  • Osteoporosis (kepadatan tulang menurun)
  • Osteopenia (rendah atau hilangnya kepadatan tulang)

Anak-anak yang kekurangan kalsium, berisiko tak bisa memiliki tinggi tubuh yang maksimal ketika dewasa kelak.
Tentu Anda tidak mau kan, penyakit dan kondisi mengerikan di atas terjadi? Maka dari itu, kenali dulu beberapa tanda tubuh kekurangan kalsium, agar upaya pencegahan dapat dilakukan dengan baik dan maksimal!

1. Masalah otot

Nyeri otot
Munculnya nyeri otot karena tubuh kekurangan kalsium

Otot yang nyeri, kram, dan kejang adalah tanda pertama kekurangan kalsium. Orang-orang yang kekurangan kalsium akan mulai merasakan nyeri pada paha dan lengan, terutama ketiak, saat sedang berjalan.
Kekurangan kalsium juga bisa menimbulkan kesemutan dan mati rasa pada lengan, tangan, kaki, dan di sekitar mulut.

2. Kelelahan yang luar biasa

Kekurangan kalsium juga bisa menyebabkan insomnia, sehingga Anda kurang beristirahat. Beberapa hal di bawah ini juga bisa dirasakan orang yang kekurangan kalsium:

Rasa letih yang diakibatkan kekurangan kalsium, bisa menyebabkan sakit kepala ringan, pusing, kurang fokus, mudah lupa, sampai kebingungan.

3. Kesehatan kulit dan kuku terganggu

Kekurangan kalsium kronis dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit dan kuku. Misalnya kulit menjadi kering dan gatal-gatal.

Lebih dari itu, penyakit kekurangan kalsium (Lebih dari itu, penyakit kekurangan kalsium (hypocalcemia) sering dikaitkan dengan penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim.

Kekurangan kalsium juga dapat membuat kuku menjadi kering, patah, dan rapuh.

4. Nyeri PMS

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan kalsium dan vitamin D selama paruh kedua siklus menstruasi dapat menimbulkan gejala sindrom pramenstruasi yang menyakitkan (PMS). Dalam studi itu, wanita yang merasakan PMS disarankan mengonsumsi suplemen kalsium untuk meredakan gejalanya.

5. Masalah mulut

Saat tubuh kekurangan kalsium, satu tanda paling terlihat adalah masalah mulut. Bagian tubuh di dalam mulut juga membutuhkan kalsium untuk menjadi sehat. Tanpanya, akan banyak masalah mulut yang muncul.

Akar gigi lemah, gusi yang teriritasi, gigi rapuh, dan kerusakan gigi bisa muncul saat tubuh kekurangan kalsium.

6. Depresi

Jangan salah, depresi juga bisa menjadi tanda kekurangan kalsium, lho. Walaupun belum ada bukti yang bisa membuktikan hubungan antara keduanya, tapi kekurangan kalsium seringkali dituding sebagai penyebab munculnya depresi.

Bagi siapapun yang curiga kalau depresi yang dialami terjadi akibat kekurangan kalsium, berkonsultasilah segera dengan dokter untuk memastikan kadar kalsium dalam tubuh.

7. Osteoporosis dan osteopenia

Osteoporosis dan osteopenia adalah dua penyakit yang menandakan tubuh kekurangan kalsium. Osteopenia bisa menyebabkan kepadatan tulang berkurang bahkan hilang, akhirnya osteoporosis pun muncul.

Apa yang terjadi pada tulang, saat tubuh kekurangan kalsium? Ya, tubuh akan mengambil sisa kalsium yang ada di dalam tulang untuk keperluan tubuh. Hal ini membuat tulang menjadi rapuh dan mudah cedera.

Kadar kalsium yang dibutuhkan setiap hari

Setiap kalangan usia memiliki rekomendasi asupan harian (RAH) kalsium yang berbeda-beda. Maka dari itu, pahami rekomendasi harian kalsium ini, supaya tubuh Anda tidak kekurangan kalsium lagi.

  • Anak 0-6 bulan: 200 miligram
  • Anak 7-12 bulan: 260 miligram
  • Anak 1-3 tahun: 700 miligram
  • Anak 4-8 tahun: 1.000 miligram
  • Anak 9-18 tahun: 1.300 miligram
  • Pria 19-30 tahun: 1.000 miligram
  • Pria 31-50 tahun: 1.000 miligram
  • Pria 51-70 tahun: 1.000 miligram
  • Pria 71 tahun ke atas: 1.200 miligram
  • Wanita 19-30 tahun: 1.000 miligram
  • Wanita 31-50 tahun: 1.000 miligram
  • Wanita 51-70 tahun: 1.200 miligram
  • Wanita 71 tahun ke atas: 1.200 miligram

Usahakan untuk selalu memenuhi RAH kalsium Anda setiap harinya, ya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang dan tubuh yang prima hingga usia lanjut.

Sumber kalsium yang bisa jadi pilihan

Keju dan susu
Keju dan susu jadi sumber kalsium

Bagi Anda yang ingin menambah asupan kalsium tanpa suplemen, alam sudah menyediakan banyak sumber kalsium yang menyehatkan. Berikut ini adalah beberapa sumber kalsium yang bisa Anda coba:

  • Keju
  • Yogurt
  • Susu
  • Ikan sarden
  • Sayuran daun hijau (bayam, lobak, kubis)
  • Kacang kedelai

Selain menyehatkan dan lezat, mengonsumsi beberapa sumber kalsium di atas, tentu bukan masalah untuk lidah orang Indonesia. Mari biasakan diri untuk memenuhi kebutuhan kalsium, agar penyakit kekurangan kalsium seperti osteoporosis tidak menghantui.

Healthline. https://www.healthline.com/health/calcium-deficiency-disease
Diakses pada 4 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321865#symptoms
Diakses pada 4 Maret 2020

Web MD. https://www.webmd.com/food-recipes/features/10-calcium-rich-foods
Diakses pada 4 Februari 2020

Artikel Terkait