Keju Gouda, Si Tinggi Kalsium Asal Belanda


Keju Gouda termasuk salah satu jenis keju yang terpopuler di dunia. Nama Gouda berasal dari nama kota tempatnya berasal, yaitu kota Gouda di bagian barat Belanda. Keju ini dijadikan keju leleh untuk berbagai olahan makaroni.

0,0
20 Oct 2021|Azelia Trifiana
Keju gouda asal BelandaKeju gouda asal Belanda
Keju Gouda termasuk salah satu jenis keju yang terpopuler di dunia. Nama Gouda berasal dari nama kota tempatnya berasal, yaitu kota Gouda di bagian barat Belanda. Secara tradisional, keju Gouda dibuat dalam bentuk bulatan pipih seberat 4-5 kilogram.
Manfaat keju Gouda untuk masakan utamanya dijadikan keju meleleh. Tak heran, keju yang satu ini biasanya digunakan dalam olahan makaroni. Selain itu, keju bertekstur semi lunak ini juga bisa dicampur dengan jenis keju lain.

Kandungan nutrisi keju Gouda

Proses penyimpanan keju gouda akan sangat berpengaruh terhadap rasa, tekstur, hingga nutrisinya. Rata-rata, dalam 28,35 gram atau 1 ons keju Gouda terdapat kandungan nutrisi berupa:
  • Kalori: 101
  • Protein: 7 gram
  • Lemak: 8 gram
  • Karbohidrat: 0,7 gram
  • Sodium: 232 miligram
  • Kalsium: 198 miligram
  • Fosfor: 155 miligram
  • Seng: 1,11 miligram
  • Vitamin B12: 0,4 mikrogram
Selain itu, Gouda cheese adalah sumber protein dan kalsium yang sangat baik. Karbohidratnya sangat rendah hanya 0,7 gram dan itu berasal dari gula alami susu sapi yaitu laktosa.Lebih jauh lagi, sebagian besar lemak dalam keju Gouda adalah lemak jenuh yaitu sebanyak 5 gram. Perlu diingat bahwa rekomendasi batasan asupan lemak jenuh setiap harinya tidak lebih dari 6% kalori total. Artinya jika mengonsumsi 2.000 kalori, lemak jenuh tak boleh lebih dari 13 gram setiap harinya.Bicara tentang vitamin dan mineral, 1 ons keju Gouda saja sudah memenuhi 10% kebutuhan harian akan kalsium, fosfor, seng, dan vitamin B12.

Manfaat keju Gouda untuk kesehatan

Menariknya, ada banyak manfaat keju Gouda untuk kesehatan berkat nutrisinya yang melimpah. Beberapa manfaat itu adalah:

1. Baik untuk kesehatan tulang

Mengonsumsi keju Gouda yang kaya kalsium merupakan nutrisi untuk memperkuat tulang. Jelas, mengingat sebagian besar kalsium dalam tubuh terdapat pada tulang. Jika kekurangan kalsium, tulang akan melemah dan meningkatkan risiko mengalami osteoporosis.Orang dewasa memerlukan 1.000-1.200 miligram kalsium setiap harinya. Lewat satu ons keju Gouda, telah memenuhi 200 miligram kebutuhan harian itu.Lebih jauh lagi, kalsium juga bersirkulasi dalam darah untuk mengoptimalkan gerakan otot, transmisi saraf, serta penggumpalan darah. Jadi, sangat penting memastikan asupan kalsium tercukupi setiap harinya.

2. Menyehatkan pencernaan

Banyak orang mengalami intoleransi laktosa sehingga menghindari olahan susu sapi seperti keju. Namun, tak perlu khawatir sebab keju Gouda hanya mengandung kurang dari satu gram karbohidrat per porsinya. Artinya, kadar laktosanya rendah dan mudah dicerna.Biasanya, orang dengan intoleransi laktosa rentan kekurangan kalsium. Risiko mengalami osteoporosis pun meningkat. Alternatifnya, bisa disiasati dengan mengonsumsi Gouda cheese tanpa membuat pencernaan terganggu.

3. Potensi melindungi jantung

Memang benar keju Gouda mengandung lemak jenuh. Namun, jangan lupakan nutrisi lain seperti protein, kalsium, dan vitamin D yang baik untuk kesehatan jantung.Menariknya, studi pada tahun 2021 terhadap 4150 subjek orang dewasa di Swedia menunjukkan keterkaitan antara konsumsi produk olahan susu tinggi lemak dengan berkurangnya risiko penyakit jantung. Namun, masih perlu penelitian lebih banyak lagi untuk memahami bagaimana makanan tinggi lemak bermanfaat bagi jantung.

4. Cocok untuk diet apapun

Dari begitu banyaknya jenis diet, manfaat keju Gouda adalah cocok dimasukkan dalam rancangan menu makanan. Ada beberapa contoh. Karbohidrat keju Gouda dapat mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes.Selain itu, sebagian besar jenis keju Gouda bebas gluten sehingga bisa jadi pilihan tepat bagi yang ingin menghindari makanan gluten.Namun bagi yang memiliki alergi – bukan sekadar intoleransi – terhadap susu sapi, sebaiknya hindari keju asal Belanda yang satu ini. Memang benar alergi susu sapi pada anak-anak akan mereda saat mereka beranjak dewasa. Namun, belum tentu berlaku sama bagi semua orang.Reaksi awal yang mungkin muncul mulai dari ruam, sakit perut, dan buang air besar berdarah. Perhatikan gejala alergi agar tahu makanan dan minuman apa yang perlu dihindari.

Catatan dari SehatQ

Jangan lupakan pula batasan konsumsi sodium setiap harinya adalah idealnya tidak lebih dari 1.500 miligram. Padahal, dalam satu ons keju Gouda terdapat 232 miligram sodium.Jadi, sebaiknya perhatikan konsumsi makanan dan minuman setiap harinya agar tidak melebihi asupan sodium. Sebab, mengonsumsi terlalu banyak sodium dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan risiko stroke.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar pentingnya kalsium untuk tubuh, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/gouda-cheese-nutrition-facts-and-health-benefits-5202613
Diakses pada 5 Oktober 2021
PLOS Medicine. https://journals.plos.org/plosmedicine/article?id=10.1371/journal.pmed.1003763
Diakses pada 5 Oktober 2021
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/366752-is-gouda-cheese-healthy/
Diakses pada 5 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait