Kehamilan Kimiawi: Pengertian, Gejala, hingga Cara Mencegahnya


Kehamilan kimiawi adalah komplikasi kehamilan yang menyebabkan keguguran. Penyebabnya tidak diketahui pasti, tetapi kelainan kromosom dicurigai sebagai salah satu faktornya.

(0)
Kehamilan kimiawi adalah komplikasi penyebab keguguranKehamilan kimiawi adalah komplikasi pada kehamilan yang membuat keguguran
Kehamilan kimiawi adalah salah satu komplikasi kehamilan yang menyebabkan Anda keguguran sangat dini. Bahkan, sebanyak 50 hingga 70 kasus keguguran terjadi akibat kondisi ini. Tahukah Anda apa itu kehamilan kimiawi?

Mengenal kehamilan kimiawi

Kehamilan kimiawi membuat test pack positif tapi tidak bisa dideteksi USG
Kehamilan kimiawi membuat test pack positif tapi tidak bisa dideteksi USG
Kehamilan kimiawi adalah kondisi kehamilan yang tidak dapat terdeteksi USG meski Anda mendapatkan hasil test pack positif. Biasanya kondisi ini terjadi saat hamil 5 minggu. Kehamilan kimia tidak bisa disamakan dengan fenomena kehamilan palsu atau hasil testpack yang positif palsu. Ini adalah kehamilan yang terjadi sebelum bisa terdeteksi pada USG.Normalnya, saat kehamilan berhasil, sel telur yang telah dibuahi sperma akan menempel di dinding rahim dalam jangka waktu 4 minggu setelah hari pertama haid terakhir. Plasenta pun mulai terbentuk dan menghasilkan hormon hCG.Hasil test pack positif menunjukkan bahwa tubuh sudah menghasilkan hormon kehamilan atau hormon chorionic gonadotropin (hCG) dan jumlahnya sudah bisa dideteksi oleh test pack.Namun pada kondisi yang juga disebut kehamilan biokimia ini, sel telur tidak menempel di dinding rahim sehingga menyebabkan embrio dan plasenta tidak berkembang.kondisi ini membuat Anda mengalami pendarahan selama beberapa hari hingga seminggu setelah haid. Jadi, kehamilan kimiawi adalah keguguran yang terjadi sangat cepat karena biasanya pada usia kehamilan 5 minggu.Sementara itu, umumnya keguguran terjadi pada saat Anda hamil 20 minggu ke atas.

Gejala kehamilan kimiawi

Kram perut dan haid terlambat merupakan gejala kehamilan kimiawi
Kram perut dan haid terlambat merupakan gejala kehamilan kimiawi
Kehamilan biokimia terjadi dalam rentang waktu yang sangat cepat. Umumnya, sesaat setelah pembuahan. Hal ini membuat beberapa perempuan mungkin tidak sadar bila ia sedang hamil.Jika Anda merasa hamil dan mengalami gejala kehamilan kimiawi berikut, segera ke dokter:
  • Menstruasi terlambat
  • Keluar perdarahan hebat seperti haid, bisa dengan gumpalan darah
  • Kadar hormon hCG rendah saat tes darah
  • Kram perut.
  • Tidak tertangkap adanya plasenta dan kantung kehamilan pada USG.
Kadang, masalah kehamilan ini juga bisa ketahuan dari hasil test pack yang positif tapi terlihat samar. Namun dalam seminggu hingga dua minggu kemudian, test pack memunculkan hasil negatif jika Anda mengulanginya.Di sisi lain, pendarahan dari vagina setelah Anda telat haid juga dapat menandakan terjadinya perdarahan implantasi. Hal yang membedakan antara keduanya adalah jumlah darahnya. Pendarahan implantasi biasanya muncul berupa bercak darah pada 10 sampai 14 hari setelah pembuahan.

Penyebab kehamilan kimiawi

Kelainan rahim merupakan salah satu kemungkinan penyebab kehamilan kimiawi
Kelainan rahim merupakan salah satu kemungkinan penyebab kehamilan kimiawi
Sampai sekarang, penyebab kehamilan kimiawi belum diketahui secara pasti. Dalam banyak kasus, kondisi ini terjadi karena sel telur yang dibuahi mengalami kelainan kromosom sejak awal.Bila tubuh mendeteksi kelainan kromosom, tubuh pun segera menggugurkan kehamilan secepat mungkin.Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:
  • Kadar hormon yang abnormal
  • Sel telur yang sudah dibuahi menempel di luar rahim
  • Infeksi, seperti sifilis atau infeksi bakteri chlamydia
  • Kelainan rahim, seperti munculnya mioma uteri (daging tumbuh) maupun kelainan lapisan rahim.
Faktor risiko yang membuat perempuan lebih rentan mengalami kehamilan kimia adalah:
  • Diabetes
  • Sindrom polikistik ovarium (PCOS)
  • Gangguan tiroid
  • Berat badan terlalu rendah
  • Gangguan pembekuan darah.
Riset dari Obstetrics & Gynecology Science menyatakan bahwa kehamilan kimiawi juga kerap terjadi pada perempuan yang menjalani program bayi tabung atau IVF. Penelitian ini menemukan bahwa kondisi ini terjadi akibat faktor imun, jumlah ovarium yang berkurang, kelainan kromosom dari ayah dan ibu, dan kelainan rahim.

Diagnosis dan penanganan kehamilan kimiawi

Obat antibiotik membantu mengatasi infeksi yang menyebabkan kehamilan kimiawi
Obat antibiotik membantu mengatasi infeksi yang menyebabkan kehamilan kimiawi
Bila Anda mengalami kehamilan biokimia lebih dari sekali, dokter kemungkinan akan merekomendasikan serangkaian tes untuk mengetahui apa yang memengaruhi risiko Anda.Pengecekan ini juga berguna untuk memastikan bahwa Anda tidak mengalami kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan. Sebab, kehamilan ektopik juga membuat hasil test pack positif.Tidak ada perawatan atau pengobatan khusus untuk menangani komplikasi ini selain mungkin perawatan yang terkait dengan keguguran.Namun karena terjadi sangat dini, keguguran yang diakibatkan kondisi ini biasanya lebih cepat pulih.Meski begitu, dokter mungkin juga dapat merencanakan pengobatan yang terkait dengan faktor risiko Anda. Misalnya jika Anda mengalami infeksi, dokter akan memberikan obat antibiotik atau perawatan lainnya agar infeksi bisa sembuh.Penanganan medis terkait anemia juga mungkin direkomendasikan karena keguguran dapat menyebabkan Anda kekurangan darah.

Pencegahan kehamilan kimiawi

Konsumsi asam folat membantu mengurangi risiko kehamilan kimiawi
Konsumsi asam folat membantu mengurangi risiko kehamilan kimiawi
Tidak ada cara khusus untuk mencegah kehamilan biokimia. Hal yang bisa Anda lakukan adalah menjaga gaya hidup agar tetap sehat.Memantau kesehatan dan persiapan sebaik mungkin akan membantu kehamilan Anda agar tetap sehat. Beberapa cara untuk menjaga gaya hidup sehingga mengurangi risiko kehamilan kimia maupun komplikasi kehamilan lainnya adalah:
  • Olahraga teratur
  • Mengonsumsi makan sehat
  • Mengelola stres
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal
  • Konsumsi makanan kaya zat besi dan minum suplemen asam folat
  • Berhenti merokok dan konsumsi alkohol
  • Mengontrol dan mengelola kondisi kesehatan yang sudah dialami, seperti diabetes, masalah tiroid, dan penyakit darah.

Peluang hamil setelah kehamilan kimiawi

Setelah alami kehamilan kimiawi, tunggu program hamil sampai haid kembali satu kali
Setelah alami kehamilan kimiawi, tunggu program hamil sampai haid kembali satu kali
Dokter akan menyarankan Anda untuk menunggu sampai bisa kembali haid lagi minimal satu kali sebelum lanjut memulai program hamil.Masa subur akan datang di bulan pertama setelah keguguran. Ada kemungkinan masa subur terjadi sebelum menstruasi.Namun, siklus menstruasi pertama setelah keguguran seringkali lebih lama atau sebentar daripada biasanya. Oleh karena itu, sebetulnya tidak ada patokan waktu yang pasti untuk kapan Anda bisa hamil lagi setelah keguguran akibat kondisi ini.Ketika memutuskan untuk berhubungan seks kembali, pastikan semua gejala komplikasi kehamilan ini sudah hilang.Bila Anda masih mengalami kram dan pendarahan, berhubungan seks justru meningkatkan risiko infeksi.

Catatan dari SehatQ

Sedih yang muncul karena kondisi ini adalah hal yang wajar. Anda perlu ingat bahwa keguguran apa pun penyebabnya bukanlah salah Anda.Kemunculan kelainan kromosom yang memicu kehamilan kimiawi juga terjadi di luar kendali Anda.Tidak ada cara yang benar-benar bisa mencegahnya. Jadi, kondisi ini bukanlah salah Anda.Satu hal yang pasti dalam keberhasilan promil adalah dengan berusaha sebaik mungkin menjaga kesehatan tubuh sebelum dan saat hamil agar kesehatan kandungan bisa terus terjaga.Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut agar program hamil sukses, Anda segera temui dokter kandungan terdekat.Anda juga bisa chat dengan dokter gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQDownload aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
hamilkehamilantes kehamilankeguguranmerencanakan kehamilanmasalah kehamilankehamilan ektopik
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/chemical-pregnancy Diakses pada 10 Juni 2021Tommys. https://www.tommys.org/baby-loss-support/miscarriage-information-and-support/types-of-miscarriage/chemical-pregnancy-information-and-support Diakses pada 10 Juni 2021Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/chemical-pregnancy-a-very-early-miscarriage-2371493 Diakses pada 10 Juni 2021Parents. https://www.parents.com/pregnancy/complications/miscarriage/what-is-chemical-pregnancy/ Diakses pada 10 Juni 2021What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/chemical-pregnancy/ Diakses pada 10 Juni 2021Everyday Health. everydayhealth.com/chemical-pregnancy/guide/ Diakses pada 10 Juni 2021Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322678 Diakses pada 10 Juni 2021Obstetrics & Gynecology Science. https://www.ogscience.org/journal/view.php?doi=10.5468/ogs.2017.60.6.565 Diakses pada 10 Juni 2021Medicine Net. https://www.medicinenet.com/chemical_pregnancy/article.htm Diakses pada 10 Juni 2021Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/chemical-pregnancy/guide/ Diakses pada 10 Juni 2021Flo. https://flo.health/pregnancy/pregnancy-health/pregnancy-loss/chemical-pregnancy Diakses pada 10 Juni 2021Tommys. https://www.tommys.org/baby-loss-support/miscarriage-information-and-support/trying-again-after-miscarriage Diakses pada 10 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait