Kecil Tapi Manis, Coba 9 Manfaat Kismis untuk Kesehatan

Manfaat kismis baik untuk kesehatan mata
Menjaga kesehatan mata adalah salah satu manfaat kismis

Kismis sering kali dijumpai sebagai topping pada roti dan cake. Makanan yang punya rasa yang manis dan tekstur kenyal ini ternyata menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan, lho, mulai dari membantu melancarkan pencernaan sampai berpotensi mencegah kanker.

Apa saja manfaat kismis?

Kismis adalah produk dari buah anggur yang dikeringkan. Setelah anggur dikeringkan, ternyata bukan hanya dapat menambah rasa manis dalam makanan, tetapi menyediakan berbagai nutrisi dan manfaat untuk kesehatan. Penasaran? Inilah beberapa manfaat kismis yang patut dipertimbangkan.

1. Melancarkan pencernaan

Kismis adalah salah satu makanan yang tinggi serat. Oleh karena itu kismis dapat membantu mencegah sembelit dengan mengencerkan tinja yang keras.

Bahkan, serat dalam kismis lebih tinggi daripada buah anggur aslinya, meskipun demikian, kismis memiliki kalori yang lebih besar daripada buah anggur biasanya. Jadi Anda perlu juga memperhatikan hal ini saat ingin memakan kismis dalam jumlah banyak.

2. Mencegah anemia

Kismis memiliki kandungan tembaga, vitamin, dan zat besi yang tinggi dan penting untuk memproduksi sel darah merah. Oleh karenanya, salah satu manfaat kismis adalah mencegah anemia atau kekurangan sel darah merah.

3. Mengurangi kemungkinan penyakit gigi dan gusi

Meskipun kismis memiliki rasa yang manis dan tekstur lengket, tetapi kismis memiliki manfaat dalam mencegah lubang gigi dan masalah pada gusi. Kandungan antimikroba di dalamnya mampu menekan pertumbuhan bakteri di mulut.

Namun, tidak berarti Anda dapat mengonsumsi kismis secara berlebih karena kismis dalam kemasan bisa jadi memiliki gula tambahan yang justru bisa merusak gigi. Sebaiknya berkumurlah setelah memakan kismis.

4. Menanggulangi diabetes

Uniknya, meski manis, kismis bermanfaat mengontrol diabetes. Serat yang terkandung di dalam kismis membantu mencegah kenaikan insulin secara tiba-tiba.

5. Melindungi kesehatan kulit

Antioksidan dalam kismis tidak hanya bermanfaat untuk menangkal radikal bebas, tetapi juga mencegah penuaan pada sel. Senyawa selenium, zinc, dan vitamin C dalam kismis sangat berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

6. Menurunkan tekanan darah dan risiko stroke

Mengonsumsi kismis sebanyak tiga kali sehari ditemukan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, kismis juga mengandung potasium yang mampu mengurangi risiko Anda terkena stroke.

7. Menyeimbangkan asam basa dalam tubuh

Kismis kaya akan mineral yang bersifat basah atau alkalin, seperti potasium, zat besi, tembaga, dan magnesium, yang mampu menetralkan keasaman di perut.

8. Berpotensi mencegah kanker

Meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, kismis dan buah kering lainnya berpotensi dapat mencegah kanker karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk menangkal radikal bebas yang dapat memicu kanker.

9. Menjaga kesehatan mata

Antioksidan polifenol yang terdapat dalam kismis mampu melindungi sel mata dari radikal bebas dan mencegah mata terkena penyakit mata, seperti katarak maupun berkurangnya penglihatan karena faktor usia.

Apa risiko dari mengonsumsi kismis berlebihan?

Meskipun kismis bisa dikategorikan sebagai cemilan sehat, tetapi tidak berarti Anda mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Mengonsumsi kismis dalam jumlah banyak bisa menjadi petaka bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. Ini karena kismis memiliki kandungan kalori yang tinggi. Satu buah kismis memiliki kandungan kalori yang kurang lebih sama dengan sebuah anggur dan terkadang, terdapat gula tambahan yang mungkin malah bisa meningkatkan kalorinya.

Selain itu, meskipun kismis mampu menurunkan kadar gula darah, hindari konsumsi berlebihan karena kismis pada dasarnya memiliki kandungan gula.

Mengonsumsi kismis secara berlebih juga berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan, seperti perut bergas, kram, kembung, dan bahkan diare. Hal ini dikarenakan penambahan serat yang berlebih.

Pada kismis jenis tertentu, misalnya jenis golden variety, kismis akan diolah dengan sulfur dioksida yang mampu memperparah asma dan alergi pada orang yang sensitif dengan belerang. Sebaiknya konsumsi jenis kismis yang dikeringkan di bawah sinar matahari (sun-dried).

Hindari juga memberikan kismis kepada anak-anak, karena ukuran kismis yang kecil meningkatkan peluang anak tersedak, sebaiknya berikan anak buah anggur segar secara langsung.

Dr Axe. https://draxe.com/nutrition/raisins-nutrition/
Diakses pada 3 Januari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325127.php
Diakses pada 3 Januari 2020

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/raisins-health-food-or-junk-food-2633964
Diakses pada 3 Januari 2020

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed