Kecil tapi Berkhasiat, 9 Manfaat Daun Bawang Bagi Kesehatan

Selain memberikan warna dan cita rasa tambahan di hidangan, terdapat berbagai manfaat daun bawang bagi kesehatan
Manfaat daun bawang tidak hanya sebagai penambah warna dalam hidangan

Daun bawang selalu menjadi pelengkap akhir dari setiap hidangan dan membuat warna pada setiap makanan yang disajikan. Manfaat daun bawang sekilas terlihat sepele dan hanya dijadikan tambahan pada hidangan saja.

Tapi, siapa sangka, daun bawang yang umumnya dipotong-potong kecil sebenarnya memiliki segudang manfaat yang besar bagi kesehatan. Manfaat daun bawang yang Anda cincang sebenarnya lebih mencengangkan dari yang Anda ketahui.

Apa saja manfaat daun bawang untuk kesehatan?

Manfaat daun bawang untuk kesehatan mungkin belum diketahui oleh banyak orang, padahal terdapat berbagai manfaat daun bawang yang bisa didapatkan dari hanya sekedar pelengkap hidangan saja.

1. Sumber vitamin 

Manfaat daun bawang untuk kesehatan didukung dengan kandungan vitamin A, vitamin K1, dan vitamin C di dalamnya. Vitamin A sangat berperan untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan produksi sel darah, dan melindungi tubuh secara umum.

Sementara itu, vitamin K1 penting untuk menjaga kesehatan jantung dan tulang, serta mencegah penyumbatan darah. Vitamin C berfungsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, penyerapan zat besi, produksi kolagen, dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

2. Tinggi antioksidan

Siapa bilang hanya teh hijau yang tinggi antioksidan, nyatanya, daun bawang juga memiliki berbagai senyawa antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas yang memicu penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, dan sebagainya.

Beberapa antioksidan yang membentuk manfaat daun bawang untuk kesehatan adalah polifenol, senyawa belerang, zeaxanthin, dan lutein. Senyawa zeaxanthin dan lutein sangat berperan dalam menjaga kesehatan mata.

3. Melindungi organ jantung

Daun bawang ditemukan memiliki komposisi yang serupa dengan bawang putih dan bawang bombay yang mampu menurunkan peradangan dan menjaga kesehatan jantung.

Daun bawang juga memiliki senyawa sulfur yang dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah yang mampu memicu penyakit jantung.

4. Membantu menurunkan berat badan

Daun bawang tidak hanya mempercantik hidangan, tetapi juga memberikan cita rasa tambahan dalam makanan. Manfaat daun bawang dalam menurunkan berat badan didukung dengan kandungan kalorinya yang rendah.

100 gram daun bawang ditemukan hanya mengandung 31 kalori saja. Daun bawang juga mengandung air dan serat yang membantu mengatasi rasa lapar dan menimbulkan rasa kenyang.

5. Mencegah perkembangan sel kanker

Senyawa kaempferol dalam daun bawang ditemukan berpotensi mengurangi peradangan, mencegah perkembangan sel kanker, dan membunuh sel kanker. Meskipun demikian, riset lebih lanjut masih dibutuhkan untuk membuktikan manfaat daun bawang yang satu ini.

6. Menjaga kesehatan pencernaan

Serat dalam daun bawang membantu untuk melancarkan pencernaan dan dapat menjadi prebiotik atau sumber makanan bagi bakteri baik dalam pencernaan. Kesehatan pencernaan yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

7. Menurunkan gula darah

Senyawa belerang dalam daun bawang memiliki kegunaan untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh serta dapat mencegah diabetes. Meskipun demikian, penelitian masih dilangsungkan untuk mengetahui manfaat daun bawang dalam menurunkan gula darah.

8. Melawan infeksi

Selain senyawa belerang, senyawa kaempferol dalam daun bawang berpotensi untuk melindungi Anda dari infeksi jamur, virus, dan bakteri. Riset lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaat daun bawang dalam melawan infeksi secara terperinci

9. Meningkatkan fungsi otak

Tidak hanya menurunkan gula darah, senyawa belerang dalam daun bawang terbukti dapat melindungi otak dari berbagai penyakit dan penurunan fungsi otak akibat faktor usia. Studi masih dibutuhkan untuk mengetahui secara pasti manfaat daun bawang untuk meningkatkan fungsi otak.

Catatan dari SehatQ

Sebelum mengonsumsi dan mengolah daun bawang, Anda perlu memotong dan membuang bagian akar dan ujung daun bawang. Setelahnya, Anda dapat memotong-motong daun bawang dan mencuci lapisan-lapisan daun bawang sebelum diolah atau dikonsumsi.

Anda bisa mendapatkan manfaat daun bawang dengan mengonsumsinya secara mentah ataupun memasukkannya ke dalam berbagai hidangan, seperti kuah, kukusan, dan sebagainya.

Bila Anda tidak bisa menghabiskan daun bawang, Anda bisa menyimpan daun bawang mentah di dalam kulkas selama kurang lebih seminggu dan memasukkan daun bawang yang sudah dimasak ke dalam kulkas sekitar dua hari.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/leek-benefits#section3
Diakses pada 22 Oktober 2019

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/365088-what-are-the-health-benefits-of-leeks/
Diakses pada 22 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5316450/
Diakses pada 22 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21428901
Diakses pada 22 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5316450/
Diakses pada 22 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3601579/
Diakses pada 22 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25153873
Diakses pada 22 Oktober 2019

Researchgate. https://www.researchgate.net/publication/280255879_Evaluation_and_comparison_of_the_content_of_total_polyphenols_and_antioxidant_activity_in_onion_garlic_and_leek
Diakses pada 22 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed