Anak Cinta Lingkungan dan Makhluk Hidup, Bisa Jadi Punya Kecerdasan Naturalis

Anak dengan kecerdasan naturalis selalu tertarik dengan makhluk hidup di sekitar
Salah satu cara mendidik anak dengan kecerdasan naturalis adalah dengan memberikannya kepercayaan untuk memelihara binatang

Dari Theory of Multiple Intelligence yang dikembangkan Dr. Howard Gardner pada tahun 1983, ada salah satu kecerdasan yang menarik, yaitu kecerdasan naturalis. Bagi anak dengan kecerdasan ini, mereka punya ketertarikan lebih pada lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya.

Tentunya, anak dengan kecerdasan naturalis tertarik untuk menghabiskan waktunya di luar ruangan. Selain itu, jenis kecerdasan ini tidak berarti seseorang terlahir dengan kecerdasan itu, namun bisa dikembangkan seiring dengan bertumbuhnya seorang anak.

Bagaimana mendapatkan kecerdasan naturalis?

anak dengan kecerdasan naturalis peduli dengan lingkungan sekitar
Anak dengan kecerdasan naturalis biasanya menjaga lingkungan sekitar

Seperti yang disinggung di atas, kecerdasan naturalis bisa diasah di masa kecil atau saat tumbuh dewasa. Untuk mendapatkannya, yang diperlukan adalah minat dengan alam sekitar untuk tahu apakah ada ketertarikan lebih jauh atau tidak.

Beberapa aktivitas yang bisa menjadi stimulus anak dengan kecerdasan naturalis adalah bergabung dengan pramuka, mendaki gunung, camping, berkunjung ke taman, bahkan menonton tayangan tentang alam seperti National Geographic.

Beberapa ciri anak dengan kecerdasan naturalis:

  • Mudah mendeteksi lingkungan sekitar

Anak dengan kecerdasan naturalis bisa menghafal tanaman, hewan, dan bebatuan yang ada di sekitar tanpa kesulitan. Mereka juga punya rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu ingin mengobservasi apa yang ada di lingkungan sekitar.

  • Tertarik dan sayang dengan makhluk hidup di sekitar

Selain ketertarikan untuk mengobservasi lingkungan sekitar lebih jauh, anak dengan kecerdasan naturalis juga suka mencari tahu tentang habitat hewan atau jenis tanaman yang ada di sekitar.

  • Tidak suka dengan apa pun yang merusak lingkungan

Begitu tingginya ketertarikan anak dengan kecerdasan naturalis  terhadap lingkungan, mereka tidak suka dengan aktivitas apa pun yang bisa merusak lingkungan. Contohnya penebangan pohon, polusi udara, hingga sembarangan memetik bunga.

  • Suka dengan aktivitas di luar ruangan 

Anak dengan kecerdasan naturalis tidak akan suka berlama-lama berada di dalam ruangan. Mereka lebih suka dengan aktivitas di luar ruangan yang memberi tempat untuk eksplorasi lingkungan lebih luas.

  • Tertarik dengan pelajaran biologi

Salah satu hal yang bisa membedakan anak dengan kecerdasan naturalis dengan lainnya adalah ketertarikannya pada pelajaran biologi atau tontonan yang berbau alam liar. Selain biologi, anak juga bisa tertarik dengan topik seputar geografi dan geologi.

  • Tahu perubahan lingkungan lebih dulu

Begitu detilnya anak dengan kecerdasan naturalis mengetahui seputar alam, mereka bahkan bisa mendeteksi adanya perubahan lingkungan yang mungkin tidak disadari orang kebanyakan. Contohnya mereka lebih peka dan tahu kapan akan terjadi hujan, apakah badai sudah dekat, kapan tanaman akan berbunga, atau saat seekor hewan membutuhkan sesuatu.

Salah satu tokoh dengan kecerdasan naturalis adalah Charles Darwin, seorang geologis asal Inggris yang menyumbangkan ide revolusionernya tentang teori evolusi. 

Pola belajar anak dengan kecerdasan naturalis

anak kecerdasan naturalis selalu menyayangi makhluk hidup dengan memberi makan binatang
Ajak anak untuk berinteraksi langsung dengan binatang

Apabila Anda mendeteksi anak memiliki ketertarikan dengan lingkungan hidup dan alam sekitar, maka bisa jadi ia memiliki kecerdasan naturalis. Mereka bisa dengan mudah mengklasifikasikan artefak atau jenis fosil yang mungkin sulit dihafal oleh anak lainnya.

Beberapa cara untuk menstimulasi kecerdasan naturalis anak di antaranya:

  • Membuat catatan observasi 

Anda bisa membuatkan buku catatan observasi tentang apa saja yang “diteliti” anak saat berada di luar ruangan. Hal ini bisa membantu mereka merangkum apa saja yang pernah diteliti dan apa yang belum. Semua pengetahuan bisa terdokumentasikan dengan baik.

  • Menjelaskan tentang perubahan iklim

Di saat era krisis iklim seperti ini, anak dengan kecerdasan naturalis tentu bisa menjelaskan dengan gamblang apa yang sedang terjadi. Bantu mereka membangun logika berpikir tentang sebab-akibat apa yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

  • Ajak interaksi langsung dengan makhluk hidup

Jangan ragu mengajak anak berinteraksi langsung dengan makhluk hidup seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, atau sekadar pergi ke taman atau area terbuka lainnya.

  • Foto objek natural

Pandu anak dengan kecerdasan naturalis lebih tahu apa yang mereka sukai dengan memberikan foto atau menggambarkan objek natural yang familiar dengan mereka.

Kunci mengembangkan kemampuan anak dengan kecerdasan tertentu adalah bertanya apa yang mereka sukai, dan Anda bisa menjembatani hal tersebut. Jadikan ketertarikan mereka terhadap subjek tertentu menjadi hal yang menyenangkan untuk dipelajari, dan Anda selalu ada untuk memberi dukungan.

Study. https://study.com/academy/lesson/naturalist-intelligence-definition-lesson-quiz.html
Diakses 7 Januari 2020

Scholastic. https://www.scholastic.com/teachers/articles/teaching-content/clip-save-checklist-learning-activities-connect-multiple-intelligences/
Diakses 7 Januari 2020

Psychologenie. https://psychologenie.com/characteristics-examples-of-naturalistic-intelligence
Diakses 7 Januari 2020

Artikel Terkait