Mengenal Kebiri Kimia dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Pria


Kebiri kimia adalah prosedur untuk mengurangi libido yang dikhususkan untuk penjahat seksual. Berbeda dengan vasektomi, kebiri kimia dilakukan dengan suntikan atau meminum pil.

0,0
06 Jan 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kebiri kimiaKebiri kimia adalah tindakan yang berbeda dengan vasektomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja mengesahkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.Aturan ini adalah turunan dari UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 mengenai Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Dalam pelaksanaan hukuman ini, pelaku kekerasan seksual terhadap anak akan diancam hukuman kebiri kimia. Pasal 1 ayat 2 dalam regulasi tersebut menyebutkan, "tindakan kebiri kimia merupakan pemberian zat kimia melalui penyuntikan atau metode lain kepada pelaku yang pernah dipidana karena praktik kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, sehingga menimbulkan korban lebih dari 1 (satu) orang, mengakibatkan luka berat, gangguan jiwa, penyakit menular, terganggu atau hilangnya fungsi reproduksi, dan/atau korban meninggal dunia, untuk menekan hasrat seksual berlebih, yang disertai rehabilitasi"Pasal 5 dalam peraturan pemerintah tersebut menerangkan bahwa tindakan kebiri kimia dikenakan untuk jangka waktu maksimal dua tahun.Sementara Pasal 6 disebutkan bahwa tindakan kebiri kimia akan ditempuh melalui tiga tahapan yaitu penilaian klinis, kesimpulan, dan pelaksanaan.Meski demikian, tidak sedikit juga kalangan medis yang tidak setuju dengan pemberlakukan hukuman tersebut. Selain melanggar Hak Asasi Manusia, kebiri kimia dinilai sangat merugikan bagi kesehatan jangka panjang orang yang melakukannya, bahkan efek sampingnya bisa sampai meninggal dunia.

Apa itu kebiri kimia?

Kebiri (orkiektomi) sebetulnya adalah operasi pengangkatan salah satu atau kedua testis alias organ seksual pada pria yang berfungsi memproduksi sperma dan hormon laki-laki (testosteron). Prosedur ini akan membuat fungsi alat kelamin Anda berubah, mulai dari tingkat kesuburan hingga keinginan Anda untuk melakukan hubungan seksual.Meskipun demikian, kebiri kimia berbeda dengan kebiri pada umumnya. Kebiri kimia adalah memasukkan bahan kimia yang bersifat antiandrogen, baik melalui pil atau suntikan, ke dalam tubuh pelaku tindak kejahatan seksual.Kebiri kimia adalah prosedur medis yang tidak mengubah bentuk fisik alat kelamin pria, tidak seperti kebiri biasa. Namun, fungsi kebiri ini mirip dengan kebiri pada umumnya, yakni memperlemah hormon testosteron dengan menurunkan level androgen di dalam aliran darah seseorang.Secara teori, menurunnya kadar androgen di dalam darah akan mengurangi keinginan seseorang melakukan hubungan seksual. Ketika kebiri kimia diterapkan sebagai hukuman pada para penjahat seksual, obat ini dapat menurunkan fantasi seksual mereka sehingga menurunkan nafsu untuk melakukan kejahatan seksual.[[artikel-terkait]]

Efek kebiri kimia pada pria

Rambut rontok adalah salah satu efek kebiri kimia pada priaKetika seorang pria menjalani kebiri kimia, ia akan merasakan efek dari lemahnya kadar testosteron dalam darah. Beberapa efek kebiri kimia adalah sebagai berikut:Pada kebiri kimiawi, dokter bisa menggunakan berbagai bahan kimia, misalnya medroxyprogesterone acetate, cyproterone acetate, dan LHRH agonist. Obat-obatan ini bukan hanya menurunkan jumlah testosteron, melainkan juga kadar estradiol dalam darah.Pada pria, estradiol (estrogen) sendiri berperan sebagai penguat tulang, fungsi otak, dan kesehatan kardiovaskuler. Dengan kata lain, obat-obatan tersebut dapat memberi efek samping kebiri kimia mulai dari osteoporosis, penyakit kardiovaskular, kerusakan metabolisme glukosa dan lipid, depresi, hingga infertilitas.

Apakah kebiri kimia sama dengan vasektomi?

Bukan, kebiri kimia berbeda dengan vasektomi. Kebiri kimia adalah prosedur yang dilakukan dengan suntikan atau meminum pil, sedangkan vasektomi adalah operasi kecil pada vas deferens (saluran sperma) yang bertujuan menghalangi sperma untuk bercampur dengan semen yang dikeluarkan dari penis saat pria melakukan hubungan seksual.Perbedaan mendasar vasektomi dan jenis kebiri ini adalah, pasien vasektomi masih bisa merasakan orgasme dan ejakulasi serta tidak menimbulkan impotensi. Sedangkan kebiri kimiawi akan membuat pelakunya mengalami disfungsi seksual.Perbedaan lain antara vasektomi dan kebiri kimiawi adalah lamanya efek dari prosedur tersebut. Pria yang menjalani vasektomi kemungkinan besar tidak akan bisa memiliki anak selamanya, kecuali menjalani prosedur bayi tabung.Sementara itu, efek kebiri kimia adalah hanya enam bulan saja. Setelah enam bulan, bila tidak ada komplikasi, fungsi organ seksual pada pria tersebut akan kembali seperti sedia kala.Mengingat efek kebiri kimia yang hanya sementara ini, penyuntikkan zat kimia akan dilakukan selama tiga bulan sekali sampai masa hukumannya habis. Di Korea Selatan, penjahat kelamin yang sangat parah (disebut parafilia), masa suntik kebiri kimia adalah tiga sampai lima tahun.

Catatan dari SehatQ

Kebiri kimia adalah tindakan medis untuk melemahkan kadar testosteron pria. Dengan begitu, pria akan mengalami penurunan kesuburan dan nafsu seksual. Prosedur ini umum diterapkan sebagai hukuman terhadap pelaku kejahatan seksual.Kebiri kimiawi diberikan melalui suntikan maupun pil oral. Namun, berbeda dengan vasektomi, jenis kebiri ini hanya bersifat sementara, idealnya selama 6 bulan. Setelah itu, yang bersangkutan perlu untuk kembali menjalani prosedur medis ini.Punya pertanyaan seputar kesehatan seksual? Anda bisa chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play
vasektomikesehatan priareproduksi pria
WebMD. https://www.webmd.com/cancer/what-is-orchiectomy
Diakses pada 4 Januari 2020
Kementerian Kesehatan RI. https://www.depkes.go.id/article/view/16051100002/menkes-pertimbangkan-efek-samping-hukuman-kebiri.html
Diakses pada 4 Januari 2020
JSTOR. https://www.jstor.org/stable/29767116?read-now=1&seq=1#page_scan_tab_contents
Diakses pada 4 Januari 2020
American Urological Association. https://www.urologyhealth.org/urologic-conditions/vasectomy
Diakses pada 4 Januari 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/chemical-castration
Diakses pada 4 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3565125/
Diakses pada 4 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/low-testosterone/warning-signs
Diakses pada 4 Januari 2020
CNN. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210104193518-255-589391/mengenal-kebiri-kimia-menghilangkan-fungsi-testis-dan-libido
Diakses pada 22 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait