KB Suntik, Apa Sajakah Kelebihan dan Kekurangannya?

(0)
31 Dec 2019|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
KB suntik termasuk alat kontrasepsi yang efektif, tapi tetap bisa memicu efek sampingseperti perut kembungSalah satu efek samping KB suntik adalah perut kembung
KB suntik merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak diminati. Alasan utamanya mungkin karena praktis dan tidak perlu mengingat jadwal minumnya setiap hari seperti pil KB.Tingkat keberhasilan alat kontrasepsi suntik juga lebih dari 99 persen jika digunakan dengan benar. Walau demikian, sebenarnya tidak ada metode kontrasepsi yang sempurna, termasuk KB suntik.

Cara kerja KB suntik

KB suntik mengandung hormon progestogen di dalamnya. Hormon ini menyerupai progestogen yang diproduksi oleh indung telur (ovarium).KB suntik bekerja dengan cara mencegah pelepasan sel telur dari ovarium tiap bulan, serta menebalkan lendir di sekitar leher rahim untuk menghalangi masuknya sperma. Suntikan KB bisa dilakukan ke bokong, lengan atas, perut, dan paha.Jika disuntikkan selama lima hari pertama menstruasi, alat kontrasepsi suntik bisa langsung bekerja secara efektif. Tapi bila tidak dilakukan dalam periode ini, dibutuhkan waktu tujuh hari agar alat ini berfungsi optimal untuk mencegah kehamilan.Untuk wanita yang baru melahirkan, KB suntik dapat langsung dilakukan dengan catatan Anda tidak menyusui. Tapi apabila menyusui, Anda perlu menunggu enam minggu sejak melahirkan sebelum melakukannya.

Kelebihan dan kekurangan KB suntik

Tidak ada metode kontrasepsi yang sempurna, termasuk KB suntik. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi bentuk injeksi yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk memilihnya.

Kelebihan KB suntik

  • Dapat bertahan selama 8-13 minggu, tergantung jenisnya
  • Tidak perlu menghitung masa subur atau memasang alat kontrasepsi dulu sebelum berhubungan intim
  • Bisa menjadi pilihan bagi wanita yang alergi terhadap bahan estrogen dalam alat kontrasepsi lain
  • Tidak perlu minum pil setiap hari
  • Aman untuk ibu menyusui
  • Tidak berinteraksi dengan obat-obatan lainnya
  • Bisa mengurangi nyeri saat haid

Kekurangan KB suntik

  • Haid menjadi tidak teratur, bisa lebih banyak atau berhenti sama sekali
  • Kenaikan berat badan
  • Berkurangnya kepadatan tulang, tetapi kondisi ini akan terhenti setelah suntikan dihentikan
  • Mengalami sakit kepala, kembung, payudara sakit, dan perubahan suasana hati (mood swing)
  • Tidak melindungi Anda dari infeksi menular seksual. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi KB suntik diduga menurunkan kadar estrogen sehingga wanita lebih rentan terhadap infeksi vagina maupun infeksi leher rahim (serviks)
  • Setelah suntik dihentikan, Anda kemungkinan membutuhkan waktu hingga setahun agar bisa hamil lagi
  • Mengalami iritasi dan bengkak pada area suntikan
  • Meski jarang, KB suntik dapat menyebabkan alergi
Kontrasepsi hormonal sering diisukan dapat memicu kanker payudara. Meski sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kaum hawa yang menggunakan kontrasepsi hormonal (seperti KB suntik) lebih berisiko terkena kanker payudara, risikonya terbilang sangat kecil dan hubungan di antara keduanya masih kompleks.

Tidak semua orang cocok menggunakan KB suntik

Alat kontrasepsi suntik termasuk aman dan efektif. Namun ada sebagian wanita yang tidak disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi ini. Siapa sajakah mereka?
  • Wanita yang berencana hamil dalam waktu dekat
  • Wanita yang sedang menjalani pengobatan untuk kanker payudara
  • Wanita yang memiliki penyakit hati yang berat
  • Wanita yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti merokok atau mengidap diabetes melitus
  • Wanita yang pernah mengalami serangan jantung atau stroke
Dokter akan bertanya mengenai riwayat kesehatan Anda serta medis keluarga untuk memastikan metode kontrasepsi ini aman untuk Anda. Informasikan juga mengenai operasi yang pernah Anda jalani pada dokter.

Tak hanya wanita, pria juga bisa mendapatkan KB suntik

Pada November 2019 silam, para peneliti di India mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan uji klinis KB suntik yang dinamakan RISUG (reversible inhibition of sperm under guidance).Uji coba dilakukan pada lebih dari 300 pria, dan memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 97% untuk mencegah kehamilan. Suntikan KB ini dilakukan pada testis dan diklaim dapat bertahan hingga 13 tahun.Di Amerika Serikat, KB suntik untuk pria bernama Vasalgel juga tengah dikembangkan. Saat uji klinis pada monyet, alat kontrasepsi ini dapat mencegah kehamilan dengan efektifMeski begitu, masih dibutuhkan uji coba terhadap manusia guna mengetahui efeknya akan sama atau tidak. Bila terbukti sama, berarti para pria mungkin saja akan menyambut pilihan kontrasepsi baru selain kondom dan prosedur vasektomi.Keputusan untuk menggunakan jenis alat kontrasepsi harus dipikirkan secara matang, termasuk KB suntik. Jangan malu dan ragu untuk mendiskusikannya bersama pasangan agar mendapatkan solusi yang memuaskan bagi semua pihak.Anda dan pasangan juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan alat kontrasepsi supaya jenis alat KB yang Anda pilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan atau gaya hidup Anda.
penggunaan kbmerencanakan kehamilankontrasepsi
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/contraceptive-injection/
Diakses pada 31 Desember 2019
Better Health Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/contraception-injections-for-women
Diakses pada 31 Desember 2019
Live Science. https://www.livescience.com/male-birth-control-risug.html
Diakses pada 31 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait