Faktor Penyebab Kasus Bunuh Diri di Indonesia Sangat Tinggi


Mengapa kasus bunuh diri di Indonesia tinggi? Penyebab bunuh diri biasanya datang dari tekanan orang lain, seperti bullying, pelecehan seksual, hingga lilitan utang untuk mencukupi kebutuhan harian.

0,0
18 Oct 2019|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab bunuh diriDepresi dan lilitan utang sering jadi penyebab orang memutuskan untuk bunuh diri
Bunuh diri menjadi jalan keluar singkat yang diambil sebagian orang saat mereka tertekan. Penyebab bunuh diri paling sering adalah depresi akibat tekanan dari orang lain atau keadaan hidup. Biarpun begitu, aksi menghilangkan nyawa sendiri ini sangat tidak dibenarkan.
Depresi pun akan menjadi masalah kesehatan jiwa yang besar di Indonesia. Terlebih pada 2020, Indonesia akan mendapatkan "bonus" demografis. Artinya, diprediksi akan ada lebih banyak orang yang mengalami depresi, bahkan memiliki pemikiran bunuh diri. Penderita depresi akan sulit melakukan aktivitas produktif, termasuk kuliah maupun bekerja.Badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) bahkan memprediksi depresi akan menjadi penyakit dengan angka kasus tertinggi kedua, setelah penyakit jantung. Untuk itu, kenali

Hubungan depresi dan bunuh diri di Indonesia

Kepala koordinator komunitas Into the Light Indonesia, Benny Prawira Siauw mengingatkan, tentang akibat dari banyaknya kasus. Apabila depresi sampai berujung pada tindakan bunuh diri, Indonesia akan kehilangan banyak orang, termasuk potensi sumber daya manusia unggul."Penting bagi kita membicarakan ini untuk Indonesia," ujar Benny dalam acara "Semicolon: It's Not The End Of My Journey" beberapa waktu lalu di Unika Atma Jaya, Jakarta.Benny juga mendalami ilmu mengenai perilaku dan pencegahan bunuh diri atau suicidology. Menurutnya, tindakan bunuh diri berawal dari pemikiran hendak mengakhiri hidup dengan cara mematikan, secara sengaja. Ia menyebutkan, sebanyak 800 ribu jiwa meninggal dunia akibat bunuh diri per tahun. Artinya, tindakan bunuh diri telah merenggut 1 korban jiwa setiap 40 detik."Angka ini bahkan lebih tinggi, dibandingkan jumlah korban perang yang digabungkan dengan pembunuhan," kata Benny.

Angka kasus bunuh diri di Indonesia

Hingga tahun 2012, diketahui ada 9.106 orang di Indonesia yang meninggal dunia akibat bunuh diri. Sebelumnya, pada periode 1990-2016, jumlahnya sebanyak 8.580 jiwa. Jumlah kematian akibat bunuh diri di Indonesia, diprediksi merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.Meski demikian, Benny meyakini jumlah yang sesungguhnya malah lebih tinggi. Sampai saat ini, Indonesia belum memiliki sistem pencatatan kematian akibat bunuh diri (suicide death registry system).

Penyebab bunuh diri yang paling sering di Indonesia

Penyebab bunuh diri bisa bermacam-macam. Namun, kebanyakan berasal dari tekanan orang lain. Berikut sejumlah penyebab bunuh diri yang sering terjadi di Indonesia.

1. Perasaan kesepian

Remaja berusia 13-15 tahun, bahkan sudah bisa merasakan kesepian. Namun, masyarakat masih sering menganggap remeh kondisi tersebut. Benny menjelaskan, remaja tetap berisiko mengalami kesepian, saat memiliki geng sekalipun. Apabila kebutuhan sosialnya belum terpenuhi, remaja bisa tetap kesepian.

2. Perisakan (bullying)

Permasalahan lain yang memicu tindakan bunuh diri adalah perisakan atau bullying. Benny menilai, masyarakat masih cenderung menganggap bullying sebagai hal yang lumrah. Padahal, bullying memberikan dampak signifikan terhadap tindakan bunuh diri. "Kita harus memikirkan, bagaimana cara mencegah bullying, agar bisa mencegah bunuh diri?" kata Benny.

3. Pelecehan seksual

Menjadi korban pelecehan seksual di masa kanak-kanak bisa berdampak hingga masuk masa remaja. Korban terus merasakan luka batin dan emosional. Kondisi ini pun berisiko menimbulkan pemikiran untuk bunuh diri jika tidak ditangani dengan tepat.

4. Tinggal bersama orang tua atau wali

Selama ini banyak anggapan, tinggal bersama keluarga, dalam hal ini orangtua atau wali, bisa menjaga kesehatan kita. Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya. Benny menjelaskan, tinggal bersama orangtua maupun wali malah berisiko menimbulkan pikiran bunuh diri. Meski demikian, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.Apabila ada teman yang menceritakan pikirannya untuk bunuh diri akibat orangtua atau wali, jangan ingatkan soal kisah Malin Kundang. Tetaplah jadi pendengar yang baik dan cobalah tetap bersikap netral.

5. Lilitan utang

Tidak semua orang beruntung memiliki penghasilan tetap untuk mencukupi kebutuhan. Beberapa orang perlu berjuang lebih keras hingga harus meminjam uang dari banyak sumber. Memanfaatkan pinjaman online (pinjol) dengan bunga tinggi pun kadang terpaksa dilakukan.Lebih parahnya, banyak orang yang tidak mampu melunasi utang tersebut hingga akhirnya bunganya menjadi berlipat. Tekanan untuk membayar utang dari pinjol juga sering membuat orang memilih bunuh diri.Baca juga: Dampak Terlilit Utang Pinjaman Online Bagi Kesehatan Mental

Tanda orang mau bunuh diri

Dikutip dari situs komunitas Into the Light, tanda-tanda bunuh diri bisa berbeda pada setiap orang. Meski demikian, waspadailah tanda-tanda ini pada orang terdekat Anda.
  • Menyampaikan keinginan bunuh diri
  • Menghujat dan menyatakan kebencian terhadap diri sendiri
  • Mencari cara mematikan sebagai metode bunuh diri
  • Mempersiapkan "peninggalan" seperti surat wasiat
  • Mengucapkan perpisahan secara mendadak
  • Menarik diri dari pergaulan
  • Berperilaku merusak atau melukai diri sendiri
  • Mengalami perubahan fisik dan mood secara drastis
Apabila orang terdekat menunjukkan salah satu atau sejumlah tanda di atas, jangan ragu untuk menawarkan bantuan dan pendampingan.

Cara mendampingi orang yang ingin bunuh diri

Simak tips "pertolongan pertama" bagi Anda yang ingin mendampingi orang yang berniat bunuh diri berikut ini:
  • Pastikan diri Anda dalam kondisi baik
  • Jangan lakukan pendampingan seorang diri
  • Hindari memberikan ayat-ayat suci
  • Jangan rahasiakan kemungkinan bunuh diri
  • Apabila sudah melibatkan keberadaan maupun penggunaan senjata, segera hubungi polisi dan rumah sakit
  • Tetap tenang dan hindari mengomeli orang yang mau bunuh diri.
Baca juga: Langkah Pencegahan Bunuh Diri yang Bisa Anda Lakukan

Catatan dari SehatQ

Bunuh diri memang sering dikaitkan dengan depresi. Cobalah melihat tanda-tanda orang yang punya niatan untuk bunuh diri sebelum dia melakukannya. Saat mendampinginya, tetap tenang dan mintalah pertolongan kepada profesional.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar faktor penyebab bunuh diri dan kesehatan mental lainnta, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
depresibunuh diribullying
Into The Light Indonesia. https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/tanda-peringatan-bunuh-diri/Diakses pada 18 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait