Karies Gigi pada Anak Jangan Disepelekan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya


Karies gigi pada anak umum terjadi hingga menyebabkan gigi Si Kecil menjadi kecokelatan, menghitam, bahkan tidak utuh. Kondisi ini terjadi akibat sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.

(0)
23 Mar 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Karies gigi pada anak dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manisKaries gigi pada anak menyebabkan gigi menjadi kecokelatan atau hitam
Karies gigi pada anak merupakan salah satu masalah gigi yang sering terjadi. Karies gigi adalah hilangnya substansi gigi akibat asam yang dibentuk oleh bakteri dalam plak gigi. Akibatnya, gigi menjadi kecokelatan, menghitam, atau bahkan tidak utuh.Gigi karies yang tidak mendapatkan perawatan bisa memicu kerusakan pada seluruh mahkota gigi. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit dan infeksi sehingga menyebabkan anak mengalami masalah dalam makan atau berbicara. Sebagai orangtua, tentunya Anda harus memerhatikan kondisi karies gigi anak.

Penyebab karies gigi pada anak

Proses terjadinya karies gigi anak diawali dengan bakteri di mulut memakan gula dari makanan atau minuman yang menempel di gigi. Kemudian, bakteri tersebut menghasilkan asam yang dapat merusak permukaan luar gigi (enamel) hingga terjadilah karies. Plak pada gigi kemudian akan timbul dan mengubah gigi anak menjadi cokelat atau hitam. Kerusakan yang terus berlanjut bisa menyebabkan gigi anak berlubang. Terdapat berbagai penyebab karies gigi pada anak, di antaranya:
  • Sering mengonsumsi makanan dan minuman manis

minuman manis
Terlalu banyak konsumsi minuman manis picu karies gigi
Karies gigi pada anak dapat dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis. Apalagi anak-anak biasanya senang makan permen, kue, es krim, atau keripik. Gula pada makanan atau minuman tersebut dapat diubah menjadi asam oleh bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi.
  • Jarang menyikat gigi

Kebersihan mulut yang buruk, termasuk jarang menyikat gigi, dapat menyebabkan karies gigi anak. Sebab, bakteri di mulut dan zat sisa makanan akan lebih banyak menempel di gigi. Anak juga mungkin belum dapat menyikat gigi dengan benar sehingga gigi tidak dibersihkan secara menyeluruh.
  • Kekurangan fluoride

fluoride dalam pasta gigi
Kekurangan fluoride sebabkan gigi mengalami kerusakan
Fluoride adalah mineral yang terbentuk secara alami untuk melindungi gigi dari kerusakan. Oleh sebab itu, kekurangan mineral ini juga bisa memicu karies gigi pada anak. Kandungan fluoride umumnya ditemukan pada air mineral, pasta gigi, dan obat kumur yang banyak dijual di pasaran.Prevalensi karies gigi menurut WHO yang berasal dari Global Burden of Diseases Study pada tahun 2017, menyatakan 530 juta anak di seluruh dunia memiliki gigi karies. Prevalensi ini meningkat pesat pada negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

Gejala karies gigi pada anak

Pada awalnya, gigi karies tidak akan menunjukkan perubahan yang signifikan. Namun, seiring berjalannya waktu, kerusakan bisa semakin terlihat. Adapun gejala karies gigi anak yang dapat terjadi, di antaranya:
  • Timbul plak putih pada permukaan gigi yang biasanya diabaikan.
  • Bercak kuning atau kecokelatan pada gigi mulai muncul sebagai tanda kerusakan telah berkembang.
  • Gigi mulai kehitaman dan bahkan menjadi tidak utuh, yang menunjukkan bahwa telah terjadi pembusukan.
Karies gigi pada anak perlu mendapat perawatan dengan tepat. Periksakan Si Kecil ke dokter gigi anak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karies gigi anak yang segera diatasi dapat mencegah perburukan kondisi.

Cara mengatasi dan mencegah karies gigi pada anak

Jika karies gigi pada anak masih pada tahap awal dan terbilang ringan, Anda dapat membantu anak menyikat gigi secara teratur sebagai cara mencegah karies gigi bertambah luas dan menghentikan proses karies tersebut.Membersihkan gigi anak dapat dimulai dari anak sudah tumbuh gigi pertamanya. Bagi anak berusia 3 tahun ke atas, gunakan pasta gigi berfluoride sedikit saja untuk membantu menguatkan gigi. Namun, jika karies gigi anak sudah dalam tahap lanjut, dokter gigi akan menentukan perawatan sesuai dengan tingkat keparahannya.Cara mengobati karies gigi pada anak mungkin dilakukan dengan penambalan atau pencabutan gigi. Supaya anak tidak trauma saat cabut gigi, dokter dapat memberi obat anestesi yang sesuai untuk kondisi anak.Sementara itu, cara mencegah karies gigi pada anak dapat dilakukan dengan:
  • Menyikat gigi anak secara rutin minimal 2 kali sehari
  • Menggunakan pasta gigi berfluoride
  • Batasi mengonsumsi makanan dan minuman manis
  • Hindari menggunakan peralatan makan bersama untuk menghindari bakteri berpindah
  • Melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.
Dengan melakukan cara mencegah karies gigi anak di atas, kesehatan gigi Si Kecil akan senantiasa terjaga. Untuk bertanya lebih lanjut seputar karies gigi pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan anakkesehatan gigigigi berlubang
WHO. https://apps.who.int/iris/rest/bitstreams/1266137/retrieve
Diakses pada 09 Maret 2021
CDC. https://www.cdc.gov/oralhealth/basics/childrens-oral-health/index.html
Diakses pada 09 Maret 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/tooth-decay-young-children
Diakses pada 09 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/childrens-health/cavities-in-kids#prevention
Diakses pada 09 Maret 2021
Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/tooth-decay-caries-or-cavities-in-children#:~:text=Treatment%20will%20depend%20on%20your,damage%20caused%20by%20tooth%20decay.
Diakses pada 09 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait