Memberikan air putih untuk bayi mengakibatkan bayi kurang minat menyusu
Bayi diperbolehkan minum air putih setelah berusia enam bulan.

Banyak orang beranggapan bahwa memberikan air minum atau air putih untuk bayi, seharusnya menjadi hal yang lumrah dan tidak membahayakan. Namun, tahukah Anda bahwa bayi berusia di bawah enam bulan tidak boleh mengonsumsi air minum?

Seorang ahli kesehatan anak dari California, Amerika Serikat, Dr. Alan Greene mengatakan, jumlah air pada ASI maupun susu formula, sudah mencukupi kebutuhan bayi. Ini sudah termasuk air yang keluar melalui urine, feses, dan paru-paru.

Bayi yang masih mendapatkan ASI pun sebenarnya belum membutuhkan air minum. Sebab, ASI terdiri dari 88 persen air, dan telah memberikan asupan cairan yang cukup untuk bayi. Apabila bayi minum dengan cukup, baik dari ASI maupun susu formula, maka orangtua tidak perlu mencemaskan kemungkinan dehidrasi.

Menunda Pemberian Air Putih untuk Bayi

Mengapa Anda disarankan tidak memberikan air putih untuk bayi di bawah enam bulan? Berikut ini penjelasannya.

Berkurangnya minat menyusu:

Air cenderung memberikan kalori kosong. Akibatnya, minat bayi untuk menyusu menjadi berkurang. Hal ini dikhawatirkan bisa memicu penurunan berat badan bayi, dan kenaikan kadar bilirubin.

Adanya potensi keracunan air:

Air yang diberikan pada bayi baru lahir bisa menyebabkan keracunan air, yang mengencerkan nutrisi lain dalam tubuhnya.

Risiko dehidrasi:

Terlalu banyak air bisa mengakibatkan ginjal bayi menguras elektrolit dan sodium, sehingga menyebabkan dehidrasi.

Panduan Konsumsi Air Putih untuk Bayi 6-12 Bulan

Pada masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI), bayi boleh diperkenalkan pada air minum. Menurut Kellymom, saat makanan padat diberikan pada usia 5-6 bulan, asupan susu bayi mulai berkurang dari 750-900 ml, menjadi 400-750 ml per hari.

Ini semua juga tergantung dari pengenalan MPASI, jenis makanan solid, dan cara konsumsinya. Target bagi bayi 6-12 bulan adalah memastikan asupan nutrisi yang ideal untuk pertumbuhannya.

Untuk mencapai target tersebut, maka MPASI harus dimulai secara perlahan dan dalam beberapa tahap. Pemberian air sudah boleh dilakukan. Namun karena masih adanya asupan susu formula dan ASI, bayi tidak membutuhkan lebih dari 60-120 ml cairan per hari.

Panduan Konsumsi Air Putih untuk Bayi di Atas 12 Bulan

Pada saat bayi mencapai usia 12 bulan, maka idealnya, takaran susu per hari adalah sekitar 475 ml. Bayi pun mulai bisa rutin mengonsumsi sarapan, makan siang, serta makan malam. 

Aktivitas makan bayi sudah meningkat, begitu pula dengan variasi makanannya. Dengan demikian, kebutuhan asupan susu pun berkurang. Oleh karena itu, bayi akan mengonsumsi lebih banyak air minum.

Departemen Agrikultur Amerika Serikat merekomendasikan balita mendapatkan 1,3 liter airper hari, dari berbagai sumber makanan dan minuman, termasuk susu. Hidrasi yang cukup akan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan, dan menghindari kekurangan air.

Pastikan anak sudah mendapatkan asupan air yang cukup. Gunakan tips ini untuk mencukupi kebutuhan air pada balita.

Minum sedikit, tetapi sering:

Biasakan anak minum sepanjang hari. Jika memberikan jus buah, pastikan tidak lebih dari 120 ml per hari, supaya anak tidak merasa kenyang akibat air.

Pilih tempat minum yang menarik:

Gunakan gelas atau sedotan berwarna-warni, untuk memotivasi Si Kecil.

Perhatikan cuaca dan aktivitas anak:

Berikan anak minuman sebelum, saat dan sesudah beraktivitas, sekitar 120 ml setiap 20 menit. Satu tegukan kira-kira adalah sekitar 30 ml.

Berikan asupan makanan yang kaya air:

Anda bisa menyediakan sup, buah-buahan (semangka, jeruk, dan anggur). Tambahkan juga perasan lemon, jeruk nipis, atau timun, untuk memperkaya rasa.

Memberikan air putih untuk bayi sebelum waktunya, bisa menimbulkan bahaya. Sebab, tubuh bayi berbeda dari orang dewasa. Yang penting, selalu perhatikan tanda-tanda dehidrasi pada anak. Selain itu, perhatikan juga berbagai aktivitas harian anak. Jadi, Anda bisa menyiapkan asupan yang sesuai, termasuk minuman untuk anak.

Seorang dokter spesialis diet anak dari Rumah Sakit Anak Texas, Amerika Serikat, Kristi King mengatakan, balita berusia hingga 3 tahun, direkomendasikan minum 2-4 cangkir air setiap hari. Sementara itu, anak berusia 2-5 tahun disarankan minum air 5 cangkir per hari.

Healhtline. https://www.healthline.com/health/parenting/babies-drink-water
Diakses pada Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/guide/kids-healthy-hydration#1
Diakses pada 1 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed