logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

4 Vitamin dan Suplemen Penambah Darah untuk Mengatasi Anemia

open-summary

Selain konsumsi makanan, ada beberapa vitamin dan suplemen penambah darah yang bisa diberikan, misalnya tablet besi. Selain itu, ada apa lagi?


close-summary

13 Jul 2022

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

vitamin dan suplemen penambah darah

Minum vitamin atau suplemen penambah darah harus sesuai anjuran dokter

Table of Content

  • Macam-macam vitamin dan suplemen penambah darah
  • Siapa saja yang harus minum tablet tambah darah?
  • Catatan dari SehatQ

Hampir sebagian besar jenis anemia dapat diobati dengan mengganti pola makan yang kaya zat besi atau nutrisi. Salah satu cara mengatasi anemia selain lewat makanan adalah minum vitamin atau suplemen penambah darah.

Advertisement

Konsumsi tablet tambah darah ini berfokus untuk memenuhi nutrisi yang mungkin kurang sehingga sel darah merah dapat kembali normal. Cara ini juga dilakukan untuk mencegah komplikasi. 

Apa saja vitamin yang diperlukan untuk membantu mengatasi kurang darah? Simak lengkapnya dalam artikel ini.

Macam-macam vitamin dan suplemen penambah darah

Dokter akan merekomendasikan berbagai perawatan anemia sesuai dengan penyebabnya. Masing-masing perawatannya bertujuan untuk meningkatkan sel darah merah.

Untuk mengatasi anemia, dokter kerap menganjurkan konsumsi makanan penambah darah. Selain itu, dokter juga mungkin saja meresepkan beberapa vitamin dan suplemen tertentu.

Berikut ini adalah beberapa vitamin dan suplemen penambah darah untuk anemia:

1. Suplemen zat besi

Penyebab anemia yang paling umum adalah kekurangan zat besi. Kondisi ini disebut sebagai anemia defisiensi zat besi. Itu sebabnya, suplemen zat besi jadi salah satu tablet tambah darah yang sering dokter berikan.

Sebenarnya, kebutuhan zat besi bisa didapatkan dari makanan yang mengandung zat besi. Namun, konsumsi tablet tambah darah mungkin diperlukan untuk membantu mengejar ketertinggalan.

Zat besi adalah salah satu mineral yang dibutuhkan agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Zat besi berperan penting dalam memproduksi hemoglobin dan mioglobin dalam sel darah merah. Kekurangan zat besi membuat produksi sel darah merah, hemoglobin, dan mioglobin jadi terganggu.

Salah satu jenis suplemen zat besi adalah ferrous sulfate. Suplemen zat besi tersedia dalam bentuk tablet dan cair. Sebagian besar orang mengonsumsi 150 mg hingga 200 mg setiap hari.

Akan tetapi, dokter akan merekomendasikan dosis harian berdasarkan kadar zat besi dalam tubuh.

Anda juga mungkin perlu minum suplemen zat besi selama beberapa bulan atau lebih, agar kadar sel darah merah kembali normal. Temukan asupan zat besi melalui makanan, seperti daging unggas dan sapi tanpa lemak, makanan laut, kacang dan bias buahan kering, makanan hijau, atau roti.

Dalam kasus anemia defisiensi zat besi yang cukup berat, suplemen zat besi mungkin saja diberikan secara injeksi.

2. Vitamin B12

Kekurangan nutrisi tertentu bisa menyebabkan kurang darah, salah satunya vitamin B12.

Mengutip Mayo Clinic, vitamin B12 (cobalamin) berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, metabolisme sel, menjaga fungsi saraf, dan memproduksi DNA.

Maka itu, vitamin B12 sering direkomendasikan sebagai salah satu vitamin penambah darah. Selain bentuk tablet, anemia akibat kekurangan vitamin B12 juga dapat diberikan dengan suntikan vitamin B12.

Apabila mengonsumsinya dalam dosis yang tepat, vitamin penambah darah ini tergolong aman.

Dosis yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 2,4 mcg. Vitamin B12 juga aman untuk wanita hamil dan menyusui, vegetarian, dan vegan.

Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin B12 melalui daging unggas, daging sapi, ikan, dan susu.

Pemberian vitamin B12 biasanya dilakukan melalui suntikan terlebih dahulu. Kemudian, dokter akan melihat terlebih dahulu apakah Anda membutuhkan suplemen tablet tambahan atau tidak.

Pengobatan untuk mengatasi anemia ini mungkin akan dilakukan dalam jangka waktu satu bulan atau bahkan sepanjang hidup Anda.

3. Vitamin B9

Vitamin B9 atau folat adalah salah satu bagian dari vitamin B kompleks yang penting dalam pembentukan sel darah merah dan kesehatan sel.

Sedangkan asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9, yang bermanfaat untuk mengurangi risiko cacat lahir pada otak dan tulang belakang.

Sebagai vitamin penambah darah, vitamin B9 bekerja sama dengan vitamin B6, vitamin B12, dan nutrisi lainnya untuk membantu produksi sel darah merah.

Kekurangan folat bisa menyebabkan sel darah merah mempunyai bentuk yang lebih besar dari normal.

Jenis anemia akibat kekurangan vitamin, seperti vitamin B12 dan folat disebut anemia defisiensi vitamin

Untuk mengatasi anemia defisiensi vitamin, rekomendasi dosis folat harian orang dewasa adalah sekitar 400 mcg. Sementara, untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan atau hamil, disarankan mengonsumsi asam folat sekitar 400 mcg-1000 mcg dalam sehari.

Anda bisa mengonsumsi multivitamin B9 dalam bentuk kunyah, tablet, soft gel, atau tablet isap.

Untuk mengembalikan kadar folat, biasanya pengobatan dilakukan selama 4 bulan.

Dalam beberapa kasus, memperbaiki pola makan kaya folat dapat membantu mengatasi dan mencegah kondisi kekurangan asupan vitamin.

Tak hanya melalui suplemen atau tablet tambah darah, Anda juga bisa mendapatkan asupan folat melalui sayuran hijau, kacang-kacangan, kacang polong, jeruk, pisang, melon, atau stroberi.

4. Vitamin C

Vitamin C juga jadi salah satu vitamin yang dapat membantu mengatasi kurang darah. Ini karena vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi, mencegah kekurangan zat besi, sekaligus membantu pembentukan sel darah merah.

Itu sebabnya, konsumsi suplemen zat besi sebaiknya dibarengi dengan asupan vitamin C supaya tubuh dapat menyerap dengan lebih baik.

Orang dewasa berusia 19-64 tahun membutuhkan asupan 40 mg vitamin C dalam sehari.

Jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin C melalui makanan atau suplemen setiap hari, tapi jangan berlebihan. Sebab, kelebihan vitamin C tidak dapat disimpan di dalam tubuh dan dibuang melalui urine. Ini dapat memperberat kerja ginjal.

Siapa saja yang harus minum tablet tambah darah?

Ada berbagai macam jenis anemia yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Dalam Cleveland Clinic dijelaskan, bahwa setiap jenis anemia menyebabkan jumlah sel darah merah mengalami penurunan.

Akan tetapi, tidak jenis anemia dapat diatasi atau dicegah dengan mengonsumsi vitamin atau suplemen penambah darah. Pasalnya, beberapa anemia disebabkan oleh masalah kerusakan sumsum tulang.

Beberapa jenis anemia yang membutuhkan tablet tambah darah, antara lain:

Wanita yang mengalami menstruasi berat pun biasanya dianjurkan untuk minum tablet tambah darah selama menstruasi untuk mencegah gejala anemia memburuk.

Meski vitamin dan bisa didapat tanpa resep dokter, akan sangat baik jika Anda berkonsultasi dulu dengan dokter. Dengan demikian, dokter dapat memberi tahu dosis yang tepat. Sebab terlalu banyak konsumsi vitamin, khususnya tablet besi untuk tambah darah bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Catatan dari SehatQ

Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi, vitamin B12, dan folat. Selain pola makan, konsumsi vitamin penambah darah juga bisa membantu.

Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter tablet tambah darah yang tepat sebelum meminumnya. Sebab, beda penyebab, bisa beda suplemen penambah darah yang diberikan. 

Anda juga bisa melakukan konsultasi online dengan dokter mengenai vitamin atau supelemen penambah darah di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download di App Store dan Google Play, secara gratis.

Advertisement

anemiasel darah merahzat besipenyakitanemia defisiensi besianemia defisiensi vitamin b12 dan folat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved