EKG berfungsi untuk memeriksa kesehatan jantung
Pemasangan EKG berguna untuk memeriksa kondisi jantung dan mendeteksi ada tidaknya masalah pada organ vital ini

Pemasangan EKG atau elektrokardiogram sering dijadikan tes untuk mengecek kondisi organ jantung melalui pemantauan sinyal listrik di jantung. Alat EKG memiliki ciri khas berupa tempelan-tempelan sensor atau elektroda yang ditempelkan pada tubuh.

Anda mungkin biasanya sudah melihat elektroda yang tertempel pada tubuh pasien. Namun, apakah Anda sudah mengetahui fungsi dan proses pemasangan EKG?

Kapan pemasangan EKG diperlukan?

Pemasangan EKG utamanya dilakukan untuk memeriksa ada tidaknya masalah pada organ jantung dan memantau kondisi jantung Anda. Pemeriksaan EKG juga sering dilakukan saat medical check-up rutin.EKG dapat menangkap sinyal elektrik dari jantung melalui sensor yang terpasang pada tubuh.

Pemasangan EKG dilakukan di rumah sakit, ambulans, ataupun ruangan dokter. Selama proses pemeriksaan dengan EKG, detak jantung yang dipicu oleh sinyal elektrik pada jantung akan dipantau.

Pemasangan EKG sangat penting dilakukan jika Anda mengalami gejala penyakit jantung, seperti:

  • Detak jantung tidak menentu
  • Rasa nyeri di dada
  • Jantung yang berdebar kencang
  • Adanya suara jantung yang tidak normal ketika dokter melakukan pemeriksaan detak jantung dari stetoskop
  • Kesulitan bernapas

Gejala-gejala tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan EKG. Namun, pemasangan EKG juga disarankan untuk orang berusia 50 tahun ke atas atau memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit jantung.

Bagaimana prosedur pemasangan EKG?

Pemasangan EKG tidaklah sulit ataupun rumit, karena Anda hanya akan diminta untuk berbaring sementara sensor atau elektroda ditempelkan pada dada dan beberapa anggota tubuh lainnya.

Sebelum berbaring, Anda mungkin akan diminta untuk mengganti pakaian dengan baju khusus yang telah disediakan. Setelahnya 12 sampai 15 sensor yang berukuran seperti koin akan ditempelkan pada dada, lengan, dan paha dengan gel.

Terkadang, perawat akan mencukur rambut-rambut di dada yang mungkin menghalangi area tempat pemasangan EKG. Sensor-sensor tersebut tersambung dengan mesin EKG melalui kabel.

Setelahnya, Anda hanya perlu berbaring dan menunggu selama beberapa menit sementara mesin EKG mencatat aktivitas sinyal elektrik yang akan ditampilkan dalam bentuk grafik gelombang.

Saat pemasangan EKG sudah dilakukan, Anda tidak boleh bergerak dan berbicara. Berbaringlah dengan diam sambil bernapas secara normal.

Setelah hasil sudah tercatat, dokter atau perawat akan melepas sensor pada tubuh Anda. Pemeriksaan EKG biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit.

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan EKG Anda tidak memiliki masalah jantung, maka dokter hanya akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin selanjutnya.

Namun, bila ada masalah pada jantung, dokter akan segera memberitahukan kondisi yang dialami dan melakukan pemeriksaan lain atau menyarankan berbagai penanganan yang dapat dijalani.

Perlu diketahui bahwa tidak semua ritme jantung yang bermasalah dapat dipantau melalui pemasangan EKG, karena terkadang ritme jantung tersebut dapat muncul dan hilang begitu saja.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dokter terkadang akan meminta Anda untuk menggunakan alat lain yang bisa memonitor ritme jantung, seperti monitor Holter, event recorder, atau tes stres.

Apakah ada persiapan khusus sebelum pemasangan EKG?

Sebenarnya tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum pemasangan EKG, tetapi Anda perlu menghindari meminum air dingin dalam jumlah banyak atau berolahraga. Air dingin dapat mengubah pola elektrik jantung saat pemeriksaan.

Sementara berolahraga dapat meningkatkan detak jantung dan berdampak pada hasil tes pemeriksaan EKG.

Apakah ada bahaya dari pemeriksaan EKG?

Anda bisa menghembuskan napas karena pemeriksaan EKG sangat aman dan tidak menimbulkan rasa sakit. Anda mungkin hanya akan mengalami ruam-ruam pada kulit di tempat sensor dipasang yang nantinya akan hilang dengan sendirinya.

Anda tidak perlu khawatir tersetrum, karena pemasangan EKG hanya mencatat sinyal elektrik pada jantung dan tidak mengalirkan listrik ke tubuh Anda.

Catatan dari SehatQ

Pemasangan EKG berperan untuk mengecek kondisi jantung dan mencari ada tidaknya masalah pada organ jantung. Melalui pemasangan EKG, Anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Bila Anda memiliki keluhan mengenai jantung, berusia 50 tahun ke atas, memiliki riwayat penyakit jantung, atau memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit jantung, maka Anda sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan EKG secara rutin. EKG juga merupakan pemeriksaan yang rutin dilakukan sebelum menjalani operasi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/electrocardiogram#types
Diakses pada 13 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/ekg/about/pac-20384983
Diakses pada 13 Februari 2020

Artikel Terkait