Inilah Alternatif untuk Pengobatan Patah Tulang tanpa Operasi

Operasi menjadi salah satu alternatif pengobatan patah tulang yang terbilang serius
Pengobatan patah tulang ternyata tidak selalu harus operasi, tergantug lokasi dan tingkat keparahannya

Ada anggapan bahwa penanganan patah tulang di dokter ortopedi pasti melibatkan operasi. Maka tak heran, banyak orang yang beralih ke pengobatan alternatif ketika mengalami insiden ini. Padahal, anggapan itu sepenuhnya benar.

Operasi memang menjadi salah satu alternatif pengobatan patah tulang yang terbilang serius maupun terjadi di bagian krusial pada tubuh Anda. Namun dokter juga bisa merekomendasikan agar patah tulang cukup ditangani dengan memakai brace atau alat penopang kaki jika termasuk kondisi patah tulang tergolong ringan.

[[artikel-terkait]]

Bagaimana mengetahui tingkat keparahan patah tulang?

Tingkat keparahan patah tulang hanya bisa diketahui dengan bantuan dokter. Pertama-tama, dokter akan melihat kondisi patah tulang Anda lewat tes pemindaian, baik melalui rontgen, CT scan, maupun MRI.

Dari hasil pemindaian ini, diagnosis mengenai tingkat keparahan patah tulang Anda pun akan diketahui. Dokter kemudian akan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi tersebut. Contohnya, patah kaki akan memiliki penanganan yang berbeda dengan patah tulang tangan.

Pengobatan patah tulang tanpa operasi

Pada dasarnya, tulang akan sembuh dan menyambung kembali dengan sendirinya. Tujuan pengobatan adalah memastikan bahwa patahan tulang bisa tersambung sebagaimana mestinya dan kembali dapat digunakan untuk beraktivitas.

Jika kondisi patah tulang tergolong ringan dan tidak perlu ditangani dengan jalur operasi, dokter bisa menawarkan pilihan pengobatan patah tulang sebagai berikut:

  • Splint guna memastikan area patah tulang tidak bergerak.
  • Brace untuk menyangga dan menopang tulang yang patah.
  • Gips yang digunakan untuk menopang tulang yang patah sekaligus memastikannya tidak bergerak.

Dokter juga akan meresepkan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen, untuk menghilangkan rasa sakit pada area patah tulang Anda. Bicarakan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat agar bisa mendapatkan alternatif obat lainnya.

Kapan patah tulang harus dioperasi?

Dokter akan menganjurkan langkah operasi ketika patah tulang dinyatakan parah dan diprediksi tidak dapat sembuh bila hanya ditangani dengan perawatan-perawatan di atas. Metode pengobatan patah tulang ini biasanya menjadi piihan ketika:

  • Patah tulang terjadi di sekitar sendi, misalnya pergelangan tangan maupun pergelangan kaki. Bila tulang-tulang di sekitar sendi tidak bisa diperbaiki, kemampuan gerak atau mobilitas penderita akan terkena imbasnya.
  • Tulang yang patah mencuat hingga menembur keluar kulit.

Prosedur operasi patah tulang

Anda tidak perlu khawatir saat menjalani operasi patah tulang karena prosedur ini biasanya hanya berlangsung beberapa jam. Selama operasi berlangsung, pasien bisa berada di bawah bius total maupun bius lokal, tergantung lokasi patah tulang hingga tingkat keparahannya.

Tulang yang patah akan disambung dengan logam khusus. Dalam beberapa kasus, dokter juga bisa mengambil bagian tulang lain di tubuh Anda jika kondisi patah tulang tidak memungkinkan untuk langsung disambung. Pembuluh darah di sekitar tulang yang patah juga akan diperbaiki dalam prosedur operasi ini.

Setelah selesai operasi, bagian tubuh yang mengalami patah tulang harus ditopang. Anda biasanya akan diperbolehkan pulang dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah operasi, tergantung stabil atau tidaknya kondisi tubuh Anda.

Proses pemulihan patah tulang

Setelah pengobatan patah tulang dilakukan, Anda biasanya akan menjalani masa pemulihan selama enam hingga delapan pekan. Durasi ini kembali tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi patah tulang.

Anda mungkin bisa mempercepat proses penyembuhan patah tulang dengan beberapa cara berikut ini:

  • Mengonsumsi suplemen, misalnya yang mengandung protein dan mineral.
  • Mengonsumsi antioksidan yang mengandung likopen, vitamin C, vitamin E, dan alpha-lipoic acid.
  • Melakukan peregangan ringan, namun ingatlah untuk selalu mendiskusikannya dengan dokter atau ahli terapis berlisensi.
  • Jangan merokok.

Bila merasa Anda mengalami patah tulang, jangan menunggu kondisi bertambah parah dan  segera berkonsultasi dengan dokter. Dengan ini, pengobatan patah tulang yang sesuai pun bisa dilakukan. Jenis pengobatan yang tidak sesuai justru berpotensi menciptakan komplikasi berupa cacat atau terbatasnya mobilitas secara permanen.

Artikel Terkait

Banner Telemed