Bayi Tengkurap Mulai di Usia Berapa? Plus, Tips Bagi Orang Tua untuk Melatih Buah Hati

(0)
31 Dec 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bayi tengkurap sendiri tidak selalu pada usia yang samaBayi tengkurap di atas tempat tidur
Bayi tengkurap adalah salah satu pertanda perkembangan bayi yang bisa diamati. Tengkurap akan membuat bayi memiliki perspektif baru terhadap dunia di sekelilingnya. Lalu, berapa bulan bayi bisa tengkurap? Apa yang dapat Anda lakukan untuk merangsangnya agar bisa tengkurap sendiri?Tengkurap adalah posisi bayi ketika berbaring dengan bagian perut di bawah. Untuk dapat berada dalam posisi ini, bayi harus memiliki otot leher, dan pundak yang kuat.

Kapan bayi bisa tengkurap?

Bayi tengkurap sendiri bisa dilakukan pada umur 3 bulan
Sebenarnya, untuk mengetahui berapa bulan bayi bisa tengkurap, Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (AAP) memperbolehkan Anda memosisikan bayi tengkurap sejak hari-hari pertama setelah kelahirannya. Ketika bayi masih berusia sangat muda, biarkan ia tengkurap di dada atau pangkuan Anda dan lakukan sebentar saja.Jika pertanyaan Anda adalah “berapa bulan bayi bisa tengkurap sendiri?”, maka jawabannya bisa jadi beragam. Beberapa bayi sudah mampu berguling dari posisi tidur menjadi tengkurap mulai dari usianya 3-4 bulan.Meskipun demikian, tidak jarang, usia bayi bisa tengkurap beberapa di antaranya ketika memasuki umur 5 bulan. Tidak perlu khawatir karena itu adalah normal dan bukan tanda keterlambatan perkembangan motorik.

Bagaimana cara melatih bayi agar cepat tengkurap?

Tengkurap atau tummy time adalah salah satu pencapaian bayi yang bisa Anda rangsang dengan latihan. Prinsip melakukan tummy time sebetulnya sederhana. Anda perlu meletakkan bayi di permukaan datar dan bersih dalam posisi perut di bawah sehingga ia akan otomatis mencoba mengangkat leher dan kepalanya. Namun, tentu ada tantangan tersendiri saat ingin membuat bayi dalam posisi tengkurap. Untuk itu, ikutilah cara melatih bayi tengkurap ini:

1. Berikan mainan di depannya

Bayi tengkurap bisa dibantu dengan memberikan mainan
Anda dapat meletakkan mainan kesukaannya di dalam jangkauan pandangan bayi agar ia lebih bersemangat ketika tengkurap. Langkah ini juga dapat menjadi stimulasi agar ia bisa berguling dan tengkurap dengan sendirinya.

2. Posisikan tubuh tengkurap saat menyusui

Meletakkan bayi tengkurap saat menyusui juga membantu bayi
Saat buah hati menyusui, ia akan mencari puting ibu secara naluriah untuk diisap. Untuk itu, Anda bisa meletakkan bayi dalam posisi perut di bawah atau tengkurap.Posisi ini diketahui cukup nyaman untuk bayi. Anda tidak perlu khawatir jika bayi tidak seimbang. Terlebih, cara belajar tengkurap ini mampu menambah kedekatan ibu dan bayi. Sebab, posisi ini memungkinkan terjadinya kontak mata antara ibu dan buah hati

3. Letakkan cermin

Cermin juga membantu bayi tengkurap
Cermin membantu si kecil untuk melihat dirinya sendiri. Diketahui, cermin mampu menambah rasa penasarannya. Oleh karena itu, bayi akan memosisikan dirinya agar terlihat di cermin dengan cara mengangkat kepalanya.

4. Beri ekspresi lucu

Beri ekspresi lucu agar terhibur saat bayi tengkurap
Saat Anda melatih bayi tengkurap, pastikan Anda juga memberikan hiburan berupa ekspresi atau kata-kata lucu. Hal ini akan membuat tummy time terasa menyenangkan bagi bayi Anda.

5. Tetap bantu bayi

Bantu bayi tengkurap dengan cara dorong tubuh perlahan
Meski Anda sedang melatih agar bayi tengkurap dengan baik, Anda tetap perlu memberikan perhatian penuh saat melakukan kegiatan ini. Jika bayi terlihat ingin membalikkan badan, tetap bantu bayi dengan cara mendorong tubuhnya perlahan-lahan.

Apa yang perlu dipahami saat bayi tengkurap?

Bayi tengkurap menangis karena kaget

 

Kemampuan bayi tengkurap pun berkembang. Awalnya, ia mungkin baru akan bisa berguling dari posisi tengkurap ke berbaring. Sebulan kemudian, ia baru bisa berguling dari berbaring ke tengkurap karena gerakan yang satu ini membutuhkan kekuatan otot dan koordinasi yang lebih pelik.Saat pertama kali bayi tengkurap, jangan heran jika ia menangis. Sebab, memiliki kemampuan motorik baru juga bisa jadi pengalaman yang mengagetkan pada bayi. Namun, seiring berjalannya waktu, bayi akan terbiasa dan menyukai posisi tersebut.Pastikan ia selalu berada dalam pengawasan Anda dan jangan tempatkan ia di permukaan yang tinggi ketika sudah nyaman tengkurap sendiri. Tak lupa, saat bayi ingin tidur, pastikan tubuh bayi kembali dalam posisi telentang, bukan tengkurap.Berdasarkan riset yang terbit pada jurnal Canadian Medical Association Journal, bayi tengkurap saat tidur rupanya mampu mengancam kesehatan bayi. Sebab, saluran napas mereka akan terganggu. Hal ini akan memicu risiko bayi kekurangan oksigen. Bahkan, kemungkinan terburuknya adalah sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS.

Apa yang perlu diperhatikan saat bayi tengkurap?

Pastikan durasi yang tepat sesuai umurnya saat bayi tengkurap
Demi alasan keamanan, Anda sebaiknya hanya melakukan tummy time saat bayi dan Anda terjaga. Selain itu, batasi durasi tummy time sesuai usia bayi, yaitu:
  • Bayi baru lahir: 1-5 menit, sebanyak 2-3 kali sehari
  • 1 bulan: maksimal 10 menit, sebanyak 2-3 kali sehari
  • 2 bulan: maksimal 20 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 3 bulan: maksimal 30 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 4 bulan: maksimal 40 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 5-6 bulan: maksimal 60 menit, selama bayi tidak rewel.
Penting diingat, bayi di bawah 1 bulan belum bisa mengangkat kepalanya sendiri. Oleh karena itu, bayi akan lebih rentan rewel saat ditengkurapkan.Saat bayi tengkurap, ia bisa mengalami stres karena tidak dapat melihat wajah orang tuanya. Untuk itu, Anda bisa menyejajarkan wajah Anda di dalam jangkauan penglihatan bayi untuk mengurangi rasa frustrasi ini.

Manfaat bayi tengkurap

Kepala peyang bisa terhindar dengan bayi tengkurap
Tummy time bukan hanya membantu bayi tengkurap, tetapi juga mencegah terjadinya sindrom kepala datar (kepala peyang) pada bayi yang sering berbaring.Selain itu, tengkurap juga akan merangsang perkembangan motorik anak secara keseluruhan, yakni memperkuat otot leher dan bahu yang akan sangat membantunya ketika belajar duduk, merangkak, dan berjalan dengan mandiri di kemudian hari.

Catatan dari SehatQ

Bayi tengkurap memberikan manfaat yang berguna bagi tumbuh kembangnya. Manfaat yang paling terlihat adalah otot leher dan bahu yang semakin kuat. Ini pun juga menghindari bayi dari risiko kepala peyang.Namun, perlu diingat, hindari membiarkan buah hati tidur dalam keadaan tengkurap. Hal ini justru mengancam keselamatannya. Tetap pantau bayi saat melakukan tummy time ini.Jika Anda melihat bayi belum bisa tengkurap secara mandiri pada usia 6 bulan, segera hubungi dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan tumbuh kembang bayi, kunjungi untuk mendapatkan penawaran dengan harga menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
tumbuh kembang bayiperkembangan bayibayimerawat bayi
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/tummy-time
Diakses pada 29 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/tummy-time-guide/?
Diakses pada 29 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/when-do-babies-roll-over/
Diakses pada 29 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/tummy-time
Diakses pada 29 Desember 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1595182/
Diakses pada 29 Desember 2019
Canadian Medical Association Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1475900/ Diakses pada 18 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait