Orangtua Bisa Lakukan Ini untuk Merangsang Bayi Tengkurap

Kapan bayi bisa tengkurap sendiri jawabannya berbeda-beda tiap bayi
Bayi tengkurap di atas tempat tidur

Setelah beberapa bulan hanya bisa berbaring, tengkurap akan membuat bayi memiliki perspektif baru terhadap dunia di sekelilingnya. Lalu, pada umur berapa bayi bisa tengkurap? Apa yang dapat Anda lakukan untuk merangsangnya agar bisa tengkurap sendiri?

Tengkurap adalah posisi bayi ketika berbaring dengan bagian perut di bawah. Untuk dapat berada dalam posisi ini, bayi harus memiliki otot kepala, leher, dan pundak yang kuat.

Dari sisi estetika, tengkurap juga dapat mencegah bentuk kepala bayi tidak simetris atau dikenal dengan istilah ‘kepala peyang’. Penting diingat bahwa orangtua harus selalu berada di sisi bayi selama ia tengkurap untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapan bayi bisa tengkurap?

Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (AAP) memperbolehkan Anda memosisikan bayi tengkurap, bahkan sejak hari-hari pertama setelah kelahirannya. Ketika bayi masih berusia sangat muda, biarkan ia tengkurap di dada atau pangkuan Anda dan lakukan sebentar saja.

Jika pertanyaan Anda menjadi ‘kapan bayi bisa tengkurap sendiri?’, maka jawabannya bisa jadi beragam. Beberapa bayi sudah mampu berguling dari posisi tidur menjadi tengkurap mulai dari usianya 3-4 bulan.

Meskipun demikian, tidak jarang bayi baru bisa melakukannya di usia 5 bulan. Jangan khawatir karena itu adalah normal dan bukan tanda keterlambatan perkembangan motorik.

Kemampuan bayi tengkurap pun berkembang. Awalnya, ia mungkin baru akan bisa berguling dari posisi tengkurap ke berbaring. Sebulan kemudian, ia baru bisa berguling dari berbaring ke tengkurap karena gerakan yang satu ini membutuhkan kekuatan otot dan koordinasi yang lebih pelik.

Saat pertama kali bayi tengkurap, jangan heran jika ia menangis karena memiliki kemampuan motorik baru juga bisa jadi pengalaman yang mengagetkan pada bayi. Namun seiring berjalannya waktu, bayi akan terbiasa dan menyukai posisi tersebut.

Pastikan ia selalu berada dalam pengawasan Anda dan jangan tempatkan ia di permukaan yang tinggi ketika sudah nyaman tengkurap sendiri. Bila bayi tertidur dalam posisi tengkurap, balikkan badannya sehingga ia tidur dengan punggung di bawah untuk menghindari kemungkinan terburuk, misalnya sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS.

Anda sebaiknya memeriksakan bayi ke dokter anak atau tenaga medis di klinik tumbuh kembang bila ia tidak mampu tengkurap secara mandiri pada usia 6 bulan. Keterlambatan itu mungkin menandakan ada masalah pada sistem motoriknya.

Melatih bayi agar cepat tengkurap

Tengkurap adalah salah satu pencapaian bayi yang bisa Anda rangsang dengan latihan yang disebut tummy time. Prinsip melakukan tummy time sebetulnya sederhana, yakni Anda meletakkan bayi di permukaan datar dan bersih dalam posisi perut di bawah sehingga ia akan otomatis mencoba mengangkat leher dan kepalanya.

Anda dapat meletakkan mainan kesukaannya di dalam jangkauan pandangan bayi agar ia lebih bersemangat ketika tengkurap. Langkah ini juga dapat menjadi stimulasi agar ia bisa berguling dan tengkurap dengan sendirinya.

Demi alasan keamanan, Anda sebaiknya hanya melakukan tummy time saat bayi dan Anda terjaga. Selain itu, batasi durasi tummy time sesuai usia bayi, yaitu:

  • Bayi baru lahir: 1-5 menit, sebanyak 2-3 kali sehari
  • 1 bulan: maksimal 10 menit, sebanyak 2-3 kali sehari
  • 2 bulan: maksimal 20 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 3 bulan: maksimal 30 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 4 bulan: maksimal 40 menit, bisa dilakukan dalam beberapa sesi
  • 5-6 bulan: maksimal 60 menit, selama bayi tidak rewel.

Penting diingat bahwa bayi di bawah 1 bulan belum bisa mengangkat kepalanya sendiri sehingga akan lebih rentan rewel saat ditengkurapkan. Saat bayi tengkurap, ia bisa mengalami stres karena tidak dapat melihat wajah orangtuanya. Untuk itu, Anda bisa menyejajarkan wajah Anda di dalam jangkauan penglihatan bayi untuk mengurangi rasa frustrasi ini.

Tummy time bukan hanya membantu bayi tengkurap, namun juga mencegah terjadinya sindrom kepala datar (kepala peyang) pada bayi yang sering berbaring. Selain itu, tengkurap juga akan merangsang kemampuan motorik anak secara keseluruhan, yakni memperkuat otot leher dan bahu yang akan sangat membantunya ketika bejalar duduk, merangkak, dan berjalan dengan mandiri di kemudian hari.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/tummy-time
Diakses pada 29 Desember 2019

Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/tummy-time-guide/?
Diakses pada 29 Desember 2019

Parents. https://www.parents.com/baby/development/physical/when-do-babies-roll-over/
Diakses pada 29 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/tummy-time
Diakses pada 29 Desember 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1595182/
Diakses pada 29 Desember 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed