Imunisasi Campak, Kenali Pentingnya untuk Bayi

(0)
Imunisasi campak wajib diberikan sejak anak berusia di bawah 1 tahunImunisasi campak diberikan melalui suntikan untuk mencegah virus penyebab campak
Imunisasi campak adalah salah satu vaksin dasar yang harus didapat oleh anak. Penting diingat, campak merupakan penyakit menular akibat infeksi virus.Virus campak dapat bertahan di udara selama dua jam. Oleh karena itu, manfaat imunisasi campak penting untuk mencegah infeksi virus paramyxovirus, yaitu virus penyebab campak.

Mengenal penyakit campak

Imunisasi campak cegah virus penyebab campak pada kulit
Infeksi campak dapat menimbulkan komplikasi serius. Orang-orang yang berisiko tinggi mengalami campak dan komplikasi berat adalah orang yang belum mendapat imunisasi campak. Kerentanan lebih besar pada anak-anak di bawah lima tahun dan orang dewasa berusia lebih dari 30 tahun.Komplikasi campak yang sering dialami adalah infeksi telinga dan diare. Komplikasi berat campak yang bisa terjadi adalah infeksi paru atau pneumonia dan ensefalitis (pembengkakan pada otak).Bila campak terjadi pada wanita hamil, campak menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Komplikasi jangka panjang campak adalah SSPE (subacute sclerosing panencephalitis). SSPE menyebabkan gangguan permanen pada sistem saraf.

Pentingnya imunisasi campak

Imunisasi campak ada 3, yaitu vaksin campak, MR, dan MMR
Dahulu, sebelum ditemukan vaksin campak pada tahun 1963, epidemi atau wabah luar biasa campak terjadi setiap 2-3 tahun sekali dan menyebabkan 2,6 juta kematian setiap tahun.Setelah diperkenalkan dan dilakukan secara rutin, terjadi penurunan drastis angka kematian akibat campak, yaitu sebesar 80% antara tahun 2000-2017 di seluruh dunia.Imunisasi ini juga aman dan murah. Sayangnya, pada tahun 2017, masih ada 110.000 kematian akibat campak secara global pada anak usia kurang dari lima tahun.Sebenarnya, ada tiga jenis vaksin untuk mencegah campak, yaitu:
  • Vaksin campak, yaitu vaksin untuk mencegah virus penyebab campak saja.
  • Vaksin MR, yaitu vaksin untuk mencegah virus penyebab campak dan rubella.
  • Vaksin MMR, yaitu vaksin untuk mencegah virus penyebab campak, rubella, dan gondongan.
Saat ini Indonesia sedang menggalakkan program rutin imunisasi MR. Indonesia memprioritaskan pemberian MR karena bahaya komplikasi campak dan rubella yang berat dan mematikan.Pemberian vaksin campak dilakukan dengan cara disuntik. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan pedoman cara penyuntikan imunisasi campak, yaitu disuntikkan tepat di jaringan lemak (subkutan) pada lengan atas anak.

Jadwal imunisasi campak

1. Pemberian vaksin campak

Imunisasi campak diberikan pada usia 9 bulan
Vaksin campak, MR, maupun MMR memiliki jadwal imunisasi dan dosis yang berbeda. Jenis vaksin ini diberikan pada bayi berusia 9 bulan. Lalu, imunisasi campak ulang berupa booster diberikan lagi sebanyak dua kali pada usia 18 bulan. Namun, jika Buah Hati sudah mendapatkan vaksin MR atau MMR sebelumnya, maka booster vaksin campak diberikan pada anak usia 15 bulan.Jika anak belum mendapatkan vaksin campak sama sekali hingga berusia 12 bulan, maka vaksin MR ataupun MMR bisa langsung diberikan pada mereka. Lalu, booster pun diberikan saat anak memasuki usia 5-7 tahun.

2. Pemberian vaksin MR

Booster imunisasi campak MR pada usia 18 bulan dan 7 tahun
Sementara, untuk vaksin MR, dosis pertama diberikan pada anak usia 5 bulan. Dosis selanjutnya diberikan pada usia 18 bulan dan 7 tahun. Booster tidak diperlukan lagi pada usia 18 bulan.

3. Pemberian vaksin MMR

Booster imunisasi campak MMR diberikan pada usia 3-5 tahun
Jika Anda ingin memberikan vaksin MMR, pastikan Si Kecil berusia 12-15 bulan. Lalu, lanjutkan dengan memberi booster pada usia 3-5 tahun. Jika usia anak memasuki prasekolah dan belum diimunisasi, maka harus diberikan sekali lagi dan diberi booster 3 bulan kemudian.Harapannya, pemberian vaksin akan membentuk imunitas kelompok sehingga dapat mengurangi penularan yang lebih luas. Tak hanya memberi dampak baik bagi diri sendiri, vaksin juga sekaligus menjaga kekebalan suatu daerah.

Efek samping imunisasi campak

Efek samping imunisasi campak berupa demam
Sama seperti vaksin pada umumnya, efek samping vaksin ini pun juga bisa dirasakan sebagian anak. Walau jarang terjadi, berdasarkan riset yang terbit pada jurnal Therapeutic Advances in Vaccines and Immunotherapy, berikut efek sampingnya:

Orang yang tidak boleh mendapatkan imunisasi campak

Imunisasi campak tidak boleh diberikan pada ibu hamil
Meski imunisasi ini diwajibkan Kementerian Kesehatan, rupanya ada pula orang-orang yang tidak diperbolehkan diimunisasi.Orang yang dilarang mendapat vaksin ini adalah orang dengan kondisi:
  • Memiliki riwayat reaksi alergi yang mengancam jiwa (anafilaksis) terhadap komposisi di dalam vaksin, seperti neomycin, antibiotik yang digunakan di dalam vaksin.
  • Hamil.
Tidak hanya itu, beritahu ke dokter atau petugas kesehatan sebelum imunisasi jika memiliki riwayat:
  • HIV/AIDS.
  • TBC.
  • Kanker.
  • Mendapatkan vaksin lainnya sebulan sebelumnya.
  • Mengonsumsi obat yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
  • Mengikuti donor darah atau mendapatkan produk darah, seperti plasma.
  • Memiliki kelainan darah berupa jumlah trombosit yang rendah.

Persiapan imunisasi campak untuk bayi

Sebelum imunisasi campak, pastikan anak tidak sakit
Persiapkan hal-hal ini untuk mengurangi risiko efek samping:
  • Pastikan anak tidak sakit, jaga kesehatannya agar tidak flu, demam, batuk, atau terkena penyakit lainnya. Jika tidak, anak akan demam sesaat setelah diimunisasi.
  • Beri makan dua jam sebelum pemberian vaksin, saat bayi kenyang, ia akan cenderung lebih tenang. Tak lupa, beri ASI eksklusif agar tidak mudah rewel karena kelaparan atau kehausan.
  • Kenakan bayi dengan pakaian yang mudah dibuka, agar proses penyuntikan selesai lebih cepat. Menggunakan bayu yang tidak praktis membuat bayi rewel saat proses baju yang dibuka terlalu lama.

Catatan dari SehatQ

Imunisasi campak bermanfaat untuk mencegah infeksi virus paramyxovirus, yaitu virus penyebab campak. Sebenarnya, ada tiga jenis imunisasi untuk mencegah campak, yaitu imunisasi campak, imunisasi MR, dan imunisasi MMR.Jadwal pemberian vaksin bisa dimulai sejak bayi berusia di bawah 1 tahun. Namun, jadwal setiap pemberian imunisasi maupun booster-nya berbeda pada masing-masing jenis vaksin.Meski jarang terjadi, efek samping yang ditimbulkan setelah mendapatkan vaksin ini adalah demam hingga pembengkakan kelenjar getah bening.Jika Anda ingin memberikan vaksin, selalu konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dengan ini, dokter bisa menentukan kapan waktu yang tepat dan mempertimbangkan kondisi kesehatan anak Anda.Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu dan anak, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
vaksin bayi dan anakimunisasi anakcampak
WebMD. https://www.webmd.com/children/vaccines/what-is-measles#1
Diakses 21 April 2019
Infectious Disease Advisor. https://www.infectiousdiseaseadvisor.com/home/decision-support-in-medicine/infectious-diseases/measles-virus-rubeola/
Diakses 21 April 2019
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles
http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/petunjuk_teknis_kampanye_dan_introduksi_mr.pdf?ua=1
Diakses 21 April 2019
CDC. https://www.cdc.gov/measles/about/complications.html
Diakses 21 April 2019
IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/daftar-pertanyaan-seputar-imunisasi-campak/measles-dan-rubella-mr
Diakses 21 April 2019
Therapeutic Advances in Vaccines and Immunotherapy. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7343355/
Diakses pada 3 November 2020
US Department of Health and Human Services Vaccines https://www.vaccines.gov/diseases/measles
Diakses pada 3 November 2020
Saripediatri. https://www.saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/1057/982
Diakses pada 3 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait