BBLR pada Bayi, Kenali Ciri-Ciri dan Perawatannya


BBLR atau berat badan lahir rendah adalah bayi yang lahir di bawah 2,5 kilogram. Bayi dengan kondisi ini dicirikan dengan bayi terlalu kurus hingga kepalanya terlalu besar jika dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain.

(0)
BBLR umumnya dijumpai pada bayi lahir prematurBBLR umumnya dijumpai pada bayi lahir saat kehamilan di bawah usia 37 minggu atau prematur
BBLR adalah berat badan lahir rendah, dengan berat di bawah 2,5 kg. Kondisi ini masih dibagi dua, yaitu berat badan lahir sangat rendah (BBLSR) dan berat badan lahir amat sangat rendah (BBLASR).Kondisi ini membuat bayi rentan terhadap gangguan maupun penyakit tertentu. Namun, dengan penanganan yang optimal, bayi BBLR tetap mampu bertahan dan tumbuh kembang dengan baik.

Mengenal BBLR pada bayi

Berat badan bayi BBLR adalah di bawah 2,5 kg
Istilah untuk kondisi bayi yang lahir dengan berat badan di bawah rata-rata adalah berat badan lahir rendah. BBLR menurut WHO adalah berat badan bayi baru lahir di bawah 2.500 gram atau 2,5 kg.WHO juga menambahkan, ada dua pembagian dari berat badan bayi yang rendah ini, yaitu berat badan lahir sangat rendah (BBLSR) serta berat badan lahir amat sangat rendah (BBLASR).Berat badan bayi sangat rendah dicirikan dengan berat kurang dari 1.500 gram atau 1,5 kg. Sementara, berat badan lahir sangat rendah adalah kurang dari 1.000 gram atau 1 kg.

Penyebab berat badan lahir rendah

Ibu hamil minum alkohol tingkatkan risiko bayi BBLR
Bayi berkembang pesat pada tahap akhir kehamilan. Itulah mengapa berat badan lahir rendah kerap terjadi pada bayi yang terlahir sebelum minggu ke-37 kehamilan atau disebut dengan lahir prematur.Meski demikian, ada pula bayi yang tidak lahir prematur, tetapi memiliki berat badan lahir rendah. Selain kelahiran prematur, ada beberapa penyebab BBLR lainnya, seperti:
  • Masalah pada saluran plasenta dari ibu ke bayi sehingga oksigen dan nutrisi terhambat (intrauterine growth restriction)
  • Komplikasi kehamilan serius plasenta terganggu.
  • Cacat lahir.
  • Konsumsi obat dan alkohol berlebihan saat hamil.
  • Nutrisi kurang saat hamil.
  • Bayi kembar, sebab ibu rahim dan plasenta ibu harus dibagi ke beberapa janin
  • Usia ibu masih muda, yakni di bawah 15 tahun
  • Ibu kurang gizi, seperti kekurangan nutrisi asam folat, karbohidrat, dan protein.
  • Ibu memiliki problem emosional saat hamil.

Ciri-ciri bayi berat badan lahir rendah

Ciri BBLR adalah kepala lebih besar daripada anggota tubuh lainnya
Selain berat badan di bawah 2,5 kg, ada beberapa ciri lain kondisi berat badan lahir rendah. Ciri ini bisa dilihat dari fisik maupun tanda masalah kesehatan tertentu.Kenali ciri-ciri bayi dengan berat badan lahir rendah yang terlihat pada fisiknya:
  • Tubuh terlihat lebih kurus.
  • Lemak yang ditemukan di dalam tubuh lebih sedikit.
  • Ukuran kepala tampak jauh lebih besar daripada anggota tubuh lainnya.
Sementara itu, inilah masalah kesehatan yang kerap ditemukan pada BBLR:
  • Mengalami masalah dengan organ dalam, seperti otak, jantung, paru-paru, usus besar, dan lainnya.
  • Kesulitan menaikkan berat badan.
  • Sel darah merah terlalu banyak sehingga darah menjadi kental (polisitemia).
  • Tidak bisa mengendalikan kadar gula darah sehingga alami hipoglikemia.
  • Kurang lemak tubuh yang bisa menjaga temperatur tetap hangat.
  • Tidak cukup kuat untuk menyusu baik dari payudara maupun media lain.
Perawatan bayi prematur dengan berat badan lahir rendah perlu mendapat perhatian lebih terutama pada fase awal usia mereka.Meski demikian, dalam jangka panjang, bayi prematur bisa tumbuh dengan normal tanpa ada komplikasi apapun.

Risiko komplikasi bayi berat badan lahir rendah

Anak dengan BBLR berisiko alami cerebral palsy
Bayi dengan berat badan lahir rendah rentan mengalami komplikasi. Umumnya, semakin rendah berat badan bayi, maka semakin tinggi risiko komplikasi.Beberapa masalah komplikasi yang umum terjadi pada bayi dengan kondisi ini adalah:Cara terpenting untuk mencegah bayi terlahir dengan berat badan di bawah seharusnya adalah menghindari kelahiran prematur.Itulah manfaat USG yang biasanya dilakukan oleh dokter kandungan setiap kali kontrol bulanan.Selain itu, ibu hamil perlu memastikan asupan nutrisi selama mengandung sehingga baik ibu dan janin tumbuh dengan sehat. Hindari pula konsumsi alkohol, rokok, dan penyalahgunaan obat-obatan. 

Penanganan BBLR

Bayi prematur dengan BBLR dirawat di dalam inkubator
Diagnosis bayi dengan berat badan lahir rendah akan dilakukan langsung oleh dokter beberapa saat setelah lahir.Selain berat badan di bawah 2,5 kg yang dikategorikan berat badan lahir rendah, sangat rendah, atau amat sangat rendah.Penanganan terhadap bayi dengan berat badan lahir rendah berbeda-beda setiap kondisinya.Setiap bayi memiliki kondisi yang spesifik. Seringkali, bayi harus tetap berada di rumah sakit sampai berat badannya cukup stabil.Jika bayi mengalami komplikasi lain, seperti paru-paru belum berkembang sempurna atau masalah pencernaan, maka harus dirawat di rumah sakit sampai komplikasinya tertangani.Biasanya, bayi BBLR dengan komplikasi akan dirawat di neonatal intensive care unit (NICU) dengan perawatan intensif.Bayi dimasukkan ke inkubator, serta pemberian makan juga dengan cara spesifik. ASI akan diberikan lewat selang langsung ke perut apabila bayi belum mampu mengisap ASI dari payudara.

Cara menambah berat badan bayi BBLR

Agar bayi BBLR cepat gemuk, ada hal-hal yang Anda bisa lakukan. Inilah cara agar berat badan bayi dengan berat badan lahir rendah bertambah:

1. Beri ASI secara rutin

Beri ASI setiap 2 jam agar bayi BBLR cepat gemuk
ASI adalah asupan gizi terbaik bagi Si Kecil. Inilah yang akan membantu tumbuh kembangnya.Untuk mendapatkan asupan ASI yang optimal, berikan ASI kepada bayi setiap 2 jam sekali. Meski bayi sedang tidur, tetap bangunkan dan beri ASI.Hal ini mencegah bayi kekurangan ASI. Dampaknya, tumbuh kembangnya pun bermasalah. Jika bayi terlihat lelah menyusu langsung, beri ASI perah melalui botol.Apabila bayi mendapat ASI yang cukup, tanda-tandanya adalah:

2. Konsumsi nutrisi tambahan

Dokter mungkin memberikan suplemen untuk jaga nutrisi bayi BBLR
Dokter mungkin akan memberikan nutrisi tambahan selain dari ASI. Asupan gizi lain tersebut bisa berupa suplemen maupun susu formula.Hal ini membantu mempercepat peningkatan berat badan pada bayi dengan BBLR. Susu formula tersebut biasanya tinggi kalori. Sementara, suplemen yang diberikan umumnya berupa zat besi, dan beragam vitamin.Pemberian zat besi ini bukan tanpa alasan. Menurut riset yang terbit pada jurnal Annals of Nutrition and Metabolism, bayi dengan kondisi ini memiliki cadangan zat besi yang rendah di dalam tubuhnya.Terlebih, riset lain pada jurnal Nutrients memaparkan, pertumbuhan pascakelahiran pada bayi dengan BBLR jauh lebih tinggi daripada bayi cukup bulan.Oleh karena itu, bayi dengan kondisi ini lebih rentan kekurangan zat besi hingga mengalami anemia defisiensi besi.

3. Memberikan kontak kulit

Kontak kulit ke kulit bantu bayi BBLR tambah gemuk
Bayi prematur yang juga mengalami kondisi ini umumnya memiliki tubuh dengan jaringan lemak yang lebih tipis.Hal ini membuatnya lebih mudah kedinginan. Sebab, jaringan lemak berfungsi agar suhu tubuh tetap hangat.Memberikan kontak kulit ke kulit dengan metode kanguru pun membantu menghangatkan tubuh bayi dengan kondisi ini. Selain itu, manfaat yang didapat dari metode kanguru adalah:
  • Berat badan bayi bertambah.
  • Bayi menjadi lebih tenang.
  • Meningkatkan kualitas tidur bayi.
  • Menstabilkan pernapasan dan denyut jantung bayi.

4. Pegang bayi dengan perlahan

Gendong bayi BBLR dengan pelan agar energinya tidak berkurang
Menggendong atau memindahkan bayi dengan mendadak berisiko membuat bayi dengan kondisi ini kaget.Hal ini membuat energinya terbuang. Padahal, energi kalori tubuh bayi harus dijaga agar berat badannya tidak berkurang.

5. Memastikan pelekatan pas

Pelekatan  bantu asupan ASI terpenuhi sehingga bayi BBLR tambah gemuk
Posisi menyusui yang baik membuat bayi cepat gemuk. Sebab, pelekatan yang tepat membantu ia mengisap ASI dengan lancar.Oleh karena itu, asupan nutrisi pun terpenuhi sehingga tumbuh kembang bayi pun optimal. Dampaknya, bayi pun bertambah gemuk.

Perawatan bayi BBLR

Selain memenuhi asupan nutrisi agar bayi BBLR cepat gemuk, Anda juga harus merawat bayi dengan hati-hati. Ikuti cara perawatannya:

1. Tidur di ruangan yang sama dengan bayi

Tidur berdekatan dengan bayi BBLR membantu perawatan bayi
Anda bisa tidur bersama buah hati di kamar yang sama. Namun, jangan berada di kasur yang sama. Hal ini meningkatkan risiko bayi mengalami SIDS.Namun, Anda bisa menemaninya tidur di dekatnya, di ruangan yang sama dengannya. Hal ini mempermudah memantau bayi, seperti memperhatikan posisi tidur yang aman. Selain itu, bila ibu tidur dekat dengan bayi, hal ini mempermudah pemberian ASI rutin.

2. Selalu kontrol ke dokter anak

Selalu konsultasi rutin ke dokter untuk amati perkembangan bayi BBLR
Hal ini berguna untuk mengamati tumbuh kembangnya. Sebab, berat badan yang rendah membuat bayi berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang.Konsultasi dengan dokter secara rutin juga membantu penanganan lebih cepat jika dokter menemukan masalah kesehatan tertentu.

3. Imunisasi rutin

Beri vaksin rutin agar imun bayi BBLR tangkal infeksi
Bayi prematur yang juga mengalami berat badan rendah terbukti memiliki imunitas yang lebih rentan terhadap infeksi. Agar meningkatkan kekebalannya, pemberian imunisasi lengkap dan tepat waktu pun harus dilakukan.

4. Buat lingkungan sebaik mungkin

Ajak main untuk menjaga lingkungan tumbuh kembang bayi BBLR
Lingkungan yang kondusif merupakan salah satu faktor yang mendukung tumbuh kembang anak.Untuk itu, luangkan waktu bersama agar suasana lingkungan bayi senantiasa menyenangkan untuknya.

Catatan dari SehatQ

BBLR adalah kondisi bayi dengan berat badan lahir yang rendah, yaitu di bawah 2,5 kg.Penyebabnya adalah adanya gangguan selama kehamilan, kondisi ibu dan asupannya, maupun cacat lahir. Bayi yang prematur pun relatif mengalami kondisi ini. Meski kehidupan bayi dengan kondisi ini penuh dengan risiko gangguan ataupun penyakit tertentu, penanganan dan pengasuhan yang tepat mampu menjaga kondisi tumbuh kembangnya agar tetap optimal.Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait perawatan bayi dengan BBLR, konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
perkembangan janinsidsmasalah kehamilanbayi prematurberat badan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/infant-low-birth-weight#4
Diakses 13 November 2019
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=low-birthweight-90-P02382
Diakses 13 November 2019
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/what-is-a-low-birth-weight-baby-2748477
Diakses 13 November 2019
WHO. https://www.who.int/maternal_child_adolescent/newborns/prematurity/en/
Diakses 13 November 2019
WHO. https://www.who.int/nutrition/publications/globaltargets2025_policybrief_lbw/en/
Diakses pada 3 Desember 2020
WHO. https://www.who.int/whosis/whostat2006NewbornsLowBirthWeight.pdf
Diakses pada 3 Desember 2020
Annals of Nutrition and Metabolism. https://www.karger.com/Article/Pdf/480741
Diakses pada 3 Desember 2020
Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6566715/
Diakses pada 3 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait