Kenali Gejala Kanker Payudara pada Pria dan Faktor Risikonya


Sering diidentikkan hanya terjadi pada wanita, kanker payudara pun dapat menyerang kaum Adam. Gejala kanker payudara pria yang mudah dikenali yakni adanya benjolan di payudara.

0,0
03 Feb 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Usia adalah salah satu faktor risiko kanker payudara pada priaTak hanya wanita, risiko kanker payudara pun juga ada pada pria
Kanker payudara sering dikira sebagai penyakit yang hanya menyerang kaum Hawa. Faktanya, kanker payudara juga bisa menyerang pria.Pria juga memiliki jaringan payudara, walaupun dalam jumlah kecil. Jaringan payudara pada pria ini mirip dengan jaringan payudara seorang perempuan sebelum mengalami fase pubertas.Pada perempuan, jaringan ini akan tumbuh, tetapi tidak demikian dengan pria. Meski begitu, jaringan pada pria tersebut tetaplah jaringan payudara yang juga berisiko ditumbuhi sel-sel kanker. Lantas, apa saja gejala kanker payudara pada pria beserta penyebabnya?

Gejala kanker payudara pada pria

Tanda kanker payudara pada pria mirip dengan yang diderita oleh wanita. Namun, acap kali pria mengabaikan gejala awal yang muncul hingga akhirnya sel kanker telanjur berkembang dan sulit diobati.Ciri-ciri kanker payudara yang mudah dikenali adalah munculnya benjolan di payudara pria yang tidak terasa sakit. Benjolan juga akan terasa kenyal saat disentuh. Ketika sudah semakin berkembang, ciri-ciri kanker payudara pada pria tidak hanya sekedar benjolan di payudara, melainkan juga meliputi:
  • Perubahan pada kulit dada, seperti kerutan, kemerahan, dan kerak
  • Perubahan pada puting, seperti kemerahan, atau puting yang menjadi mengerucut ke dalam
  • Keluarnya cairan yang tak biasa dari puting pria
  • Kelenjar getah bening di dekat ketiak membesar
  • Sesak napas
  • Mata dan kulit menguning (jaundice)
  • Tubuh terasa lemah
  • Berat badan menurun
Kanker payudara pria juga dapat bersifat metastasis, yakni bisa menyebar ke jaringan dan organ tubuh lainnya. Salah satu organ tubuh yang bisa terdampak adalah tulang.Apabila sel kanker payudara sudah menyebar ke tulang, seorang pria juga dapat mengalami gejala kanker payudara berupa nyeri pada tulang. 

Jenis-jenis kanker payudara pria

Ada beberapa jenis kanker payudara yang dapat berisiko diderita oleh pria, yakni:

1. Ductal carcinoma in situ

Kanker payudara ini bermula di saluran susu pria. Pada ductal carcinoma in situ (DCIS), sel di saluran susu telah berubah bentuk menyerupai sel kanker dan belum menyebar ke jaringan di sekitar payudara atau di luar jaringan payudara.Walau begitu, risiko sel kanker tersebut menyebar tetap ada. Diperkirakan DCIS terjadi 1 di antara 10 kasus kanker payudara pada pria.

2. Invasive ductal carcinoma

Berbeda dengan ductal carcinoma in situ (DCIS), sel kanker di invasive ductal carcinoma (IDC) telah menyebar dari saluran susu dan berkembang di jaringan lemak payudara. Sel ini juga berpotensi untuk menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui sistem limfatik dan aliran darah.IDC merupakan jenis kanker payudara pria yang paling sering terjadi. Diperkirakan 8 dari 10 kasus kanker payudara pada pria adalah jenis IDC.

3. Lobular carcinoma in situ

Lobular carcinoma in situ bermula dari lobulus kelenjar penghasil susu dan belum menyebar ke luar dari lobulus tersebut. Jenis kanker payudara pada pria ini tergolong jarang terjadi.

4. Invasive lobular carcinoma

Berbeda dengan lobular carcinoma in situ, invasive lobular carcinoma (ILC) bermula dari lobulus kelenjar penghasil susu dan sudah menyebar ke luar lobulus tersebut. ILC juga sebenarnya menjadi jenis kanker payudara pria yang kasusnya jarang, yakni hanya sekitar 2% dari total keseluruhan kasus.

Penyebab kanker payudara pria

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apa penyebab pria terkena kanker payudara. Namun, para ahli menduga ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko pria mengalami penyakit berbahaya ini.  Usia menjadi salah satu faktor risiko kanker payudara pada pria. Kanker ini umumnya terjadi pada pria lanjut usia, yakni antara 60-70 tahun. Kendati demikian, pria di segala umur sebenarnya tetap punya risiko untuk terkena penyakit ini.Selain usia, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seorang pria berisiko mengalami kanker payudara, yaitu:
  • Memiliki kerabat dekat wanita dalam keluarga yang menderita kanker payudara
  • Memiliki riwayat terpapar radiasi pada dada
  • Mengalami pembesaran payudara (ginekomastia)
  • Mengonsumsi hormon estrogen
  • Mengalami kondisi genetik langka yang disebut sindrom Klinefelter
  • Menderita sirosis hati atau gangguan pada hati
  • Menderita penyakit pada testis, seperti orkitis akibat virus Mumps

Pengobatan kanker payudara pada pria

Penanganan kanker payudara, termasuk pada pria, akan bergantung pada stadium kanker yang dialami, kondisi kesehatan secara umum, dan pilihan dari pasien. Penanganan kanker payudara sering melibatkan tindakan bedah dan tindakan lain.Berikut ini tindakan untuk menangani kanker payudara yang mungkin akan disarankan dokter:
  • Tindakan pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara
  • Tindakan pembedahan untuk mengangkat sedikit bagian kelenjar getah bening, demi memastikan menyebar tidaknya sel kanker
  • Terapi radiasi untuk membunuh sel kanker
  • Terapi hormon jika sel kanker yang diderita bersifat hormone-sensitive
  • Kemoterapi, yaitu pemberian obat-obatan yang bisa dalam bentuk pil atau melalui pembuluh vena (intravena).
Penanganan dini dapat amat berarti dalam penanganan kanker payudara pria. Apabila Anda merasakan adanya benjolan di sekitar dada, berkonsultasi dengan dokter sangat disarankan.

Benjolan di payudara pria tidak selalu kanker

Salah satu gejala kanker payudara pada pria adalah munculnya benjolan. Meski demikian, tidak semua benjolan di payudara pria adalah kanker.Benjolan di payudara laki-laki yang menjadi pertanda kanker biasanya tidak terasa sakit. Jika benjolan pada payudara pria terasa sakit, hal ini bisa mengindikasikan gangguan medis lainnya seperti peradangan atau infeksi.Selain itu, ada juga kondisi ketika payudara pria membesar yang disebut dengan ginekomastia. Ginekomastia disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya:
  • Gangguan hormon, seperti hipotiroidisme, hipertiroidisme, dan hipogonadisme
  • Obat-obatan, seperti steroid, antibiotik, antidepresan, obat antikanker, dan obat untuk jantung
  • Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Penyakit, seperti gagal ginjal, gagal hati, dan sirosis

Catatan dari SehatQ

Mengetahui gejala kanker payudara pada pria bertujuan agar Anda bisa lebih waspada dan bisa mendeteksi sedini mungkin. Dengan begitu, penyakit bisa diketahui lebih cepat, sehingga kemungkinan keberhasilan pengobatan juga lebih besar. Tanya apa pun seputar kanker payudara pria melalui aplikasi SehatQ. Ada fitur chat dokter untuk konsultasi medis yang lebih mudah dan cepat. Download sekarang juga di App Store dan Google Play
kanker payudarapenyakit priakesehatan pria
American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer-in-men
Diakses pada 29 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/male-breast-cancer
Diakses pada 29 November 2019
Web MD. https://www.webmd.com/breast-cancer/breast-cancer-men
Diakses pada 29 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait