logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

10 Kandungan Skincare yang Berbahaya dan Perlu Anda Hindari, Apa Saja?

open-summary

Kandungan skincare yang berbahaya umumnya ada dalam produk kecantikan yang tidak lulus uji BPOM. Anda perlu berhati-hati karena kandungan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.


close-summary

6 Des 2022

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

kandungan skincare yang berbahaya

Kandungan berbahaya dalam skincare bisa menimbulkan efek pada kesehatan

Table of Content

  • Kandungan skincare yang berbahaya
  • Apakah paraben berbahaya?
  • Tips aman memilih skincare
  • Catatan SehatQ

Tujuan utama merawat kulit adalah agar kulit sehat dan ternutrisi dengan baik. Namun, hati-hati saat memilih produk skincare, terutama jika ada kandungan berbahaya di dalamnya.

Advertisement

Bukannya menjadi sehat, kulit bisa iritasi, menggelap, timbul jerawat, hingga efek jangka panjang lainnya.

Simak lengkapnya mengenai kandungan berbahaya serta tips aman menggunakan skincare.

Kandungan skincare yang berbahaya

Ingatlah kalau tidak semua bahan kimia yang ada di dalam produk skincare itu aman digunakan manusia. Apalagi, kalau kamu menggunakan produk murah dan tidak jelas sertifikasinya.

Environmental Working Group menjelaskan bahwa ada cukup banyak bahan kimia serta kontaminan yang sebaiknya dilarang untuk produk kosmetik atau skincare

Alasannya, karena berkaitan dengan masalah kesehatan yang serius.

Berikut adalah kandungan skincare yang perlu Anda hindari atau batasi penggunaannya:

1. Merkuri

Produk yang mengklaim dapat mencerahkan kulit dengan cepat mungkin saja mempunyai kandungan skincare berbahaya, seperti merkuri. Merkuri adalah jenis metal yang berbahaya bagi tubuh.

Dampaknya tak hanya untuk sistem saraf saja, tetapi juga dapat mengakibatkan kerusakan ginjal. Ibu hamil yang terpapar merkuri juga bisa membahayakan janin dalam kandungannya.

Selain itu, paparan merkuri ke kulit dalam jangka panjang dapat menyebabkan lesi kulit. Ini adalah kondisi ketika kulit rusak dan terjadi perubahan abnormal. Merkuri juga dapat menyebabkan kerusakan membran sel dan kematian sel keratinosit pada kulit. 

Sementara itu, ada pula kandungan thimerosal. Ini adalah jenis zat pengawet yang kemungkinan juga digunakan dalam produk kosmetik dan termasuk zat merkuri.

2. Hydroquinone

Hidrokuinon adalah kandungan skincare yang paling sering digunakan sebagai pencerah kulit.

Sebenarnya, hidrokuinon hingga kini masih diresepkan oleh dokter kulit untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi, mengurangi bekas jerawat, serta melasma jika memang dibutuhkan.

Akan tetapi, kandungan hidrokuinon hanya aman jika diresepkan oleh dokter.

Jika digunakan sembarangan atau tanpa pengawasan tenaga medis, hydroquinone bisa menjadi kandungan skincare yang berbahaya, karena berkaitan dengan risiko kanker dan keracunan sistem organ.

Efek samping serius hidrokuinon yang lebih mudah dilihat, seperti reaksi alergi, kulit kering, atau iritasi kulit. 

Hidrokuinon tidak dijual secara bebas. Itu sebabnya, Anda patut waspada jika menemukan produk yang punya klaim mencerahkan dalam hitungan hari dijual secara bebas. Terlebih jika tertulis hidrokuinon sebagai salah satu kandungannya.

3. Talc

Talc atau magnesium silikat adalah mineral alami yang memiliki komposisi magnesium, silikon, oksigen dan hidrogen.

Talc termasuk salah satu kandungan kandungan skincare yang berbahaya, karena mengandung asbestos, suatu senyawa kimia penyebab kanker (karsinogenik).

Di Amerika Serikat, tahun 2019 lalu, badan POM Amerika Serikat, FDA, meminta konsumen menghindari kosmetik atau skincare yang terbukti positif mengandung asbestos.

Sebenarnya, sebagian besar jenis kulit dapat mentolerir kandungan talc. Namun, pemilik kulit sensitif perlu berhati-hati karena dapat mengalami iritasi.

Bahkan dikhawatirkan saat menghirup kandungan ini bisa menyebabkan gangguan pernapasan.

4. Timbal

Timbal (Pb) adalah logam berat yang bersifat racun bagi manusia. Maka dari itu, timbal juga menjadi kandungan dalam skincare atau kosmetik yang berbahaya.

Biasanya, kandungan timbal logam ada di dalam lipstik, body lotion, atau bedak tabur.

Beberapa produk kosmetik mata yang mengandung kohl bisa saja mengandung timbal cukup tinggi. Perlu Anda ketahui kalau kohl adalah zat bubuk hitam, terbuat dari galena (bijih timah) dan menjadi sumber mineral timbal. 

Di Amerika Serikat, peredaran produk semacam ini sudah dilarang karena termasuk dalam daftar pewarna sintetis ilegal.

Baca Juga

  • 15 Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah Baik Secara Alami Hingga Tindakan Medis
  • Manfaat Masker Putih Telur untuk Wajah dan Cara Membuatnya dengan Mudah
  • Cara Memutihkan Kulit dengan Tepung Beras yang Populer di Korea Selatan dan Jepang

5. Phthalates

Phthalates memiliki struktur kimia yang serupa dan banyak digunakan dalam produk kosmetik atau skincare. Bahan kimia ini berkaitan dengan gangguan endokrin hingga kanker.

Bahkan, penggunaannya dilarang di Uni Eropa. Namun,  masih lazim di negara lainnya seperti USA.

Adanya zat ini bisa menyebabkan hormon menjadi tidak seimbang, terutama yang berkaitan dengan estrogen seperti testosteron. Ini adalah zat yang juga meningkatkan risiko mengalami kanker payudara, mengingat kaitan eratnya dengan perubahan tertentu pada level estrogen.

6. Formaldehyde

Formaldehyde adalah senyawa gas tidak berwarna dan berbau menyengat. 

Zat formaldehyde dapat ditemukan pada produk kosmetik, losion, sampo, shower gel, pewarna kuku, dan produk perawatan rambut.

Formaldehyde termasuk ke dalam kandungan skincare yang berbahaya karena dapat menyebabkan reaksi alergi, iritasi mata, dan sistem pernapasan.

Beberapa studi pada hewan juga menemukan kaitannya sebagai pemicu kanker.

Tak hanya itu, konsentrasi formaldehyde juga bisa saja meningkat sampai ke level berbahaya jika bertemu dengan produk perawatan rambut yang mengandung keratin.

7. Oxybenzone

Oxybenzone adalah senyawa organik turunan benzofenon. Biasanya, kandungan ini sering digunakan dalam chemical sunscreen, wewangian, hairspray, atau kosmetik.

Namun, kandungan ini pun juga diperdebatkan oleh dokter kulit karena berisiko berbahaya.

Ada penelitian yang menyatakan kalau oxybenzone bisa memengaruhi hormon tiroid, tingkat testosteron, fungsi ginjal, hingga memicu dermatitis.

Namun, oxybenzone yang ada di dalam chemical sunscreen cenderung aman, khususnya jika sudah memiliki sertifikasi BPOM. Ini karena oxybenzone yang digunakan hanya bersifat topikal atau penggunaan luar.

8. Toluene

Pada beberapa produk perawatan kuku, bisa saja ada kandungan zat pelarut toluene.

Zat ini bersifat sangat beracun pada otak, sistem saraf, dan janin dalam kandungan. Sama seperti triclosan, produk skincare yang mengandung toluene telah dilarang peredarannya karena tergolong berbahaya.

9. Carbon black

Ada pula kandungan skincare yang berbahaya berupa carbon blackBentukan unsur karbon kerap ada di dalam maskara, eyeliner, dan juga lipstik. Fungsi carbon black membuat produk make-up menjadi berwarna.

Menurut The Environmental Working Group (EWG), carbon black bisa bersifat karsinogenik pada manusia. Umumnya, digunakan untuk level paparan industrial di pabrik-pabrik.

Masih perlu penelitian lebih lanjut untuk tahu dampak penggunaannya dalam produk kosmetik.

10. Per- and polyfluoroalkyl substances

PFAS biasanya terkandung dalam produk-produk seperti foundation, concealer, dan eyeliner. Menurut EWG, terdapat lebih dari 4.000 zat kimia yang termasuk dalam PFAS.

Risiko dari masuknya zat ini dalam tubuh bisa membahayakan janin, meningkatkan risiko kanker, mengganggu sistem imun, bahkan berpengaruh pada ketidakseimbangan hormon.

Apakah paraben berbahaya?

Sebagian besar orang mungkin mendengar informasi kalau paraben termasuk salah satu kandungan skincare yang berbahaya. Sayangnya, belum ada jawaban pasti mengenai ini.

Dalam kadar yang sesuai (0,4%), paraben dianggap aman untuk kosmetik atau skincare. Apalagi, kalau produk tersebut sudah diuji terlebih dahulu oleh BPOM.

Bahkan, paraben dalam skincare atau kosmetik justru bermanfaat untuk menjaga bahan aktif dalam produk skincare tetap stabil, efektif, dan bebas dari pertumbuhan bakteri berbahaya.

Tips aman memilih skincare

Untuk sebagian orang, memilih produk skincare bukan menjadi hal yang mudah. Apalagi kalau punya tipe kulit yang sensitif, mudah berjerawat, serta iritasi.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan dalam memilih skincare:

  • Ketahui jenis dan permasalahan kulit. Pilih produk yang cocok untuk semua jenis kulit atau sesuai dengan kondisi kulit Anda saat itu.
  • Tidak perlu mengikuti tren. Mencoba-coba produk yang tidak sesuai dengan jenis kulitmu bisa memicu permasalahan kulit lainnya.
  • Hindari produk abal-abal atau yang mengandung bahan berbahaya.
  • Coba patch test terlebih dahulu. Kalau ada tester, aplikasikan pada bagian tangan atau rahang, lalu lihat apakah ada efek samping setelah mencobanya.
  • Pilihlah produk yang sudah memiliki sertifikasi BPOM dan membelinya dari toko resmi. Anda juga bisa memeriksa keaslian produk dengan BPOM lewat situs https://cekbpom.pom.go.id/

Catatan SehatQ

Sebisa mungkin, pilih produk perawatan kulit dengan komposisi yang jelas dan tidak terlalu kompleks. Jangan pula tergiur dengan produk yang mengklaim organik atau natural, karena tidak serta merta membuatnya lebih aman.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kulit (spKK) mengenai permasalahan kulit. Nantinya, dokter akan merekomendasikan apa saja kandungan yang sekiranya aman.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kandungan skincare yang berbahaya atau yang cocok untuk kulit? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

kulit sehatperawatan kulitkesehatan kulitkulit dan kecantikanpenyakit kulitmasalah kulit

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 24 Jam

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved