logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Kandungan Nasi Putih dan 4 Manfaatnya untuk Tubuh Sehat

open-summary

Kandungan nasi putih yang utama adalah karbohidrat. Namun, makanan ini juga memiliki kandungan lain yang tak kalah penting untuk tubuh seperti kalori dan protein.


close-summary

4

(9)

22 Jul 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Kandungan nasi putih seperti karbohidrat dan kalori, penting untuk tubuh

Kandungan nasi putih yang utama adalah karbohidrat

Table of Content

  • Kandungan nasi, apa saja?
  • Manfaat nasi putih untuk tubuh
  • Lalu, kenapa nasi putih banyak dihindari?
  • Catatan dari SehatQ

Kandungan nasi perlu diketahui untuk mengukur asupan kalori dan karbohidrat yang diperlukan dalam asupan harian Anda.

Advertisement

Nasi putih adalah makanan pokok orang Indonesia, sehingga banyak orang bilang, belum makan kalau belum makan nasi. 

Mengonsumsi nasi putih, selama tidak berlebihan akan memberikan berbagai manfaat untuk tubuh. 

Sebab, selain karbohidrat dalam nasi yang tinggi, protein nasi putih juga bisa Anda temukan dan nasi merupakan asupan kalori yang baik sebagai sumber energi.

Manfaat nasi putih untuk kesehatan sudah cukup jelas. Namun karena kandungan nasi tinggi akan gula, makanan ini punya reputasi buruk.

Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Kandungan nasi, apa saja?

Nasi mengandung banyak nutrisi, mulai dari mineral, vitamin, hingga gizi utama seperti karbohidrat dan protein. Inilah gizi di dalam kandungan nasi di dengan takaran satu porsi (186 gram):

  • Kalori: 242
  • Lemak: 0,4 g
  • Sodium: 0 mg
  • Karbohidrat: 53,4 g
  • Serat: 0,6 g
  • Gula: 0 g
  • Protein: 4,4 g

Kandungan nasi kaya akan vitamin yang baik untuk tubuh, terutama vitamin B kompleks seperti tiamin, niacin, dan riboflavin. 

Kandungan nasi juga bisa dijadikan sumber mineral karena di dalamnya juga ada zat besi, mangan, dan magnesium.

Manfaat nasi putih untuk tubuh

Kalori beras putih yang sudah dimasak memang tinggi. Selain tinggi karbohidrat, nasi mengandung lebih sedikit serat dibanding dengan teman-temannya seperti nasi merah atau nasi cokelat. 

Tapi bukan berarti makanan ini sama sekali tidak memiliki kelebihan. Berikut manfaat beras putih yang bisa didapatkan tubuh:

1. Baik untuk pengidap penyakit celiac

Tidak mengandung gluten, nasi putih cocok untuk pengidap celiac
Tidak mengandung gluten, nasi putih cocok untuk pengidap celiac

Nasi putih adalah salah satu makanan yang tidak mengandung gluten. Jadi, untuk pengidap penyakit celiac yang tidak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, nasi bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.

Tidak hanya disantap sebagai nasi, beras putih juga bisa diolah jadi berbagai macam olahan, seperti mi, bihun, tepung, hingga minuman.

Jadi, pengidap penyakit ini tidak akan bosan mengonsumsi beras dalam bentuk nasi saja.

2. Sumber energi yang baik untuk tubuh

Sebagai sumber karbohidrat, nasi putih bisa menjadi salah satu sumber energi paling efektif yang bisa Anda konsumsi. 

Itulah alasannya, para atlet lebih banyak yang memilih nasi putih dibandingkan dengan nasi merah dan nasi coklat, karena makanan ini bisa memberikan energi dalam waktu singkat.

3. Bantu jaga kesehatan tulang, saraf, dan otot

Nasi mengandung magnesium yang baik untuk menjaga kepadatan tulang
Nasi mengandung magnesium yang baik untuk menjaga kepadatan tulang

Magnesium adalah mineral yang terdapat pada kandungan nasi yang penting untuk menjaga fungsi tulang.

Tidak hanya itu, magnesium juga dibutuhkan oleh tubuh agar fungsi saraf dan otot bisa berjalan dengan baik.

4. Baik untuk kesehatan usus

Nasi mengandung serat khusus yang akan diubah menjadi asam lemak oleh tubuh saat kita konsumsi. 

Asam lemak tersebut lah yang kemudian bisa menjaga kesehatan usus dan bahkan mengurangi risiko terjadinya kanker kolorektal.

Lalu, kenapa nasi putih banyak dihindari?

Meski memiliki manfaat, nasi putih banyak dihindari orang yang sedang diet dan pengidap diabetes. Apa alasannya?

1. Dianggap tinggi kalori

Kandungan nasi putih bisa dibilang cukup tinggi kalori jika dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya. 

Semakin tinggi kalori makanan, maka semakin besar juga risiko kalori tersebut akan menumpuk di tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Namun sebenarnya, semua itu juga tergantung dari cara masak dan lauk yang mendampingi. 

Jika Anda tidak makan nasi tapi masih tetap mengonsumsi makanan lain yang berkalori tinggi, maka usaha untuk menurunkan berat badan bisa saja sia-sia.

Baca Juga

  • Waspada, Bahaya Makan Seblak untuk Kesehatan Nyata Adanya
  • Beragam Makanan untuk Lansia yang Sehat dan Rekomendasi Menunya
  • Segar dan Sehat, Ini 8 Buah yang Mengandung Kalsium

2. Punya indeks glikemik yang tinggi

Kandungan nasi tinggi kalori sebaiknya dihindari penderita diabetes
Kandungan nasi yang tinggi kalori sebaiknya dihindari penderita diabetes

Selain karena kalorinya, nasi putih juga dihindari oleh pengidap diabetes. Hal ini disebabkan karena nasi putih merupakan makanan yang memiliki indeksi glikemik cukup tinggi.

Indeks glikemik adalah nilai ukur seberapa cepat tubuh bisa tubuh kita bisa mengubah karbohidrat menjadi gula yang akan diserap ke dalam aliran darah. 

Semakin tinggi nilai indeks glikemik suatu makanan, maka semakin cepat ia akan menaikkan kadar gula darah.

Makanan yang memiliki nilai indeks glikemik di bawah 55, termasuk dalam makanan dengan nilai rendah.

Sementara yang memiliki nilai 56 – 69 masuk kategori sedang dan nilai 70 – 100 masuk kategori tinggi.

Nasi putih memiliki nilai indeksi glikemik 64. Masih dalam kategori sedang, namun sudah mepet dengan kategori tinggi. 

Jadi, orang yang diabetes ataupun yang berisiko tinggi terkena penyakit ini, tidak disarankan untuk mengonsumsinya.

Catatan dari SehatQ

Bagi Anda penggemar nasi putih, tidak ada salahnya untuk masih mengonsumsi makanan ini selama kondisi kesehatan tetap dijaga. 

Namun untuk penderita diabetes, sebaiknya tahanlah godaan untuk makan nasi putih sebab pola makan ini bisa memperparah kondisi.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait jenis beras maupun makanan yang mengandung karbohidrat secara umum, Anda bisa konsultasikan dengan dokter gizi atau ahli gizi maupun chat gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!

Advertisement

makanan sehatmakanan tidak sehatkarbohidrat

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved