Kandungan Nutrisi Nasi Putih dan Manfaatnya untuk Tubuh

(0)
03 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Meski banyak dihindari, nasi putih juga punya manfaat untuk kesehatan tubuhNasi putih mengandung banyak nutrisi dan bisa memberikan manfaat untuk kesehatan
Sebagai makanan pokok utama orang Indonesia, nasi putih punya banyak penggemar. Banyak yang bilang, kalau belum makan nasi putih, itu namanya belum makan. Manfaat nasi putih memang beragam. Tapi di balik itu, reputasi nasi putih di kalangan orang yang sedang diet dan menjaga makan tidak begitu baik. Makanan ini dinilai bisa meningkatkan kadar gula darah dan menambah berat badan. Lalu, apa sebenarnya kelebihan dari nasi putih? Berikut penjelasannya.

Kandungan gizi nasi putih

Nasi putih mengandung banyak nutrisi, mulai dari mineral, vitamin, hingga gizi utama seperti karbohidrat dan protein. Dalam satu porsi (186 gram) nasi putih, terdapat kandungan nutrisi sebesar:
  • Kalori: 242
  • Lemak: 0,4 g
  • Sodium: 0 mg
  • Karbohidrat: 53,4 g
  • Serat: 0,6 g
  • Gula: 0 g
  • Protein: 4,4 g
Nasi putih juga mengandung vitamin yang baik untuk tubuh, terutama vitamin B kompleks seperti tiamin, niacin, dan riboflavin. Makanan ini juga bisa dijadikan sumber mineral karena di dalamnya juga terkandung zat besi, mangan, dan magnesium.

Manfaat nasi putih untuk tubuh

Nasi putih memang punya lebih banyak kalori dan karbohidrat serta mengandung lebih sedikit serat dibanding dengan teman-temannya seperti nasi merah atau nasi coklat. Tapi bukan berarti makanan ini sama sekali tidak memiliki kelebihan.Berikut manfaat nasi putih yang bisa didapatkan tubuh:

1. Baik untuk pengidap penyakit celiac

Nasi putih adalah salah satu makanan yang tidak mengandung gluten. Jadi, untuk pengidap penyakit celiac yang tidak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, nasi bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.Tidak hanya disantap sebagai nasi, beras putih juga bisa diolah jadi berbagai macam olahan, seperti mie, bihun, tepung, hingga minuman. Jadi, pengidap penyakit ini tidak akan bosan mengonsumsi beras dalam bentuk nasi saja.

2. Sumber energi yang baik untuk tubuh

Sebagai sumber karbohidrat, nasi putih bisa menjadi salah satu sumber energi paling efektif yang bisa Anda konsumsi. Itulah alasannya, para atlet lebih banyak yang memilih nasi putih dibandingkan dengan nasi merah dan nasi coklat, karena makanan ini bisa memberikan energi dalam waktu singkat.

3. Bantu jaga kesehatan tulang, saraf, dan otot

Magnesium yang terkandung di dalam nasi putih merupakan mineral yang penting untuk menjaga fungsi tulang. Tidak hanya itu, magnesium juga dibutuhkan oleh tubuh agar fungsi saraf dan otot bisa berjalan dengan baik.

4. Baik untuk kesehatan usus

Nasi mengandung serat khusus yang akan diubah menjadi asam lemak oleh tubuh saat kita konsumsi. Asam lemak tersebut lah yang kemudian bisa menjaga kesehatan usus dan bahkan mengurangi risiko terjadinya kanker kolorektal.

Lalu, kenapa nasi putih banyak dihindari?

Meski memiliki manfaat, nasi putih banyak dihindari orang yang sedang diet dan pengidap diabetes. Apa alasannya?

• Dianggap tinggi kalori

Kandungan kalori nasi putih bisa dibilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya. Semakin tinggi kalori makanan, maka semakin besar juga risiko kalori tersebut akan menumpuk di tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan. Namun sebenarnya, semua itu juga tergantung dari cara masak dan lauk yang mendampingi. Jika Anda tidak makan nasi tapi masih tetap mengonsumsi makanan lain yang berkalori tinggi, maka usaha untuk menurunkan berat badan bisa saja sia-sia.

• Punya indeks glikemik yang tinggi

Selain karena kalorinya, nasi putih juga dihindari oleh pengidap diabetes. Hal ini disebabkan karena nasi putih merupakan makanan yang memiliki indeksi glikemik cukup tinggi. Indeks glikemik adalah nilai ukur seberapa cepat tubuh bisa tubuh kita bisa mengubah karbohidrat menjadi gula yang akan diserap ke dalam aliran darah. Semakin tinggi nilai indeks glikemik suatu makanan, maka semakin cepat ia akan menaikkan kadar gula darah. Makanan yang memiliki nilai indeks glikemik di bawah 55, termasuk dalam makanan dengan nilai rendah. Sementara yang memiliki nilai 56 – 69 masuk kategori sedang dan nilai 70 – 100 masuk kategori tinggi. Nasi putih memiliki nilai indeksi glikemik 64. Masih dalam kategori sedang, namun sudah mepet dengan kategori tinggi. Sehingga, orang yang diabetes ataupun yang berisiko tinggi terkena penyakit ini, tidak disarankan untuk mengonsumsinya.Bagi Anda penggemar nasi putih, tidak ada salahnya untuk masih mengonsumsi makanan ini selama kondisi kesehatan tetap dijaga. Namun untuk penderita diabetes, sebaiknya tahanlah godaan untuk makan nasi putih sebab pola makan ini bisa memperparah kondisi.
makanan sehatmakanan tidak sehatkarbohidrat
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/cereal/health-benefits-of-rice.html
Diakses pada 21 Juli 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/rice-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4119792#health-benefits
Diakses pada 21 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/is-white-rice-bad-for-you
Diakses pada 21 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait