logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Kandungan Nutrisi di Balik Seporsi Kerak Telor yang Lezat

open-summary

Kerak telor mengandung nutrisi seperti vitamin B12, mineral, serat, dan karbohidrat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan pengganti diet karbohidrat nasi.


close-summary

13 Jun 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Nutrisi dari kerak telor dapat menjaga kesehatan tubuh dan pengganti diet karbohidrat

Selain lezat, kerak telor juga mengandung berbagai nutrisi

Table of Content

  • Kandungan nutrisi kerak telor sesuai bahannya
  • Meski begitu, jangan konsumsi kerak telor berlebihan

Kerak telor, saat ini memang sudah mulai jarang ditemui. Jadi tidak heran, saat hari-hari menjelang ulang tahun kota Jakarta, makanan khas betawi ini begitu diburu. Selain lezat, bahan-bahan yang terkandung dalam seporsi kerak telor, juga ternyata memiliki manfaat untuk tubuh.

Advertisement

Bahan utama kerak telor, seperti telur bebek, beras ketan, dan parutan kelapa, masing-masingnya mengandung nutrisi, termasuk vitamin B-12 dan karbohidrat. Agar tidak semakin penasaran, simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini.

Baca Juga

  • Jumlah Protein dari Menu Sehari-Hari, Apakah Sudah Cukup?
  • Manfaat Lada atau Merica, dari Melegakan Pernapasan hingga Mencegah Kanker
  • Salad Dressing Sehat untuk Diet yang Wajib Anda Coba

Kandungan nutrisi kerak telor sesuai bahannya

Untuk melihat sekilas nutrisi dari seporsi kerak telor, Anda bisa berikut ini kandungan dari bahan-bahan pembuat jajanan nikmat tersebut.

1. Kandungan nutrisi telur bebek

Telur bebek, merupakan bahan makanan yang rendah kalori, tapi kaya akan nutrisi lainnya. Kandungan kalori dalam satu butir telur bebek, rata-rata adalah sebesar 130 kalori per 70 gram telur bebek. Jumlah tersebut baru memenuhi sekitar 6% kebutuhan kalori harian tubuh.

Tidak hanya itu, telur bebek juga kaya akan vitamin B-12, selenium, dan kolin. Vitamin B-12 merupakan komponen yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sel darah merah di tubuh.

Sementara itu, selenium dapat membantu mengatur metabolisme hormon, dan juga berperan dalam kesuburan, serta penting untuk menjaga kesehatan kehamilan.

Kolin juga memiliki manfaat yang tidak kalah baik untuk tubuh. Sebab, komponen yang satu ini dapat membantu memerbaiki cara kerja saraf.

2. Kandungan nutrisi kelapa parut

Dalam sekitar 40 gram daging kelapa, terkandung cukup banyak serat, zat besi, serta kalium. Meski lemak jenuhnya cukup tinggi, kandungan kolesterol daging kelapa bisa dibilang cukup rendah. Kelapa tidak mengandung banyak sodium (garam).

Kelapa juga hanya mengandung sedikit karbohidrat. Sehingga umumnya, Anda yang sedang menjalani diet karbo pun tetap bisa mengonsumsi kelapa. Daging kelapa juga juga kaya akan kandungan protein.

3. Kandungan nutrisi beras ketan

Kandungan nutrisi baik dalam beras ketan, memang tidak sebanyak yang terdapat pada jenis beras lainnya. Meski begitu, makanan yang satu ini masih mengandung sedikit nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral.

Dalam sekitar 280 gram beras ketan, terdapat satu gram serat. Beras ketan juga mengandung berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan fosfor, meski hanya dalam jumlah kecil.

Sama seperti jenis beras lainnya, beras ketan juga mengandung vitamin, seperti vitamin B6, vitamin B12, tiamin, riboflavin, folat, dan niacin. Seperti halnya kandungan serat dan mineral, vitamin dalam beras ketan juga hanya ditemukan dalam jumlah kecil.

Meski begitu, jangan konsumsi kerak telor berlebihan

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Begitu juga saat Anda mengonsumsi kerak telor. Meski masing-masing bahan utamanya mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun tidak bisa dipungkiri, bahan-bahan tersebut juga mengandung komponen yang jika dikonsumsi berlebihan, tidak baik untuk kesehatan.

Seperti pada beras ketan, misalnya. Bahan ini mengandung cukup banyak kalori yang sebagian besarnya datang dari kandungan karbohidratnya yang tinggi. Beras ketan juga termasuk bahan makanan yang bisa memicu kenaikan kadar gula darah, apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Begitu juga dengan telur bebek. Bahan yang satu ini memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi, hingga dua kali lipat dari telur ayam. Sehingga, sebaiknya Anda membatasi konsumsinya.

Setelah mengetahui lebih jauh mengenai kandungan nutrisi kerak telor di atas, Anda tentu sudah tidak sabar untuk mengonsumsi makanan yang satu ini. Tapi ingat, jangan sampai berlebihan, agar kesehatan dapat tetap terjaga.

Advertisement

makanan sehatnutrisimakanan tidak sehattelur

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 24 Jam

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved