Mengulik Kandungan Jagung yang Bernutrisi untuk Tubuh

Kandungan jagung sangat beragam, mulai dari zat gizi makro, mikro, hingga senyawa tumbuhan
Jagung mengandung nutrisi yang beragam, mulai dari zat gizi makro, mikro, hingga senyawa tumbuhan

Jagung menjadi pilihan makanan pokok maupun makanan ringan bagi banyak orang. Bahan pangan ini dapat diolah menjadi beragam bahan dan sajian, mulai dari popcorn, tortilla, sirup jagung, hingga minyak jagung. Di balik popularitasnya tersebut, kandungan jagung ternyata juga cukup mengesankan. Ketahui lebih lanjut terkait kandungan jagung.

Profil kandungan jagung, makanan sehat kaya nutrisi

Jagung atau Zea mays merupakan salah satu makanan yang sangat populer di dunia, termasuk di Indonesia. Di beberapa negara dan wilayah pun, jagung menjadi salah satu makanan pokok. Terdapat beragam jenis varietas jagung. Yang paling terkenal yaitu jagung popcorn dan jagung manis.

Sebagai salah satu makanan populer, jagung pun sebenarnya mengandung berbagai nutrisi. Secara garis besar, dalam setiap 100 gram jagung kuning rebus, kandungan jagung yang utama yaitu:

  • Kalori: 96
  • Air: 73%
  • Protein: 3,4 gram
  • Karbohidrat: 21 gram
  • Gula: 4,5 gram
  • Serat: 2,4 gram
  • Lemak: 1,5 gram

Detail kandungan jagung yang baik untuk tubuh

Sebagai makanan serealia, jagung memiliki profil kandungan yang cukup mengesankan, mulai dari gizi makro hingga mikro. Berikut ini kandungan jagung yang patut untuk diketahui:

1. Kandungan karbohidrat pada jagung

Seperti semua biji-bijian sereal lain, jagung umumnya tersusun atas karbohidrat. Bentuk utama karbohidrat pada jagung adalah pati atau amilum, dengan porsi sekitar 28-80% pada berat kering.

Jagung juga mengandung gula dengan porsi yang cenderung kecil, yakni sekitar 1-3%. Namun, pada varietas jagung manis, kadar gulanya bisa mencapai 18% pada berat kering.

Walau jagung manis tinggi dengan gula, jagung tergolong sebagai makanan dengan indeks glikemik yang tidak tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi berisiko menimbulkan lonjakan gula darah.

2. Kandungan serat pada jagung

Sementara itu, serat sebagai salah bentuk karbohidrat, cukup banyak terkandung pada jagung. Kadar serat ini dapat berbeda tergantung jenisnya. Namun, pada biji jagung kering, serat umumnya memiliki porsi sekitar 9-15%.

Jenis serat yang banyak terkandung di jagung adalah serat tak larut air, seperti selulosa, lignin, dan hemiselulosa.

3. Kandungan protein pada jagung

Jagung merupakan sumber protein yang baik. Tergantung pada jenisnya, rentang porsi kandungan protein pada jagung adalah sekitar 10-15%. Jenis protein paling banyak di jagung dikenal dengan zein.

Namun sayangnya, kualitas protein zein pada jagung cenderung rendah karena rendahnya kadar amino asam esensial di makanan ini. Namun, zein banyak digunakan untuk kepentingan industri, seperti mulai dari produk tinta hingga permen.

4. Mineral dan vitamin pada jagung manis

Jagung manis atau sweet corn, sebagai salah satu varietas jagung, mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai nutrisi mikro, misalnya:

  • Asam pantotenat atau lebih dikenal sebagai vitamin B5. Vitamin B5 sebenarnya bisa ditemukan dalam berbagai makanan, sehingga risiko defisiensi cenderung rendah.
  • Folat atau vitamin B9. Merupakan vitamin yang esensial dan sangat diperlukan terutama saat kehamilan.
  • Vitamin B6 yang memegang fungsi penting untuk tubuh.
  • Niasin atau vitamin B3. Niasin pada jagung akan sulit diserap tubuh. Sebagai solusinya, kita bisa mengolah jagung menggunakan jeruk nipis agar penyerapannya lebih optimal.
  • Kalium, jenis mineral yang vital untuk pengendalian tekanan darah. Kalium juga berpotensi untuk menjaga kesehatan jantung.

5. Kandungan mineral pada jagung popcorn

Jenis jagung yang populer sebagai snack ini memiliki beberapa kandungan mineral, yaitu:

  • Mangan. Merupakan jenis mineral mikro yang esensial, dan banyak terkandung dalam biji serealia utuh, legum, buah, dan sayuran.
  • Fosfor. Mineral yang cukup tinggi di jagung popcorn dan jagung manis. Mineral ini berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh.
  • Zinc, jenis mineral mikro yang berarti penting untuk tubuh.
  • Tembaga. Merupakan mineral mikro yang memiliki efek antioksidan. Kekurangan asupan tembaga dapat berbahaya untuk jantung.
  • Magnesium. Kadar mineral yang rendah di tubuh bisa menaikkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung.

Dari daftar kandungan jagung manis dan jagung popcorn di atas, kita bisa tahu bahwa mineral cenderung lebih tinggi pada jagung manis, dan vitamin lebih tinggi kadarnya pada jagung popcorn.

6. Kandungan senyawa tumbuhan pada jagung

Sebagai makanan nabati, jagung pun dikantongi dengan beragam senyawa bioaktif. Bahkan, jagung mengandung molekul antioksidan yang lebih tinggi dibanding biji serealia lainnya.

Beberapa senyawa tumbuhan pada jagung, yaitu:

  • Asam ferulat. Merupakan senyawa polifenol utama dalam jagung, yang kadarnya lebih tinggi dibandingkan serealia lain seperti nasi dan gandum.
  • Antosianin, pigmen antioksidan yang memberi warna pada jagung merah.
  • Zeaxanthin, salah satu senyawa karotenoid yang paling umum. Zeanxanthin dikaitkan dengan kesehatan mata.
  • Lutein, jenis karotenoid lain pada jagung yang juga dikaitkan dengan kesehatan organ penglihatan.

Adakah kandungan jagung yang merugikan?

Ya, jagung mengandung asam fitat yang cukup merugikan. Asam ini dapat mengganggu penyerapan nutrisi lain, seperti zat besi dan zinc.

Kandungan asam fitat ini mungkin tak terlalu bermasalah bagi individu yang bisa mengonsumsi makanan sehat bervariasi. Namun, kandungan ini dapat menjadi pertimbangan di beberapa wilayah yang menjadikan jagung sebagai makanan pokok.

Masalah ini bisa diakali dengan merendam jagung, untuk mengurangi kadar asam fitat tersebut.

Catatan dari SehatQ

Jagung merupakan makanan yang memiliki nutrisi mengesankan. Kandungan jagung ini mulai dari zat gizi makro, nutrisi mikro, hingga senyawa tumbuhan. Anda bisa memvariasikan jagung dengan makanan sehat lain.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/corn
Diakses pada 13 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/is-corn-good-for-you
Diakses pada 13 Maret 2020

Popcorn Board. https://www.popcorn.org/Different-Types-of-Corn
Diakses pada 13 Maret 2020

Artikel Terkait