4 Pilihan Salep Mata Ikan yang Bisa Anda Coba


Salep mata ikan digunakan untuk mengobati kondisi kulit yang mengeras dan menebal akibat adanya gesekan dan tekanan yang berulang. Anda bisa mendapatkan salep untuk mata ikan secara bebas di apotek atau melalui resep dokter.

0,0
23 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salep mata ikan bisa didapat secara bebas di apotek atau melalui resep dokterMata ikan adalah kondisi kulit yang mengeras dan menebal
Mata ikan adalah suatu kondisi pengerasan dan penebalan kulit akibat tekanan atau gesekan yang terjadi berulang-ulang. Mata ikan atau dikenal pula dengan istilah clavus ditandai pula dengan kemunculan benjolan yang sering muncul di kaki. 
Untuk mengatasinya, ada beberapa cara menghilangkan mata ikan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah menggunakan salep mata ikan.

Pilihan salep mata ikan yang bisa digunakan

Salep mata ikan bisa diperoleh dari dokter dan apotek
Salah satu salep untuk menghilangkan mata ikan adalah asam salisilat
Kebanyakan orang akan menggunakan obat mata ikan sebagai salah satu cara menghilangkan mata ikan. Umumnya, obat mata ikan adalah salep atau krim topikal yang penggunaannya dioleskan pada area kulit yang terinfeksi mata ikan. Anda bisa mendapatkan salep mata ikan baik secara bebas di apotek atau melalui resep dokter. Berikut adalah pilihan salep mata ikan yang bisa diperoleh di apotek atau melalui resep dokter.

1. Asam salisilat

Salah satu salep mata ikan yang bisa digunakan adalah asam salisilat.Selain dalam bentuk gel, Anda bisa mendapatkan obat mata ikan yang mengandung asam salisilat berupa krim, losion, cairan, atau gel.Untuk dosis obat mata ikan mengandung asam salisilat yang lebih kuat, bisa diperoleh melalui rekomendasi dokter. Asam salisilat adalah kandungan bahan aktif bersifat keratolitik yang mampu melarutkan protein atau keratin penyebab mata ikan terbentuk dan kulit mati di sekitarnya. Salep mata ikan mengandung asam salisilat juga dapat membantu melembapkan kulit mata ikan. Bagian atas permukaan kulit yang terkena mata ikan akan memutih sehingga bisa dipotong dengan mudah. Namun, Anda harus berhati-hati saat mengoleskan obat untuk mata ikan yang mengandung asam salisilat. Pastikan Anda mengikuti petunjuk aturan pemakaian yang tertera pada resep atau kemasan salep untuk obat ikan.Perlu diketahui bahwa penggunaan obat untuk mata ikan mengandung asam salisilat tidak disarankan oleh penderita diabetes. Sebab, bila dioleskan pada kulit dengan tidak tepat, muncul risiko iritasi, infeksi, bisul, atau luka bakar, pada jaringan kulit sehat di sekitar area kulit yang terdapat mata ikan. 

2. Amonium laktat

Salep mata ikan berikutnya adalah amonium laktat. Obat mata ikan ini bisa berupa krim dan lotion. Penggunaannya, cukup dioleskan pada area kulit yang terinfeksi mata ikan. Amonium laktat topikal dapat membantu menipiskan kulit yang terdapat mata ikan. Di samping itu, fungsi amonium laktat mampu melembapkan dan melembutkan kulit mata ikan yang bersisik dan kering.Sebelum dioleskan pada kulit, kocok wadah lotion untuk mencampur seluruh partikel yang mungkin menggumpal pada wadahnya.Lalu, oleskan krim atau lotion amonium laktat pada area kulit yang terdapat mata ikan. Kemudian, usapkan dengan lembut dan perlahan. Biasanya, lotion atau krim amonium laktat bisa digunakan sebanyak 2 kali sehari. Akan tetapi, pastikan Anda membaca aturan pakai yang tertera pada resep atau kemasan salep untuk menghilangkan mata ikan.Jauhkan penggunaan obat mata ikan dari area mata, mulut, dan vagina. 

3. Triamcinolone

Triamcinolone adalah salep mata ikan berikutnya. Triamcinolone tersedia dalam bentuk salep, krim, maupun lotion, dengan efektivitas yang berbeda-beda untuk digunakan pada kulit. Triamcinolone adalah golongan kortikosteroid yang dapat membantu mengobati kulit kering dan mengeras, termasuk mata ikan.Oleskan salep mata ikan triamcinolone secukupnya pada area kulit yang terinfeksi.Kemudian, usapkan dengan lembut dan perlahan. Anda bisa menggunakan triamcinolone sebanyak 2-4 kali sehari. Selalu ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan salep untuk mata ikan secara saksama. 

4. Tretinoin

Tretinoin juga menjadi pilihan salep mata ikan lainnya. Tretinoin topikal hadir dalam bentuk krim atau gel. Fungsi tretinoin adalah membantu mengelupas area kulit yang terinfeksi mata ikan. Anda bisa mengoleskan tretinoin topikal setiap hari sebelum tidur di malam hari. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang terdapat pada label kemasan salep untuk mata ikan dengan benar.

Cara menghilangkan mata ikan lainnya

Selain menggunakan obat mata ikan topikal yang telah disebutkan di atas, alangkah baiknya Anda menyertai pengobatan mata ikan dengan melakukan perawatan di rumah. Berikut adalah cara menghilangkan mata ikan lainnya.

1. Rendam tangan atau kaki yang terinfeksi mata ikan dalam air hangat

Salah satu cara menghilangkan mata ikan adalah merendam kaki atau tangan yang terkena mata ikan dalam baskom berisi air hangat. Lakukan cara menghilangkan mata ikan alami ini selama kurang lebih 10 menit sampai area kulit yang terdapat mata ikan jadi melunak. Kemudian, gosokkan mata ikan di tangan menggunakan batu apung dengan gerakan memutar atau menyamping untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Namun, jangan gosokkan batu apung pada mata ikan secara berlebihan. Sebab, dapat berisiko menimbulkan iritasi hingga berdarah. 

2. Penipisan lapisan kulit

Cara menghilangkan mata ikan di tangan secara medis adalah dengan tindakan penipisan lapisan kulit yang menebal.Dokter akan memotong atau mengikis lapisan kulit yang menebal dan mengeras menggunakan pisau bedah steril. Langkah ini hanya boleh dilakukan oleh dokter. Tindakan penipisan lapisan kulit menebal yang dilakukan sendiri di rumah berisiko menimbulkan infeksi. 

3. Operasi 

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi sebagai cara menghilangkan mata ikan. Tindakan pembedahan ini dilakukan untuk memperbaiki posisi tulang yang menyebabkan terjadinya gesekan. 

Penyebab mata ikan

Penyebab mata ikan adalah adanya tekanan dan gesekan pada kulit yang terjadi berulang kali. Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab mata ikan akibat tekanan atau gesekan dapat terjadi, seperti:
  • Penggunaan alas kaki yang sempit, longgar, atau tidak nyaman. 
  • Berdiri, berjalan, atau berlari terlalu lama atau terlalu sering. 
  • Tidak menggunakan kaus kaki, atau memakai kaus kaki yang kebesaran.
  • Berjalan dengan postur yang kurang tepat. 
  • Sering berolahraga atau melakukan aktivitas menggunakan tangan atau kaki yang meningkatkan gesekan berulang kali. 
  • Tidak menggunakan sarung tangan saat mengoperasikan alat perkakas sehingga kulit rentan mengalami gesekan berlebihan. 
  • Sering memainkan alat musik menggunakan tangan. 
Tak hanya akibat tekanan dan gesekan, ada beberapa faktor risiko yang menjadi penyebab mata ikan, yaitu: 
  • Memiliki kelainan bentuk jari, seperti bunion dan hammertoe. 
  • Mempunyai kelainan bentuk tangan dan kaki. 
  • Anda seorang perokok.
  • Mudah berkeringat.

Perbedaan mata ikan dan kapalan

Meski sekilas tampak serupa, ternyata ada perbedaan mata ikan dan kapalan. Perbedaan mata ikan dan kapalan terletak pada rasa nyeri yang ditimbulkan. Mata ikan biasanya kerap menimbulkan rasa nyeri saat disentuh. Sedangkan, kapalan tidak terasa sakit saat disentuh.Perbedaan mata ikan dan kapalan juga dapat dilihat dari ukurannya. Kapalan biasanya memiliki ukuran cenderung lebih kecil dan bulat. Sementara, mata ikan memiliki ukuran bentuk yang lebih bervariasi.Selain itu, mata ikan sering muncul di area kulit yang tidak menahan beban. Sebaliknya, kapalan muncul di bagian kulit yang menahan beban, seperti tumit, telapak kaki, telapak tangan, dan lutut.Mata ikan seharusnya dapat diobati dengan mudah. Namun, bila kondisinya semakin serius atau tidak kunjung sembuh setelah dilakukan pengobatan, segera konsultasikan dengan dokter kulit. Anda pun dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar obat untuk mengatasi mata ikan. Caranya, pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
mata ikankapalanpenyakit kaki
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/172459.php
Diakses pada 9 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/understanding-corns-calluses-treatment
Diakses pada 9 Mei 2019
Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a601124.html
Diakses pada 9 Mei 2019
Medline Plus. https://wwww.medlineplus.gov/druginfo/meds/1682437.html
Diakses pada 9 Mei 2019
Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a607072.html
Diakses pada 9 Mei 2019
Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a617028.html
Diakses pada 9 Mei 2019
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1089807-medication#1
Diakses pada 9 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/plantar-warts/symptoms-causes/syc-20352691
Diakses pada 13 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-corns#treatment
Diakses pada 13 Januari 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses
Diakses pada 13 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait