Mata ikan merupakan benjolan yang sering muncul pada kaki dan terasa sakit jika ditekan
Asam salisilat pilihan untuk mengobati penyakit Mata Ikan

Mata ikan merupakan kulit mengeras dan menyakitkan, berupa benjolan yang sering muncul di kaki. Biasanya, mata ikan muncul sebagai akibat dari tekanan atau gesekan yang terlalu sering. Anda bisa menggunakan salep mata ikan untuk mengatasinya.

Jika mengenakan sepatu yang tidak pas dan memiliki kaki yang mudah berkeringat atau berdiri dalam waktu yang lama setiap hari, maka anda akan lebih berisiko terkena mata ikan.

[[artikel-terkait]]

4 Jenis salep mata ikan yang ampuh

Anda bisa mendapatkan obat bebas, maupun obat dengan resep dokter, untuk menyembuhkan mata ikan. Biasanya, obat mata ikan berupa obat oles, untuk diaplikasikan pada kulit. Berikut ini sejumlah pilihan salep mata ikan untuk anda.

1. Asam salisilat

Anda bisa mendapatkan asam salisilat berupa krim, losion, cairan, gel, dan salep, untuk dioleskan ke kulit. Asam salisilat merupakan keratolitik yang dapat melarutkan protein, atau keratin pembentuk mata ikan, dan kulit mati di sekitarnya.

Anda dapat menggunakan salep mata ikan yang mengandung asam salisilat, untuk membantu melembapkan kulit mata ikan anda. Bagian atas kulit yang terkena mata ikan pun akan memutih, dan dapat dipotong dengan mudah.

Anda harus berhati-hati saat mengoleskannya pada kulit, karena dapat mengiritasi. Ikutilah petunjuk pada label kemasan atau resep dokter dengan hati-hati. Dosis yang lebih kuat dapat bekerja lebih cepat, tapi harus dengan resep dokter.

Kebanyakan dokter tidak menyarankan penggunaan obat mata ikan asam salisilat untuk penderita diabetes. Sebab saat dipakai dengan tidak tepat, muncul risiko iritasi, infeksi, bisul atau luka bakar, pada jaringan kulit yang sehat di sekitar mata ikan.

2. Amonium laktat

Amonium laktat dapat berupa krim dan losion, yang dioleskan untuk kulit. Amonium laktat topikal membantu menipiskan kulit mata ikan anda, serta melembapkan dan melembutkan kulit bersisik yang kering.

Sebelum digunakan, kocok wadah losion untuk mencampur obat secara merata. Lalu, oleskan krim atau losion amonium laktat pada area mata ikan anda, dan gosok dengan lembut.

Biasanya, losion atau krim amonium laktat digunakan sebanyak dua kali sehari. Akan tetapi, ikuti petunjuk pada label kemasan atau resep dokter dengan hati-hati. Jauhkan dari mata, mulut, dan area vagina.

3. Triamcinolone

Triamcinolone tersedia dalam bentuk salep, krim, maupun losion, dengan efektivitas yang berbeda-beda untuk digunakan pada kulit. Triamcinolone merupakan golongan kortikosteroid yang membantu mengobati kulit kering dan pengerasan kulit, termasuk mata ikan.

Oleskan secukupnya pada mata ikan anda, dan gosok dengan lembut. Biasanya triamcinolone digunakan dua hingga empat kali sehari. Selalu ikuti petunjuk pada label resep dengan hati-hati

4. Tretinoin

Tretinoin dapat berupa krim dan gel. Tretinoin membantu mengelupas area kulit anda yang terkena mata ikan. Biasanya, obat ini digunakan setiap hari sebelum tidur. Selalu ikuti petunjuk pada label resep dengan benar.

Anda dapat mencoba menggunakan obat-obatan mata ikan di atas yang disertai dengan perawatan di rumah. Rendamlah mata ikan dalam air hangat selama 5-10 menit, lalu gosok area mata ikan dengan batu apung. Langkah ini dipercaya bisa mempercepat penyembuhan.

Beda mata ikan dan kapalan

Mata ikan sering kali disamakan dengan kapalan, meski keduanya merupakan kondisi yang berbeda. Mata ikan sering kali disamakan dengan kapalan, padahal keduanya merupakan kondisi yang berbeda.

Kapalan biasanya tidak terasa sakit sedangkan mata ikan akan terasa sakit saat ditekan. Selain itu dilihat dari ukuran nya, mata ikan cenderung lebih kecil dan bundar sedangkan mata ikan lebih besar dan bervariasi bentuknya.

Mata ikan sering muncul di bagian kulit yang tidak menahan beban. Berbeda dari mata ikan, kapalan muncul di bagian kulit yang menahan beban seperti tumit, telapak kaki, telapak tangan, dan lutut.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/172459.php
Diakses pada 9 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/understanding-corns-calluses-treatment
Diakses pada 9 Mei 2019

Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a601124.html
Diakses pada 9 Mei 2019

Medline Plus. https://wwww.medlineplus.gov/druginfo/meds/1682437.html
Diakses pada 9 Mei 2019

Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a607072.html
Diakses pada 9 Mei 2019

Medline Plus. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a617028.html
Diakses pada 9 Mei 2019

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1089807-medication#1
Diakses pada 9 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed