Kalsium untuk Ibu Menyusui, Nutrisi yang Tidak Boleh Terlewatkan


Kalsium untuk ibu menyusui diperlukan karena ibu akan kehilangan kalsium yang diberikan ke bayi lewat ASI. Selain itu, kalsium juga bermanfaat untuk menyehatkan tulang dan mulut ibu menyusui.

0,0
07 Dec 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kalsium untuk ibu menyusui sangatlah penting sebab bayi Anda juga membutuhkannyaJangan lupakan kehebatan kalsium untuk ibu menyusui yang sangat beragam
Tahukah Anda kalau kalsium di dalam tubuh ibu menyusui akan pindah ke bayi lewat ASI? Hal ini juga menjadi alasan mengapa kepadatan tulang ibu menyusui bisa berkurang hingga 3-5 persen, sehingga memenuhi kalsium untuk ibu menyusui penting untuk dilakukan.Pasalnya, kekurangan kalsium pada ibu menyusui dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan serius. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan asupan kalsium untuk busui selama menyeusui si Kecil.

Manfaat kalsium untuk ibu menyusui

Bayi yang baru lahir membutuhkan kalsium untuk tumbuh kembangnya. Untungnya, sebagian besar kalsium yang ada di dalam tubuh ibu menyusui dapat ‘ditransfer’ ke tubuh bayi lewat ASI. Kondisi ini membuat tulang ibu menyusui menjadi lemah sehingga kepadatan tulangnya pun menurun.Ditambah lagi, hormon estrogen di dalam tubuh ibu akan menurun setelah melahirkan. Hormon ini memiliki tugas penting dalam menjaga kesehatan tulang. Saat kadarnya menurun, tulang ibu pun bisa melemah. Kekurangan kalsium pada ibu menyusui dapat membuat tubuh merasa sering pegal dan sakit. Oleh karena itu, kalsium untuk busui sangat diperlukan.Di samping itu, ada beberapa manfaat kalsium untuk ibu menyusui lainnya yang tidak boleh diremehkan, seperti:

1. Memperkuat tulang

Kekurangan kalsium bisa saja terjadi saat menyusui. Pasalnya, semakin besar bayi Anda, semakin tinggi juga kadar kalsium yang diserap bayi lewat ASI ibunya.Dengan mengonsumsi asupan kalsium yang cukup, kesehatan tulang ibu menyusui akan terjaga. Selain itu, kalsium yang hilang selama menyusui juga bisa kembali terpenuhi.Bukan hanya memperkuat tulang, kalsium untuk busui juga berfungsi mencegah terjadinya pembekuan darah dan juga mengoptimalkan sistem saraf.

2. Menyehatkan mulut

Kalsium tidak hanya menyehatkan tulang saja, tapi juga kesehatan mulut. Kesehatan mulut ibu menyusui dapat terjaga jika kebutuhkan kalsiumnya terpenuhi.Hati-hati, kekurangan kalsium pada ibu menyusui dapat menyebabkan penyakit periodontal yang dapat merusak gusi, tulang alveolar di gigi, dan lapisan luar akar gigi.

Dosis kebutuhan kalsium ibu menyusui

Kalsium untuk ibu menyusui sangatlah penting untuk kesehatan bayi
Usahakan penuhi kebutuhan harian Anda akan kalsium
Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan setiap orang, tak terkecuali ibu menyusui. Namun perlu diingat, kebutuhan kalsium untuk ibu menyusui lebih tinggi karena ia harus berbagi kalsium dengan bayinya.Kebutuhan kalsium untuk ibu menyusui adalah 1.000 miligram per hari, sama seperti ibu hamil dan wanita berusia 18-50 tahun. Ibu menyusui boleh mengonsumsi lebih dari 1.000 miligram kalsium per hari, tapi jangan sampai melebihi 2.500 miligram karena dapat menimbulkan efek samping yang merugikan.Cobalah untuk mengonsumsi kalsium dari makanan. Dengan begitu, tubuh bisa menyerap kalsium lebih baik. Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen kalsium, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum melakukannya.

Kekurangan kalsium pada ibu menyusui

Selain kerap merasakan pegal dan kesehatan gigi tidak terjaga, kekurangan kalsium pada ibu menyusui juga bisa menyebabkan gangguan sebagai berikut:
  • Kram otot. Ibu menyusui mungkin akan mulai merasakan sakit pada bagian paha hingga ketiak
  • Rentan terinfeksi virus dan bakteri
  • Meningkatkan risiko bayi kejang
  • Terganggunya fungsi saraf yang dapat menyebabkan otot melemah dan detak jantung juga tidak teratur. Gejala kondisi ini bisa berupa munculnya gejala mati rasa pada jari atau sering kesemutan
  • Sakit gigi
  • Kualitas ASI berkurang
  • Insomnia
Untuk mencegah kondisi seperti di atas terjadi, ada baiknya Anda memperhatikan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Bila perlu, Anda dapat mengonsumsi suplemen kalsium untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Kriteria suplemen kalsium untuk ibu menyusui

Kalsium untuk ibu menyusui dapat diraih dengan mengonsumsi buah dan sayuran
Jangan asal pilih suplemen kalsium!
Mengonsumsi suplemen kalsium untuk ibu menyusui bukanlah hal yang dilarang. Namun, pastikan Anda sudah mendapatkan izin dari dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.Selain itu, carilah berbagai kriteria ini pada suplemen kalsium yang akan dibeli:
  • Suplemen kalsium juga harus mengandung magnesium agar tubuh dapat menyerap kalsium lebih baik.
  • Ibu menyusui yang tidak bisa mengonsumsi susu atau produk susu lainnya harus membeli suplemen kalsium yang juga mengandung zinc. Sebab, produk susu adalah sumber zinc yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.
  • Kalau bisa, carilah suplemen kalsium yang mengandung zinc dan magnesium.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu memeriksa kandungan magnesium pada suplemennya. Hal ini dilakukan agar Anda tahu berapa banyak magnesium yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak ‘overdosis’.

Makanan yang mengandung kalsium untuk ibu menyusui

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kebutuhan nutrisi yang diperlukan ibu menyusui adalah sebanyak 2500 kalori. Bukan hanya nutrisi berupa protein, lemak dan karbohidrat, busui juga membutuhkan sumber zat besi dan kalsium yang cukup.Bagi ibu menyusui yang berencana untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya lewat makanan, pilihlah sayuran yang berwarna hijau atau cobalah konsumsi berbagai makanan yang mengandung kalsium ini:
  • Susu, keju, dan produk susu lainnya
  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam, okra, hingga kale
  • Ikan seperti sarden
  • Kacang almond
  • Edamame dan tofu
  • Kacang kedelai
  • Daging 
Usahakan untuk tidak mengonsumsi satu makanan yang mengandung kalsium saja, melainkan berbagai makanan yang mengandung nutrisi penting lainnya. Hal ini dilakukan agar nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ibu menyusui menjadi beragam.

Catatan dari SehatQ

Kalsium adalah nutrisi yang sangat penting dan tidak boleh disepelekan. Sebab, tidak hanya ibu menyusui saja yang membutuhkannya, tapi juga bayi Anda.Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat kalsium untuk ibu menyusui, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
bayi & menyusuimakanan peningkat kalsiummakanan ibu menyusuiibu menyusui
Web MD. https://www.webmd.com/baby/qa/if-you-are-breastfeeding-do-you-need-extra-calcium
Diakses pada 23 November 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/calcium-during-breastfeeding-importance-and-requirement/
Diakses pada 23 November 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/baby/breastfeeding/how-much-calcium-do-nursing-moms-need_2067
Diakses pada 23 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/calcium/
Diakses pada 23 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/15-calcium-rich-foods#TOC_TITLE_HDR_7
Diakses pada 23 November 2020
Web MD. https://www.webmd.com/food-recipes/features/10-calcium-rich-foods
Diakses pada 23 November 2020
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/cairan-hidup-asi-bagaimana-mengoptimalkan-produksinya Diakses pada 15 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait