Berapa Banyak Kalori Singkong Goreng, Si Kudapan Kesukaan?


Kalori singkong goreng adalah 202 per 100 gram atau sekitar 40 kalori per potong. Apa saja kandungan nutrisi di dalamnya?

(0)
19 Dec 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kalori singkong goreng ternyata cukup tinggiKalori singkong goreng sebenarnya terbilang tinggi
Singkong terkenal sebagai sumber pangan alternatif yang baik bagi kesehatan. Sebaliknya, gorengan merupakan makanan dengan segudang efek buruk bagi tubuh. Lalu, bagaimana halnya dengan singkong digoreng seperti banyak dijajakan di Indonesia? Berapa jumlah kalori singkong goreng? Apakah makanan ini masih bermanfaat bagi tubuh?Singkong adalah jenis tumbuhan yang dikonsumsi bagian akarnya. Biasanya singkong diolah dengan cara direbus, digoreng, maupun digiling menjadi tepung dan dijadikan bahan dasar pembuatan kue yang bebas gluten sehingga relatif aman dikonsumsi oleh orang yang rentan alergi.

Kalori singkong goreng dan nutrisinya

Kalori setiap 100 gram singkong goreng adalah 165
Sayangnya, tidak banyak vitamin dan mineral yang bisa didapatkan di singkong. Secara garis besar, kandungan pada 100 gram singkong adalah sebagai berikut:
  • Kalori: 165
  • Karbohidrat: 39 gram
  • Serat: 1,9 gram
  • Sodium: 14 mg
  • Lemak: 0,3 gram
  • Gula: 1,8 gram
  • Protein 1,4 gram
  • Thiamine: 20% dari rekomendasi konsumsi harian (RKH)
  • Fosfor: 5% RKH
  • Kalsium: 2% RKH
  • Riboflavin: 2% RKH
Singkong rebus juga mengandung zat besi, vitamin C, dan niacin, meski dalam jumlah yang sedikit. Sementara itu jika tidak digoreng, singkong juga relatif tidak mengandung lemak sehingga aman dikonsumsi oleh setiap orang.Jumlah kalori singkong cukup tinggi, yakni mencapai 165 kalori per 100 gram dalam kondisi mentah. Sekitar 98% sumber kalori singkong datang dari kandungan karbohidrat di dalamnya.Tentu, proses memasak sangat memengaruhi perubahan jumlah kalori di dalamnya. Misalnya saja ketika singkong direbus, maka jumlah kalorinya akan naik menjadi 173 kalori per 100 gram atau sekitar 35 kalori per potong dengan komposisi 11% lemak, 86% karbohidrat, dan 3% protein.Sementara itu, jumlah kalori singkong goreng tanpa tepung bisa mencapai 202 kalori per 100 gram atau 40 kalori per potong. Dari jumlah ini, 62% kalori yang dihasilkan datang dari karbohidrat dan 3% di antaranya adalah protein.Sebanyak 35% kalori sisanya datang dari kenaikan kadar lemak lewat penggunaan minyak goreng untuk menggoreng singkong. Jumlah kalori singkong goreng juga bisa bertambah jika Anda mencelupkan singkong ke dalam adonan tepung sebelum digoreng.

Cara mengolah singkong yang sehat

Kupas singkong hingga bersih sebelum mengolahnya
Untuk meminimalisir jumlah kalori singkong goreng, cara paling aman adalah dengan membuatnya sendiri di rumah. Dengan demikian, Anda bisa memastikan minyak yang digunakan adalah minyak baru dan bersih, bukan minyak bekas alias jelantah dengan kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang membahayakan kesehatan.Anda juga dapat menggunakan minyak goreng dari tumbuhan lain, seperti minyak zaitun, minyak canola, atau minyak bunga matahari sebagai alternatif pengganti minyak sayur. Pastikan juga untuk memakai saringan atau kertas minyak setelah menggoreng singkong agar kelebihan minyak goreng tidak membanjiri singkong goreng.Selain mengontrol kalori singkong goreng, membuat gorengan sendiri di rumah membuat Anda lebih yakin akan pengolahan singkong yang aman dan bebas racun. Sebelum mengolahnya, pastikan untuk mengupas kulit singkong sampai bersih, dan merendamnya selama beberapa jam. Kemudian, masak hingga benar-benar matang sampai ke dalam.Anda juga disarankan mengonsumsi singkong dan sumber nutrisi lain agar tubuh tetap memperoleh gizi seimbang. Pastikan juga untuk tidak mengonsumsi singkong goreng berlebihan agar berat badan tidak cepat naik, mengingat kalori singkong goreng cukup tinggi.

Jangan makan singkong mentah

Hati-hati, singkong mentah berisiko timbulkan keracunan
Meski jumlah kalori singkong goreng dan rebus lebih tinggi dari singkong mentah, bukan berarti Anda bisa mengonsumsi bahan pangan alternatif ini tanpa dimasak terlebih dahulu. Sebab, singkong mentah mengandung zat kimia bernama glikosida sianogenik yang berisiko menjadi racun di dalam tubuh saat dikonsumsi berlebihan.Hidrogen sianida (HCN) atau asam sianida adalah racun yang juga terdapat pada singkong. Biasanya masyarakat awam menyebutnya racun biru karena berasal dari bercak biru pada singkong. Oleh karena itu, mengonsumsi singkong secara berlebihan akan berbahaya, terutama jika proses pengolahannya tidak benar.

Catatan dari SehatQ

Singkong yang merupakan umbi-umbian juga sangat mungkin menyerap logam yang berada di tanah tempat tumbuhnya. Beberapa jenis logam berbahaya yang bisa terdapat di dalam tanah ialah arsen dan kadmium.Efek zat kimia ini bagi tubuh adalah menimbulkan keracunan hingga merusak sistem saraf, kelenjar tiroid, bahkan mengakibatkan kelumpuhan. Untungnya, zat ini mudah hilang jika singkong diolah dengan benar dan dimasak hingga matang.
makanan dietdiet sehatkarbohidratdaun singkong
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/cassava
Diakses pada 10 Desember 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/yuca-nutrition-facts-4178969
Diakses pada 10 Desember 2020
Fat Secret. https://www.fatsecret.com/calories-nutrition/generic/indonesian-fried-cassava?portionid=10322149&portionamount=100.000
Diakses pada 10 Desember 2020
Fat Secret. https://www.fatsecret.com/calories-nutrition/generic/cassava-(yuca-blanca)-cooked?portionid=54522&portionamount=100.000
Diakses pada 10 Desember 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/news/20170622/how-bad-for-you-are-fried-foods
Diakses pada 10 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait