logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Kalori Donat dan Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsinya

open-summary

Donat termasuk makanan manis yang disukai semua kalangan. Namun, donat mengandung kalori yang besar beserta kandungan lainnya yang bisa berbahaya bagi tubuh. Berikut adalah penjelasan seputar kalori donat dan bahaya jika terlalu banyak mengonsumsinya.


close-summary

5

(2)

21 Jul 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Kalori donat dalam bentuk sedang adalah sekitar 198

Kandungan kalori donat berbeda-beda karena tergantung pada topping dan isinya

Table of Content

  • Jumlah nutrisi dan kalori donat
  • Bahaya terlalu banyak makan donat
  • Alternatif membuat donat yang lebih sehat

Donat termasuk salah satu makanan manis yang disukai berbagai kalangan, baik anak-anak hingga orangtua. Selain rasanya yang enak dan variatif, donat juga memiliki tekstur empuk yang mudah dikunyah.

Advertisement

Banyak juga yang menganggap donat bukan makanan sehat. Hal ini dikarenakan tingginya lemak, karbohidrat, dan gula pada donat. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar donat, berikut adalah penjelasan seputar kalori donat beserta nutrisi lainnya yang terkandung dalam makanan ini.

Jumlah nutrisi dan kalori donat

Jumlah nutrisi dan kalori donat bisa berbeda berdasarkan ukuran dan bahan-bahannya. Donat reguler berukuran medium (diameter rata-rata 8,255 cm) tanpa topping apa pun, memiliki sekitar 198 kalori. Berikut ini adalah jumlah nutrisi untuk donat ukuran sedang dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan kebutuhan harian rata-rata orang dewasa.

  • Total lemak 10,76 g = 14 persen dari AKG harian
  • Lemak jenuh 1,704 g = 9 persen dari AKG harian
  • Lemak tak jenuh ganda 3,704 g
  • Lemak tak jenuh tunggal 4,37 g
  • Kolesterol 17 mg = 6 persen dari AKG harian
  • Sodium 257 mg = 11 persen dari AKG harian
  • Total karbohidrat 23,36 g = 8 persen dari AKG harian
  • Serat makanan 0,7 g = 3 persen dari AKG harian
  • Gula 10,58 g
  • Protein 2,35 g
  • Kalsium 21 mg = 2 persen dari AKG harian
  • Zat besi 0,92 mg = 5 persen dari AKG harian
  • Kalium 60 mg = 1 persen dari AKG harian
  • Vitamin A 18 mcg = 2 persen dari AKG harian
  • Vitamin C 0,1mg = 0 persen dari AKG harian.

Donat berukuran lebih besar atau lebih kecil akan memiliki perbedaan jumlah kalori dan nutrisi. Kalori donat ukuran besar bisa mencapai 303 kalori. Sementara donat yang dilengkapi dengan berbagai topping atau isian, seperti tepung gula, cokelat, kacang, atau selai, tentunya memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi lagi.

Bahaya terlalu banyak makan donat

Terlalu banyak mengonsumsi donat ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan karena makanan ini termasuk jenis makanan yang tinggi lemak dan gula. Kandungan kalori pada sepotong donat dengan beragam variasi bisa mencapai hingga 480 kalori dengan kandungan gula mencapai 27 gram.

Ini artinya, bagi orang dewasa dengan kebutuhan harian 2000 kalori, dua potong donat sudah hampir memenuhi 50 persen kebutuhan kalori harian. Belum lagi, kalori dari makanan lain yang Anda konsumsi di hari tersebut.

Menurut laporan CNN yang dikutip menshealth, jogging sejauh 1,6 km hanya akan membakar 151 kalori saja. Bayangkan berapa banyak Anda harus berolahraga untuk menghilangkan kelebihan kalori dari sepotong donat, jika untuk membakar kelebihan 100 kalori saja Anda harus jogging lebih dari 1 km.

Sementara itu, jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat dan olahraga, diet tinggi gula rentan menjadi penyebab obesitas, diabetes, resistensi insulin, hingga gangguan metabolisme. Kelebihan gula juga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit kardiovaskular atau kanker.

Alternatif membuat donat yang lebih sehat

Membuat donat yang lebih sehat dari donat biasa bukan hal mustahil. Caranya adalah dengan mengganti beberapa bahan adonan dengan bahan yang lebih alami. Alternatif dalam membuat donat yang lebih sehat, antara lain:

  • Donat dimasak dengan cara dipanggang di dalam oven bukan digoreng.
  • Menggunakan tepung gandum untuk mengganti tepung terigu.
  • Membuat donat vegan, di mana dalam adonannya terdiri dari sayuran atau buah, seperti: donat kentang, donat talas, donat pisang, donat almond, atau donat ubi.
  • Mengganti gula putih dengan madu atau gula stevia.
  • Mengganti toping donat dengan buah-buahan.
  • Membuat donat asin dengan campuran sayuran, seperti bayam atau wortel.

Baca Juga

  • Adakah Makanan Penyebab Tumor Otak?
  • Menilik Kandungan Gizi dan Bahaya Kesehatan di Balik Nikmatnya Saus Mentai
  • Berbagai Alasan Kenapa Burger Tidak Sehat untuk Anda

Untuk membuat donat yang lebih rendah kalori, gunakan variasi bahan-bahan alami dan segar sebanyak mungkin. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi kandungan lemak dan gula yang tinggi pada donat.

Selain itu, akan lebih sehat lagi jika Anda membuatnya sendiri sehingga Anda dapat memastikan bahwa semua bahan-bahan yang digunakan telah sesuai kebutuhan.

Advertisement

makanan tidak sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved