Kalori Mangga Sebesar 99, Amankah Dikonsumsi yang Sedang Diet?

Kalori mangga sebesar 99 per sajiannya
Mangga memiliki kandungans serat, nutrisi, dan kalori yang baik untuk tubuh

Salah satu buah yang merupakan sumber antioksidan dan vitamin C adalah mangga. Dalam 1 buah mangga, terdapat sekitar 99 kalori, sebagian besar dari karbohidrat. Bagi orang yang sedang menjalani diet, buah apapun – termasuk mangga – yang belum diolah dan masih alami tetap aman dikonsumsi.

Bahkan tak hanya bagi orang yang sedang menjalani diet saja, penderita diabetes pun bisa mengonsumsi buah mangga. Tentu saja, asal tetap dalam batas wajar. Mengonsumsi 1 buah mangga tak akan membuat gula darah melonjak tinggi, terlebih mangga kaya akan serat.

Kandungan nutrisi mangga

Dalam satu sajian mangga, kandungan nutrisinya adalah:

  • Kalori: 99
  • Protein: 1,4 gram
  • Karbohidrat: 23,7 gram
  • Lemak: 0,6 gram
  • Serat: 2,6 gram
  • Vitamin C: 67% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)
  • Folat: 18% dari AKG
  • Vitamin B6: 11,6% dari AKG
  • Vitamin A: 10% dari AKG
  • Vitamin E: 9,7% dari AKG
  • Vitamin K: 6% dari AKG
  • Potasium: 6% dari AKG
  • Riboflavin: 5% dari AKG
  • Mangan: 4,5% dari AKG

Dari deretan kandungan nutrisi mangga di atas, tak hanya kalori mangga saja yang menarik diperhatikan. Lihat kandungan vitamin C mangga, hampir 70% kebutuhan AKG terpenuhi lewat mangga. Ini baik untuk sistem kekebalan tubuh serta membantu penyerapan zat besi.

Amankah dikonsumsi orang diet?

Tidak ada salahnya bagi orang diet mengonsumsi buah mangga, asalkan dalam bentuk aslinya. Bukan olahan seperti asinan, buah kaleng, atau lainnya yang sudah diberi tambahan pemanis.

Tak hanya aman dikonsumsi orang diet, beberapa kelebihan lain dari buah mangga adalah:

1. Anti-peradangan

Buah mangga memiliki substansi disebut mangiferin, yang berfungsi sebagai anti-peradangan dalam tubuh. Tak hanya itu, mangiferin juga berpengaruh pada kinerja enzim sehingga level gula darah bisa terkendali secara positif.

2. Memperbaiki fungsi sel

Vitamin C membantu memperbaiki kesehatan sel dalam tubuh. Selain itu, vitamin C juga sangat krusial untuk memastikan jaringan tubuh tetap kuat serta dinding pembuluh darah dalam kondisi baik.

3. Menjaga kesimbangan cairan dalam tubuh

Adanya potasium dalam buah mangga membantu mengendalikan tekanan darah dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Rekomendasi angka kecukupan gizi kebutuhan potasium per harinya untuk perempuan adalah 2.600 mg dan 3.400 mg untuk laki-laki. Dalam satu buah mangga, tersedia 257 mg potasium.

4. Baik untuk sistem pencernaan

Dalam buah mangga, ada enzim amilase yang membantu memecah molekul makanan dalam bentuk besar sehingga lebih mudah terserap. Enzim amilase juga membantu memecah karbohidrat kompleks menjadi glukosa dan maltosa. Kandungan ini biasanya ada pada mangga yang sudah matang, itulah mengapa rasanya lebih manis.

5. Menjaga kesehatan mata

Rupanya, antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam buah mangga bisa melindungi retina dari penyerapan cahaya berlebihan. Selain itu, kombinasi antioksidan dalam mangga ini juga melindungi mata dari blue light yang berbahaya. Lebih detil lagi, mangga juga merupakan sumber vitamin A yang baik untuk mata.

6. Membuat rambut dan kulit makin sehat

Mangga juga bisa membuat rambut dan kulit semakin sehat, lagi-lagi berkat kandungan vitamin C di dalamnya. Vitamin C sangat penting dalam proses pembuatan kolagen, protein yang memberikan struktur pada kulit dan rambut. Selain itu, kandungan vitamin A dalam buah mangga juga meningkatkan produksi sebum sehingga kulit kepala tetap lembap dan sehat.

Catatan dari SehatQ

Sesuai penjelasan di atas, penderita diabetes pun tidak masalah mengonsumsi buah mangga, asal masih dalam batas wajar. Mengonsumsi ½ porsi mangga di pagi dan ½ lagi di sore hari tidak akan membuat gula darah melonjak secara drastis.

Namun bagi yang mengonsumsi mangga terlalu berlebihan seperti 5-6 buah tiap harinya, sebaiknya kurangi menjadi hanya 1 saja atau tak lebih dari 330 gram per hari. Semua yang berlebihan tentu tak baik. Apalagi, mangga mudah ditemukan kapanpun sepanjang tahun.

Sebisa mungkin, tetap konsumsi mangga dalam bentuk aslinya, tanpa melalui proses olahan apapun. Semua yang alami baik untuk tubuh, tak perlu memberi tambahan pemanis atau perasa lainnya.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mango#bottom-line
Diakses 2 April 2020

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/mango-calories-and-nutrition-facts-3982611
Diakses 2 April 2020

Huffington Post. https://www.huffingtonpost.in/luke-coutinho/are-mangoes-making-you-fat_a_22076932/
Diakses 2 April 2020

Artikel Terkait