Kalistenik, Olahraga Praktis Pembentuk Otot Menggunakan Berat Tubuh

salah satu jenis olahraga kalistenik yang mudah dilakukan adalah push up
Push up merupakan jenis olahraga kalistenik yang mudah dilakukan di rumah

Nama olahraga kalistenik baru mulai terdengar populer saat ini. Padahal, olahraga ini sudah dilakukan sejak lama dan bahkan Anda mungkin sebenarnya pernah mencobanya! Olahraga ini tidak perlu menggunakan alat apapun dan hanya memerlukan berat tubuh saja.

Kalistenik adalah olahraga yang menggunakan berat tubuh untuk melatih otot-otot Anda dan membantu membakar kalori berlebih yang telah dikonsumsi. Penasaran soal kalistenik? Simak informasinya dari artikel ini.

Jenis olahraga kalistenik:

  • ­Trunk twists
  • Push-ups
  • Pull-ups
  • Jumping jacks
  • lunges
  • Chin-ups
  • Sit-ups
  • Plank

Kalistenik adalah olahraga membentuk otot

Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya, kalistenik adalah olahraga yang hanya memakai berat badan saja tanpa memerlukan alat atau perlengkapan khusus. Sebenarnya, Anda sudah sering melakukan kalistenik tanpa disadari.

Push-up dan pull-up hanyalah beberapa gerakan sederhana dari olahraga kalistenik yang dapat dilakukan di mana saja dan kapanpun. Sekilas kalistenik terlihat sepele dan tidak seintensif olahraga lain yang memerlukan peralatan khusus. Padahal olahraga ini sangat cocok untuk membentuk otot pada tubuh.

Manfaat olahraga kalistenik pun tidak kalah dari olahraga lainnya. Beberapa manfaat olahraga kalistenik adalah:

  • Membantu menurunkan berat badan

Tidak perlu mengeluarkan uang berlebih untuk menyewa personal trainer di gym ataupun membeli berbagai peralatan olahraga yang mahal, karena Anda dapat menurunkan berat badan dengan olahraga kalistenik.

Kalistenik adalah salah satu olahraga praktis yang dapat membakar kalori dan meningkatkan detak jantung Anda.

  • Melatih kekuatan otot

Kalistenik adalah alternatif olahraga yang dapat dipilih untuk melatih kekuatan dan ketahanan otot, karena Anda mengangkat berat badan sendiri menggunakan otot-otot tubuh. Selain itu, kalistenik juga dapat meningkatkan kelenturan dan pembentukan otot.

  • Meningkatkan kekuatan persendian dan tulang

Tidak hanya otot saja yang dilatih, kekuatan persendian dan tulang juga ditingkatkan ketika Anda melakukan olahraga kalistenik. Persendian dan tulang yang kuat dapat mengecilkan kemungkinan Anda mengalami cedera saat beraktivitas.

  • Bagus untuk koordinasi dan keseimbangan otot

Bagi pemula yang ingin mencoba olahraga angkat beban, Anda bisa mencoba olahraga kalistenik terlebih dahulu. Olahraga kalistenik cocok untuk melatih koordinasi dan keseimbangan otot untuk orang yang pertama kali ingin mencoba angkat beban.

  • Praktis dan dapat dilakukan kapan saja

Praktis dan bisa dilakukan dimanapun dan kapan saja. Kalistenik adalah olahraga yang sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki jadwal yang padat.

Anda dapat melakukan olahraga ini dalam durasi yang singkat seusai bangun tidur ataupun saat menonton televisi.

Bagaimana cara melakukan olahraga kalistenik?

Tenang saja, kalistenik adalah olahraga yang bervariasi dan mudah untuk diatur. Anda dapat melatih otot tubuh bagian atas ataupun bawah dengan gerakan kalistenik tertentu.

Misalnya, jika Anda ingin melatih otot tubuh bagian atas, Anda dapat melakukan push-up atau pull-up yang mengencangkan otot di bahu, lengan, dada, dan perut.

Sementara untuk melatih otot tubuh bagian bawah, Anda bisa mencoba squat ataupun lunges yang menggunakan otot paha dan kaki bagian bawah.

Frekuensi latihan kalistenik tergantung dari tujuan Anda berolahraga, bila Anda ingin menurunkan berat badan, Anda bisa mencoba melakukan olahraga kalistenik empat kali dalam seminggunya, dua sesi untuk otot bagian atas dan sisanya fokus pada otot bagian bawah.

Saat sedang tidak melakukan olahraga kalistenik, Anda dapat melakukan olahraga kardio untuk mempercepat penurunan berat badan, seperti jogging, berlari, berenang, dan sebagainya.

Namun, untuk menambah ukuran dan kekuatan otot, Anda harus menggabungkan olahraga kalistenik dengan angkat beban. Lakukan latihan kalistenik setelah olahraga angkat beban sebanyak tiga sesi per minggunya.

Gunakan setidaknya empat sampai lima gerakan kalistenik dan selesaikan gerakan-gerakan tersebut dalam kurun waktu 15 menit.

Catatan dari SehatQ

Kalistenik adalah olahraga praktis yang bisa dicoba untuk melatih otot tubuh ataupun menurunkan berat badan. Meskipun tidak seintens olahraga angkat beban, Anda bisa meningkatkan kesulitannya dengan melakukan gerakan kalistenik lebih lambat.

Contohnya, saat melakukan gerakan push-up, Anda dapat mengangkat tubuh Anda secara perlahan atau menahan posisi sambil menghitung sampai delapan detik.

Anda juga bisa melakukan gerakan kalistenik dengan satu anggota tubuh untuk meningkatkan kesusahannya. Misalnya, untuk squat Anda bisa menggunakan satu kaki dan merentangkan kaki satunya atau melakukan push-up dengan satu tangan.

Kunci utama dari olahraga kalistenik adalah melakukan gerakan-gerakannya dengan posisi yang benar. Bagi pemula, sebaiknya lakukan gerakan-gerakan dasar terlebih dahulu sebelum mencoba gerakan yang lebih sulit.

Namun, jika Anda memiliki riwayat cedera, operasi atau gangguan lainnya pada sendi, tulang dan otot jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter ya.

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/439209-what-is-calisthenic-training/
Diakses pada 7 Februari 2020

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/40746-calisthenics-weight-loss/
Diakses pada 7 Februari 2020

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/calisthenics-1231082
Diakses pada 7 Februari 2020