Ginekomastia menjadi tanda bahwa ada masalah pada kesuburan pria akibat ketidakseimbangan hormon pria
Ginekomastia atau pembengkakan payudara pria menjadi tanda bahwa ada masalah pada kesuburan pria

Kesuburan pria menjadi topik bahasan penting terutama bagi mereka yang ingin memiliki keturunan. Salah satu faktor yang mengindikasikan adanya masalah pada kesuburan pria adalah ginekomastia.

Ginekomastia adalah kondisi saat payudara pria membengkak. Namun, bagaimana sebenarnya hubungan antara pembengkakan payudara pria dengan kesuburan pria?

[[artikel-terkait]]

Benarkah ginekomastia adalah indikasi dari kurangnya kesuburan pria?

Penyebab dari ginekomastia adalah adanya ketidakseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen dalam tubuh pria. Meskipun hormon estrogen umumnya dikaitkan sebagai ‘hormon wanita’, tetapi tubuh pria tetap bisa memproduksi hormon estrogen dalam jumlah yang kecil.

Bila hormon testosteron pada pria lebih rendah daripada hormon estrogen, maka pria dapat mengalami kondisi ginekomastia. Lantas, apa kaitan dari penyebab ginekomastia dengan kesuburan pria? 

Penyebab ginekomastia berupa kadar hormon testosteron yang rendah atau yang dikenal sebagai hipogonadisme merupakan salah satu penyebab dari menurunnya kesuburan pria.

Ketidakseimbangan hormon ini tidak hanya memicu ginekomastia, tetapi juga berkurangnya jumlah sperma, menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi, dan penurunan libido. Hal-hal tersebut dapat berkontribusi dalam rendahnya kesuburan pria.

Oleh karenanya, ginekomastia bisa menjadi indikasi adanya gangguan hormon berupa kadar testosteron yang rendah pada pria yang dapat memicu berkurangnya kesuburan pria.

Apa yang dimaksud dengan kadar testosteron yang rendah?

Kadar testosteron yang rendah merujuk pada kadar testosteron yang berada di bawah 300 nanogram per desiliter (ng/dL). Padahal, normalnya kadar testosteron pada pria haruslah berada pada kisaran 300 sampai 1000 ng/dL.

Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui kadar testosteron Anda. Selain melihat rekam medis, dokter akan memberikan tes darah, pemeriksaan fisik, tes genetik DNA, tes hormon, dan tes MRI atau CT scan.

Apakah kesuburan pria dapat dikembalikan dengan menyembuhkan ginekomastia? 

Penurunan kesuburan pria disebabkan oleh kurangnya kadar testosteron. Oleh karena itu, penyembuhan ginekomastia tidak akan membantu dalam meningkatkan kesuburan pria. Peningkatan kesuburan pria dapat dilakukan dengan mengatasi akar permasalahannya.

Bila ginekomastia disebabkan oleh kadar testosteron yang rendah, maka meningkatkan kesuburan pria bisa dilakukan dengan meningkatkan kadar testosteron. 

Meskipun demikian, Anda tetapi bisa mengobati ginekomastia yang mungkin mengganggu penampilan Anda. Bedah adalah salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengobati ginekomastia.

Terdapat dua macam bedah yang bisa dilakukan, yaitu liposuction atau menghilangkan lemak berlebih pada payudara dan mastectomy atau pengangkatan jaringan kelenjar payudara. Bedah tersebut juga dapat berfungsi untuk membentuk payudara agar cocok dengan Anda.

Bagaimana cara mengatasi kadar testosteron yang rendah?

Jika kadar testosteron yang rendah adalah penyebab dari menurunnya kesuburan pria, maka Anda perlu untuk menanggulanginya.

Kadar testosteron yang rendah dapat diatasi dengan menggunakan terapi pengganti hormon testosteron. Pemberian pengganti hormon testosteron dapat berupa injeksi, tempelan, gel, dan sebagainya.

Beberapa hal yang mungkin akan dirasakan ketika sedang atau sudah menjalani terapi pengganti hormon testosteron adalah meningkatnya hasrat seksual dan massa otot, lebih berenergi, tidur lebih nyenyak, dan bisa mencapai ereksi.

Konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengikuti terapi pengganti hormon testosteron, karena kesuburan pria dan kondisi ginekomastia dapat disebabkan oleh banyak hal.

Oleh karenanya, Anda tetap memerlukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan mendiskusikan permasalah yang dialami dengan dokter untuk mendapatkan penanganan dan diagnosis yang tepat.

Apa tanda-tanda lain dari kadar testosteron yang rendah?

Selain kondisi ginekomastia, Anda perlu menyadari beberapa tanda yang bisa memperlihatkan bahwa kadar testosteron yang rendah adalah akar permasalahan dari menurunnya kesuburan. Beberapa indikasinya adalah:

  • Kadar air mani yang kurang
  • Merasa lelah dan tidak berenergi
  • Rambut rontok
  • Meningkatnya lemak tubuh
  • Kesulitan ereksi
  • Perubahan suasana hati
  • Tingkat sel darah merah yang kurang
  • Ukuran testis atau buah zakar yang kecil
  • Menurunnya kemampuan memori
  • Berkurangnya kepadatan tulang
  • Rendahnya hasrat seksual

Jika Anda memiliki beberapa ciri dari kadar testosteron yang rendah, konsultasikanlah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dengan lebih mendalam.

Endocrineweb. https://www.endocrineweb.com/conditions/low-testosterone/low-testosterone-diagnosis
Diakses pada 05 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/low-testosterone/warning-signs
Diakses pada 05 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/low-testosterone/male-breasts-gynecomastia
Diakses pada 05 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/male-infertility/symptoms-causes/syc-20374773
Diakses pada 05 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gynecomastia/symptoms-causes/syc-20351793
Diakses pada 05 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed