Penyebab Anda Suka Terbangun Saat Tidur Karena Kaget Merasa Jatuh dari Kasur


Pernah tiba-tiba kaget dan terbangun saat tidur karena mimpi terasa seperti jatuh dari ketinggian? Kondisi unik tapi sebetulnya umum ini disebut hypnic jerk.

(0)
13 Jun 2019|Giovanni Jessica
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
penyebab suka kaget saat tidur karena mimpi terasa seperti jatuh adalah hypnic jerkKaget sampai terbangun saat tidur karena mimpi terasa jatuh dari kasur bisa jadi akibat stres
Anda belakangan suka tiba-tiba terbangun kaget saat tidur karena merasa mimpi seperti jatuh dari jurang? Ternyata setelah tengok kanan-kiri, itu benar-benar cuma mimpi dan Anda tidak benar-benar jatuh dari tempat tidur. Fenomena ini sesungguhnya merupakan kondisi medis yang dikenal dengan istilah hypnic jerk atau mioklonus. Hypic jerk atau mioklonus adalah kondisi otot-otot tubuh yang mendadak berkontraksi kuat dalam waktu singkat.Lantas, kenapa bisa merasakan sensasi seperti jatuh saat tidur?

Penyebab suka terbangun kaget saat tidur karena mimpi terasa jatuh

Hampir lebih dari 50% orang dewasa mengalami hypnic jerk yang sampai membuat mereka suka terbangun kaget saat tidur. Penyebab utama dari terpicunya otot-otot untuk berkontraksi mendadak di tengah tidur belum diketahui pasti. Namun, kondisi ini belum tentu menandakan adanya masalah serius pada kesehatan tubuh. Seseorang yang sehat secara fisik bisa saja sering terbangun kaget saat tidur malam. Secara umum, hypnic jerk atau mioklonus merupakan refleks tubuh yang tergolong normal. Contoh lain dari mioklonus adalah cegukan.Berikut adalah beberapa hal yang dapat membuat seseorang sering kaget saat tidur karena mimpi terasa seperti jatuh:

1. Sedang cemas atau stres

Selama tidur, otak Anda seharusnya "mati". Maksudnya, otak tidak bekerja untuk berpikir, tapi hanya mengoperasikan fungsi-fungsi vital seperti laju pernapasan, peredaran darah, detak jantung, dan sistem organ lainnya.Namun, stres dan kecemasan di keseharian bisa saja terus kepikiran oleh alam bawah sadar hingga terbawa saat tidur.Hal ini membuat otak Anda malah terjaga dan tetap aktif untuk berpikir. Otak yang masih bekerja aktif selama tidur akan terus memberikan sinyal-sinyal waspada akibat pelepasan hormon stres berlebih.Sinyal waspada inilah yang kemudian memicu otot-otot tubuh untuk berkontraksi mendadak sehingga membangunkan Anda.

2. Kebanyakan asupan stimulan

Asupan zat stimulan yang berlebihan sepanjang hari atau justru terlalu dekat dengan waktu tidur bisa membuat Anda kaget karena mimpi jatuh saat tidur.Stimulan adalah zat-zat yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi. Jenis stimulan yang paling sering dikonsumsi adalah kafein, yang terkandung dalam teh, kopi, cokelat, dan minuman energi. Kandungan nikotin dalam rokok juga berperan sebagai stimulan.Stimulan akan menghambat kemampuan tubuh untuk mulai tertidur dan justru membuat tubuh terasa lebih segar. Pasalnya, zat kimia dalam stimulan membuat otak tetap bekerja aktif dan tidak masuk ke dalam tahap tidur lebih dalam. Maka itu, bukan tidak mungkin Anda sering terbangun kaget saat tidur jika suka minum kopi atau minuman energi terlalu malam.

3. Olahraga terlalu dekat waktu tidur

Rutin olahraga itu baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Olahraga juga dapat membantu tidur nyenyak.Namun, Anda tetap perlu mempertimbangkan waktu melakukannya. Berolahraga terlal berat dan terlalu dekat waktu tidur bisa membuat Anda terbangun kaget dari mimpi karena terasa seperti jatuh.Otot-otot tubuh Anda membutuhkan waktu untuk melemaskan kembali kondisinya setelah "dipaksa" bekerja keras. Otak pun juga membutuhkan waktu untuk bersiap-siap tidur.Ketika keduanya masih aktif sepanjang malam, bukan tidak mungkin otak tiba-tiba memerintahkan otot untuk berkontraksi.

4. Kebiasaan begadang atau kurang tidur

Kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk juga diduga dapat membuat Anda terbangun kaget saat tidur. Hypnic jerk yang terjadi berulang dapat menyebabkan Anda mengalami insomnia kronis. Kurang tidur juga dapat menyebabkan gangguan tidur lainnya, seperti gangguan tidur berjalan, insomnia, dan hipersomnia.

Perlukah menemui dokter?

Apabila tidur sering kaget, Anda tidak perlu khawatir. Kaget saat tidur atau hypnic jerk merupakan fenomena alami tubuh. Kondisi ini bukan pertanda adanya penyakit dalam tubuh dan tidak menyebabkan komplikasi apapun.Akan tetapi, jika hal ini menyebabkan Anda cemas dan berdampak pada pola tidur sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.Umumnya, Anda akan diminta untuk membuat jurnal tidur selama dua minggu. Jurnal ini bertujuan agar dokter dapat mengevaluasi pola tidur yang Anda jalani, serta berapa kali Anda kaget saat tidur.Jika Anda sedang mengalami masalah atau ada hal yang mengganggu pikiran, konsultasi pada dokter. Hal ini dapat membantu dokter menemukan penyebab yang mungkin mendasari kaget saat tidur yang terjadi pada Anda. Beritahukan juga pada dokter jika Anda memiliki obat-obatan yang rutin dikonsumsi.Pada sebagian besar kasus, tidak diperlukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis kondisi hypnic jerk. Akan tetapi, pada kasus yang berat, dokter mungkin menyarankan Anda melakukan pemeriksaan polisomnografi. Pemeriksaan ini berfungsi mendeteksi gelombang otak, denyut jantung, dan pernapasan yang terjadi selama Anda tertidur.
gangguan tidurgangguan tidur berjalan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324666.php
Diakses pada April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/hypnagogic-jerk
Diakses pada April 2019
Sleep Education. http://sleepeducation.org/news/2013/08/22/sleep-starts
Diakses pada April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait