Pernah Mengalami Kaget saat Tidur? Mungkin Ini Penyebabnya!

Kaget saat tidur merupakan suatu kondisi yang dinamakan hypnic jerk atau mioklonus
Kaget saat tidur dapat disebabkan beberapa hal, misalnya stres.

Pernahkah Anda mengalami kaget saat tidur? Kondisi ini sesungguhnya merupakan keadaan medis yang dikenal dengan hypnic jerk atau mioklonus, yaitu keadaan ketika tubuh tiba-tiba mengalami kontraksi kuat dalam waktu singkat pada saat tidur. Contoh lain terjadinya mioklonus adalah saat cegukan.

Faktanya, kejadian kaget saat tidur dialami sebanyak lebih dari 50% orang dewasa. Bayi dan anak juga dapat mengalami kondisi ini, tetapi lebih jarang diketahui. Selain itu, orang dewasa memiliki paparan yang lebih tinggi terhadap faktor penyebabnya dibandingkan bayi dan anak-anak.

Penyebab Kaget saat Tidur

Kaget saat tidur bisa terjadi secara tiba-tiba pada seseorang dalam kondisi sehat. Penyebab pasti mengapa kondisi ini bisa terjadi belum diketahui. Beberapa teori yang mungkin menjadi penyebab kaget saat tidur, antara lain:

1. Rasa Cemas dan Stres

Kecemasan dan stres membuat bagian otak Anda terjaga untuk tetap aktif, bahkan ketika bagian tubuh lain mengalami relaksasi seperti saat tidur. Dugaan yang ada mengatakan bahwa otak memberikan sinyal waspada. Ketika Anda mengalami kaget saat tidur, Anda dapat menjadi cemas untuk memulai tidur karena merasa ketakutan.

2. Stimulan

Stimulan adalah zat-zat yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi. Jenis stimulan yang paling sering dikonsumsi adalah kafein, yang terkandung dalam teh dan kopi. Kandungan nikotin dalam rokok juga berperan sebagai stimulan.

Stimulan akan memengaruhi kemampuan tubuh untuk tidur secara alamiah dan membuat seseorang menjadi terjaga. Kandungan zat kimia dalam stimulan berperan mencegah otak masuk ke dalam tahap tidur yang lebih dalam.

3. Latihan Fisik

Melakukan aktivitas fisik dapat membuat badan bugar dan membantu Anda tidur dengan nyenyak. Namun, apabila Anda melakukan aktivitas pada waktu yang terlalu dekat dengan jam tidur, maka Anda dapat mengalami kesulitan untuk memulai tidur. Otak dan otot Anda membutuhkan waktu untuk memproses tubuh agar dapat tidur.

4. Kekurangan Tidur

Kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk juga diduga berhubungan dengan terjadinya kaget saat tidur. Hypnic jerk yang terjadi berulang dapat menyebabkan Anda mengalami insomnia kronis. Kurang tidur juga dapat menyebabkan gangguan tidur lainnya, seperti gangguan tidur berjalan, insomnia, dan hipersomnia.

Perlukah Menemui Dokter?

Apabila Anda sering mengalami kaget saat tidur, Anda tidak perlu khawatir. Kaget saat tidur atau hypnic jerk merupakan fenomena alamiah tubuh. Kondisi ini bukan pertanda adanya penyakit dalam tubuh dan tidak menyebabkan komplikasi apapun.

Akan tetapi, jika hal ini menyebabkan Anda cemas dan berdampak pada gangguan tidur, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Umumnya, Anda akan diminta untuk membuat jurnal tidur selama dua minggu. Jurnal ini bertujuan agar dokter dapat mengevaluasi pola tidur yang Anda jalani.

Jika Anda sedang mengalami masalah atau ada hal yang mengganggu pikiran, ceritakan pada dokter. Hal ini dapat membantu dokter menemukan penyebab yang mungkin mendasari kaget saat tidur yang terjadi pada Anda. Beritahukan juga pada dokter jika Anda memiliki obat-obatan yang rutin dikonsumsi.

Pada sebagian besar kasus, tidak diperlukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis kondisi hypnic jerk. Akan tetapi, pada kasus yang berat, dokter mungkin menyarankan Anda melakukan pemeriksaan polisomnografi. Pemeriksaan ini berfungsi mendeteksi gelombang otak, denyut jantung, dan pernapasan yang terjadi selama Anda tertidur.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324666.php
Diakses pada April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/hypnagogic-jerk
Diakses pada April 2019

Sleep Education. http://sleepeducation.org/news/2013/08/22/sleep-starts
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed