Fungsi Alveolus Ini Ternyata Sangat Penting Bagi Paru-paru


Fungsi alveolus sangatlah dibutuhkan oleh sistem pernapasan. Tanpa alveolus, oksigen tak akan bisa beredar dalam tubuh. Kenali fungsi dan peran alveolus lebih jauh.

(0)
09 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Fungsi alveolus adalah tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksidaFungsi alveolus sangatlah vital bagi sistem pernapasan manusia.
Fungsi alveoulus dapat diibaratkan dengan kalimat, "kecil-kecil cabe rawit". Biar kecil, fungsi alveolus pada sistem pernapasan sangatlah besar. Bentuknya yang mungil, ternyata tidak sebanding dengan fungsinya, yang sangat dibutuhkan oleh Anda.Alveolus adalah kantung udara kecil yang menjadi alat kerja pernapasan. Bentuknya yang sangat kecil, menjadikan alveolus sebagai mikroskopis (sesuatu yang tidak bisa dilihat langsung, harus menggunakan alat bantu). Walau begitu, ada pentingnya untuk mengenali fungsi alveolus, agar Anda bisa semakin menjaganya, demi kesehatan sistem pernapasan.

Fungsi alveolus bagi manusia dan proses pertukaran gas di dalamnya

Setiap orang memiliki sekitar 480 juta alveolus di dalam tubuhnya. Ada 170 alveoli dalam setiap 1 kubikmilimeter jaringan paru. Semuanya terletak di ujung tabung bronkiolus.Ketika Anda menarik napas, alveolus akan melebar, untuk menyerap oksigen. Saat menghembuskan napas, alveolus akan mengecil, dan mengeluarkan karbon dioksida. Ini menjadi salah satu fungsi alveolus yang utama.Di dalam alveolus adalah tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbondioksida. Dari alveolus, oksigen dialirkan ke seluruh tubuh melalui darah dan karbon dioksida dikeluarkan lewat napas. Ini adalah fungsi utama alveolus.Oksigen yang Anda hirup, menyebar melalui alveolus dan kapiler (pembuluh darah terkecil) ke dalam darah. Sementara itu, karbon dioksida yang Anda hirup, mengalir dari kapiler ke alveolus, lalu naik ke bronkial, dan keluar dari mulut Anda.Karena lapisannya yang sangat tipis, alveolus membuat pertukaran gas di dalamnya, menjadi sangat cepat.

Sel alveolus

Alveolus sendiri terdiri dari dua sel yang berbeda, yakni pneumosit tipe I, yang bertanggung jawab dalam pertukaran oksigen dan karbon dioksida, serta pneumosit tipe II, yang memperbaiki kerusakan lapisan alveolar dan mengeluarkan surfaktan (molekul yang memiliki gugus polar dan non-polar).Selain itu, ada juga sel kekebalan tubuh bernama makrofag alveolar. Tugasnya dianggap seperti “truk sampah” untuk mengangkut serta membuang sel mati, bakteri, hingga partikel-partikel kecil, yang tidak tersaring dengan baik oleh silia atau lendir di saluran pernapasan atas.

Faktor yang merusak fungsi alveolus

Fungsi alveolus, si kecil yang punya banyak andil ini, bisa “terganggu” oleh beberapa faktor, mulai dari kebiasaan merokok, beragam penyakit, penuaan, hingga polusi. Apa saja yang bisa merusak fungsi alveolus itu?

1. Kebiasaan merokok

Merokok dapat mengiritasi bronkiolus dan alveolus Anda. Tidak hanya itu, merokok juga merusak lapisan paru-paru.Kerusakan yang diakibatkan rokok, bersifat kumulatif. Paparan asap rokok selama bertahun-tahun, dapat melukai jaringan paru-paru, sehingga alveolus tidak bisa memproses oksigen dan karbon dioksida secara efisien.

2. Polusi

Polusi yang ada di dalam ruangan, seperti asap rokok, debu, jamur, bahan kimia, radon atau asbes, bisa merusak paru-paru dan memperparah penyakit paru-paru yang sudah diderita.Polusi yang ada di luar, seperti emisi mobil atau pabrik, juga berbahaya bagi paru-paru Anda

3. Penyakit

Beberapa penyakit, seperti asma, kanker paru-paru, pneumonia (infeksi paru-paru yang disebabkan bakteri, jamur atau virus), fibrosis paru idiopatik (menebal dan rusaknya dinding yang mengelilingi alveolus), penyakit paru obstruktif kronik (terhalangnya aliran udara dari paru-paru).

4. Penuaan

Proses penuaan alami, dapat memperlambat sistem pernapasan Anda. Hal ini bisa ditandai dengan berkurangnya kapasitas paru-paru dan lemahnya otot dada. Para lansia juga cenderung lebih mudah terjangkit pneumonia, baik akibat bakteri maupun virus.Ada beberapa cara untuk meningkatkan kesehatan alveolus beserta paru-paru Anda, misalnya menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin, menghindari kebiasaan merokok, mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang kuat (melalui vaksin), menjalani pola makan yang sehat (buah, sayuran, hingga sumber protein), dan berolahraga secara rutin.

Jaga fungsi alveolus tetap optimal dengan memelihara kesehatan paru

Dalam menjaga fungsi alveolus, Anda dapat melakukannya dengan memelihara kesehatan paru. Berikut merupakan cara menjaga kesehatan paru-paru menurut .
  • Jangan merokok. Jika Anda merupakan perokok, berhenti merokok sebab merokok merupakan penyebab utama dari penyakit paru-paru yang terjadi.
  • Hindari kemungkinan menjadi perokok pasif yang mungkin terjadi.
  • Kurangi paparan dari polusi udara di luar ruangan.
  • Menjaga kebersihan tangan dan tubuh agar tak mudah terserang virus pernapasan.
  • Hindari keramaian pada saat musim flu terjadi.
  • Lakukan vaksin influenza dan pneumonia
Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memaksimalkan fungsi alveolus dengan menjaga kesehatan paru-paru.

Catatan dari SehatQ

Itulah tadi berbagai macam fungsi alveolus yang sangat penting untuk tubuh kita. Jangan pernah meremehkan kesehatan sistem pernapasan dengan jutaan alveolinya. Sistem pernapasan sangatlah penting untuk dipelajari, agar Anda bisa mengetahui yang terjadi pada paru-paru.Selain melakukan cara di atas, untuk meningkatkan kesehatan fungsi alveolus serta paru-paru, ada baiknya Anda datang ke dokter untuk berkonsultasi, apalagi kalau Anda memiliki keluhan yang dirasakan di sekitar dada Anda.
penyakit paru-parusaluran pernapasanhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/alveoli-functionDiakses pada 9 Desember 2019 Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/what-are-alveoli-2249043Diakses pada 9 Desember 2019 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait