Jumlah Sperma Sedikit? Coba Cara Memperbanyak Sperma Ini

Cara memperbanyak sperma dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan pola makan
Cara memperbanyak sperma dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan pola makan

Salah satu masalah infertilitas pada pria yang kerap terjadi adalah jumlah sperma yang sedikit. Jika Anda termasuk pria yang berkutat dengan masalah ini, Anda dapat melakukan beberapa cara memperbanyak sperma secara alami melalui perubahan pola makan hingga gaya hidup.

Dalam kondisi normal, terdapat sedikitnya 15 juta sel sperma per mililiter air mani (semen). Jika Anda memiliki jumlah sel sperma kurang dari itu, yang hanya bisa dikonfirmasi lewat pemeriksaan oleh dokter, maka Anda akan divonis menderita kondisi sel sperma sedikit alias oligospermia.

Sedikitnya jumlah sel sperma di dalam air mani ini akan berimbas pada masalah fertilitas, misalnya Anda akan sulit memiliki keturunan. Banyak hal dapat menuntun Anda pada masalah ini, mulai dari adanya gangguan kesehatan tertentu, faktor usia, hingga gaya hidup (misalnya merokok atau konsumsi makanan tertentu).

Bagaimana cara memperbanyak sperma secara alami?

Untuk mencari pengobatan tepat dari setiap masalah kesehatan yang Anda alami, sangat penting untuk mengetahui penyebabnya. Sayangnya, para peneliti tidak bisa memastikan secara spesifik penyebab jumlah sel sperma yang di bawah normal ini.

Meski demikian, para peneliti juga sepakat terdapat beberapa cara memperbanyak sperma yang efektif. Berikut cara memperbanyak sperma secara alami yang dapat Anda coba:

  • Menjaga berat badan ideal: beberapa penelitian menyatakan saat Anda mengalami penurunan berat badan, jumlah sperma yang terdapat dalam air mani juga meningkat.

  • Berolahraga: rutin berolahraga selama 16 minggu terbukti sebagai cara meningkatkan jumlah sperma yang efektif. Untuk mendapatkan manfaat ini, lakukan olahraga dengan intensitas sedang (misalnya aerobik) sedikitnya 50 menit sebanyak 3 kali seminggu.

  • Jangan stres: ketika Anda stres, tubuh tidak produktif dalam menghasilkan sperma.

  • Jangan merokok dan minum alkohol: aktif merokok, apalagi dibarengi dengan konsumsi alkohol secara berlebihan, terbukti dapat mengurangi jumlah sperma.

  • Hindari konsumsi obat-obatan tertentu: misalnya beberapa jenis antibiotik, antiandrogen, antinyeri, antipsikotik, kortikosteroid, streoid anabolik, testosteron eksogenus, maupun methadone. Penghentian penggunaan obat biasanya dapat langsung menaikkan jumlah sperma Anda.

  • Minum suplemen: konsumsi suplemen fenugreek maupun suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium dipercaya sebagai cara meningkatkan jumlah sperma yang ampuh.

  • Hindari polusi: beberapa penelitian mengonfirmasi bahwa polutan di udara yang berasal dari asap kendaraan hingga asap rokok berpotensi mengurangi jumlah sperma Anda.

  • Konsumsi makanan yang mengandung zat tertentu: misalnya makanan yang kaya akan antioksidan, lemak sehat (asam lemak omega-3), asam folat, dan zinc.

  • Hindari makanan yang mengandung zat tertentu: misalnya makanan yang mengandung lemak jahat maupun estrogen non-manusia seperti yang terkandung dalam kedelai.

Makanan penambah sperma yang mudah didapat

Selain mengubah gaya hidup, Anda juga bisa lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat tertentu sebagai cara memperbanyak sperma. Berikut adalah daftar makanan yang dipercaya sebagai cara memperbanyak sperma secara alami dan kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya.

  • Daging berwarna merah (daging sapi dan sebagainya): mengandung zinc, vitamin B-12 dan vitamin D (terutama pada hati).

  • Daging unggas (ayam, burung): mengandung zinc dan vitamin B-12.

  • Ikan dan makanan laut lainnya: mengandung vitamin B-12 serta vitamin D dan omega-3 (terutama salmon, tuna, makarel).

  • Hewan bercangkang (kerang, kepiting, tiram, dan lain-lain): mengandung zinc, vitamin B-12

  • Kacang-kacangan dan buncis: mengandung zinc, folat, vitamin E, dan omega-3.

  • Buah-buahan: mengandung folat dan vitamin B-12 (terutama jeruk).

  • Gandum utuh: mengandung zinc dan folat.

  • Sayuran berwarna hijau: terutama mengandung folat, vitamin C (termasuk tomat), dan vitamin E.

  • Produk susu: mengandung zinc, vitamin B-12, vitamin C, dan vitamin D (terutama keju).

  • Telur: mengandung vitamin D dan omega-3 (pada telur terfortifikasi)

Selain bahan makanan di atas, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang terfortifikasi (seperti sereal, roti, pasta, dan lain-lain) yang hampir mengandung semua nutrisi yang Anda butuhkan di atas.

Anda juga bisa meminum suplemen yang mengandung nutrisi-nutrisi tersebut, namun sebaiknya langkah ini dilakukan dengan pengawasan dokter.

WebMD. https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/sperm-count#1
Diakses pada 20 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320010.php
Diakses pada 20 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/food-for-strong-sperm
Diakses pada 20 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed