logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Jika Rahim Diangkat Apakah Bisa Berhubungan Seks?

open-summary

Wanita yang telah menjalani operasi angkat rahim boleh berhubungan seks sekitar 6-8 minggu setelah prosedur dilakukan. Ini adalah waktu yang dibutuhkan oleh jaringan reproduksi untuk benar-benar sembuh.


close-summary

9 Jan 2022

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Rahim diangkat apakah boleh berhubungan seks? Boleh, tapi setelah 6 minggu

Setelah rahim diangkat, boleh berhubungan seks dalam 6 minggu

Table of Content

  • Kapan boleh berhubungan seks setelah operasi angkat rahim?
  • Pengaruh operasi angkat rahim terhadap kehidupan seks
  • Tips mempertahankan gairah seks setelah operasi angkat rahim

Rahim adalah salah satu bagian dari organ seksual wanita, sehingga tidak heran jika setelah menjalani operasi angkat rahim, Anda akan bertanya mengenai bisa atau tidaknya berhubungan seks setelah operasi tersebut dilakukan.

Advertisement

Kekhawatiran tentang pengaruh rahim diangkat pada kehidupan seksual adalah hal yang wajar. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak uraian lengkapnya berikut ini.

Kapan boleh berhubungan seks setelah operasi angkat rahim?

Hubungan seks boleh dilakukan 6 minggu setelah operasi angkat rahim
Hubungan seks baru bisa dilakukan 6 minggu setelah operasi angkat rahim 

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan seorang wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan rahim atau histerektomi untuk tidak memasukkan apa pun ke dalam vagina selama sekitar 6 minggu.

Rekomendasi ini didasarkan pada waktu rata-rata yang diperlukan untuk sembuh setelah histerektomi, yaitu sekitar 6 hingga 8 minggu. Tetapi perlu diingat bahwa kondisi tubuh setiap orang berbeda dan setiap wanita mungkin akan memerlukan waktu dan memperlihatkan tingkat kesembuhan yang berbeda juga.

Untuk menghindari terjadi hal negatif sebagai pengaruh rahim diangkat, sebaiknya hentikan aktivitas seksual apapun sampai semua keputihan yang berhubungan dengan operasi telah berhenti dan dokter telah menyatakan luka benar-benar sembuh.

Baca Juga: Pantangan Setelah Operasi Angkat Rahim yang Perlu Dihindari

Pengaruh operasi angkat rahim terhadap kehidupan seks

Operasi angkat rahim boleh berhubungan seks
Ada beberapa pengaruh histerktomi terhadap kehidupan seksual

Pengaruh operasi pengangkatan rahim terhadap kehidupan seks dapat berbeda-beda pada tiap wanita. Beberapa di antaranya adalah:

1. Kesulian merasakan sensasi seksual

Setelah mengalami operasi angkat rahim, sebagian wanita mungkin mengalami gangguan seksual seperti diantaranya kesulitan untuk merasakan sensasi, susah terangsang dan lubrikasi saat berhubungan seks.

Pengaruh prosedur ini juga membuat beberapa wanita yang sebelumnya aktif secara seksual, menjadi tidak aktif setelah menjalani histerektomi abdominal.

2. Mempengaruhi orgasme

Pengaruh rahim diangkat dapat dialami pada saat orgasme vagina yang melibatkan kontraksi panggul yang dalam. Anda mungkin akan mengalami hilangnya sensasi setelah histerektomi karena pada operasi ini ada beberapa saraf yang ikut terpotong. Tentunya ini tidak terjadi pada semua wanita.

Meskipun tidak akan kehilangan kemampuan untuk orgasme secara keseluruhan karena masih bisa mengalami orgasme klitoris, sensasi orgasme yang dirasakan mungkin akan menjadi kurang intens atau kurang memuaskan.

3. Vagina kering

Histerektomi yang ikut mengangkat ovarium akan menyebabkan Anda mengalami menopause. Hal ini dapat membuat vagina menjadi kering dan hubungan seks terasa lebih menyakitkan.

Baca Juga: Mengenal Tanda Disfungsi Seksual pada Wanita

Tips mempertahankan gairah seks setelah operasi angkat rahim

Pengaruh operasi angkat rahim terhadap kehidupan seksual
Berbicara dengan pasangan tentang risiko operasi angkat rahim

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempertahankan gairah seks setelah menjalani operasi angkat rahim, seperti:

1. Bersabar menunggu hingga benar-benar sembuh

Sebaiknya menahan diri untuk tidak terburu-buru melakukan hubungan seks hingga Anda benar-benar sembuh. Berhubungan seks terlalu cepat setelah operasi dapat terasa menyakitkan dan juga dapat menyebabkan infeksi.

Selain kondisi fisik, ada baiknya jika Anda juga menunggu hingga bisa kembali siap secara emosional. Jika Anda akan memulai hubungan seks, pastikan Anda mendapatkan rangsangan yang cukup sebelum melakukannya.

2. Berbicara dari hati ke hati dengan pasangan

Mungkin pertanyaan mengenai kehidupan seksual pascaoperasi angkat rahim juga merisaukan pasangan Anda, sehingga berbicara mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi bisa jadi salah satu langkah yang dilakukan sebelum operasi dimulai.

Anda bisa berbicara secara terbuka dari hati ke hati mengenai kondisi Anda, termasuk tentang apa yang Anda rasakan dan harapkan setelah menjalani operasi pengangkatan rahim. Sampaikan juga secara jujur jika ada yang terasa menyakitkan atau tidak nyaman selama berhubungan.

3. Menggunakan pelumas

Pengaruh rahim diangkat salah satunya mungkin menyebabkan vagina menjadi lebih kering dari sebelumnya. Penggunaan pelumas dapat sangat membantu bagi wanita yang ovariumnya telah diangkat.

4. Mencoba berbagai posisi

Ada berbagai posis seksual yang dapat dicoba saat melakukan hubungan. Beberapa posisi mungkin akan terasa lebih nyaman jika dibandingkan yang lain, khususnya bagi wanita yang vaginanya terlalu kering karena proses menopause.

Bicarakan dengan pasangan untuk bereksperimen mencoba berbagai posisi untuk menemukan posisi yang paling baik dan nyaman.

5. Latihan dasar panggul

Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk melakukan latihan dasar panggul seperti senam kegel. Latihan ini berguna untuk membantu pemulihan, mengencangkan otot-otot vagina, serta membantu meningkatkan sensasi seksual.

Baca Juga

  • Titik Rangsang U-Spot, Bagaimana Cara Stimulasinya?
  • Sperma Tidak Keluar Walau Sudah Orgasme? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Risiko Melakukan Semen Retention atau Menahan Ejakulasi, Kapan Harus Berhenti?

Pengaruh rahim diangkat dapat berbeda pada setiap orang. Umumnya setelah rahim diangkat, Anda masih bisa tetap berhubungan seks. Hal yang paling utama untuk diperhatikan adalah kesiapan Anda secara fisik dan emosional. Tidak perlu memaksakan diri atau terburu-buru. Tunggulah hingga kondisi Anda telah benar-benar pulih sepenuhnya.

Jika masih punya pertanyaan seputar pengaruh operasi angkat rahim terhadap kehidupan seksual Anda, bisa konsultasikan secara langsung pada dokter melalui fitur Chat Dokter yang ada di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh aplikasinya gratis di App Store dan Google Play.

Advertisement

hubungan seksmasalah seksualpenyakit rahimanomali rahim

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved