logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Hematokrit Rendah Setelah Tes Darah, Apa Maksudnya?

open-summary

Hematokrit rendah terjadi karena sel darah merah yang rendah. Biasanya kondisi ini berhubungan dengan anemia, yang dapat disebabkan oleh sumsum tulang belakang hingga penyakit kronis.


close-summary

7 Jul 2022

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Hematokrit rendah

Hematokrit rendah menandakan persentase sel darah merah di dalam darah kurang

Table of Content

  • Apa itu hematokrit?
  • Penyebab kadar hematokrit rendah
  • Apa penyebab kadar hematokrit meningkat?
  • Cara mengatasi kadar hematokrit yang tidak normal

Nilai hematokrit dalam darah akan menggambarkan besaran proporsi sel darah merah dalam total volume darah. Nilai hematokrit rendah atau tinggi, menandakan gangguan yang sedang terjadi.

Advertisement

Proporsi sel darah merah harus berada di angka yang tepat, Alasannya, karena sel darah merah berfungsi sebagai sistem transportasi untuk mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh

Saat kadar hematokrit rendah, apa artinya? Apakah ada cara mengatasinya? Simak penjelasannya!

Apa itu hematokrit?

Tes hematokrit bisa melihat presentase sel darah merah dalam darah
Nilai hematokrit menggambarkan presentasi sel darah merah dalam total volume darah

Hematokrit adalah persentase sel darah merah dalam darah. Komponen darah sendiri terdiri atas sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma darah.

Mengutip Mayo Clinic, tes hematokrit adalah metode untuk mengukur persentase seberapa banyak proporsi sel darah merah. Pasalnya, kadar sel darah merah yang terlalu tinggi atau rendah bisa menjadi tanda penyakit tertentu.

Persentase sel darah merah (hematokrit normal) setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan jenis kelamin. Hasil tes akan terlihat dari berapa persentase volume sel darah merah.

Berikut adalah gambaran rentang kadar hematokrit normal pada setiap orang:

  • Bayi baru lahir: 45-61%
  • Bayi dalam masa perkembangan: 32-42%
  • Anak-anak: 30-44%
  • Pria dewasa: 41-50%
  • Wanita dewasa: 36-44%

Selain kelompok di atas, masyarakat yang tinggal di dataran tinggi juga umumnya lebih besar. Sebab, semakin tinggi daerah tinggal, kadar oksigen akan semakin tipis. Sebagai kompensasi, tubuh akan memproduksi sel darah merah lebih banyak, untuk mengikat oksigen lebih banyak juga.

Rentang nilai hematokrit yang normal juga bisa berbeda pada setiap laboratorium hingga 7%. Setelah mengetahui hasil tes, Anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai hasilnya.

Ini akan menyesuaikan dengan gejala yang Anda alami serta hasil tes diagnostik lainnya.

Baca Juga

  • Penderita Hipoglikemia, Ini Cara Menaikkan Gula Darah Rendah Lewat Makanan
  • Adenoid Adalah Kelenjar yang Penting untuk Bayi dan Anak-anak, Apa Fungsinya?
  • Penyebab Beser atau Sulit Menahan Buang Air Kecil

Penyebab kadar hematokrit rendah

Hematokrit rendah tandanya anemia
Hematokrit rendah bisa menandakan kondisi anemia 

Ada beberapa gejala yang mungkin muncul ketika Anda memiliki hematokrit yang rendah. Beberapa gejala hematokrit rendah, antara lain:

  • Kulit pucat
  • Kelelahan
  • Energi rendah
  • Kesulitan bernapas
  • Detak jantung tak teratur
  • Tangan atau kaki terasa dingin

Biasanya, hematokrit yang rendah berkaitan dengan kondisi anemia. Berikut adalah kemungkinan penyebab hematokrit rendah:

1. Kurangnya nutrisi

Anemia, atau kurang darah, dapat menyebabkan seseorang memiliki hematokrit yang rendah. Ini karena anemia sendiri terjadi karena kondisi sel darah merah di bawah normal. Saat sel darah merah turun dalam tubuh, secara otomatis kadar hematokrit akan menurun.

Penyebab anemia yang paling umum, antara lain kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B12, folat, dan zat besi. Ketiga nutrisi ini berperan penting dalam produksi sel darah merah.

2. Perdarahan

Perdarahan dapat membuat seseorang kehilangan darah dan memengaruhi jumlah hematokrit. Baik perdarahan kronis ataupun akut.

Ini dapat terjadi akibat tukak saluran pencernaan, yaitu luka yang disebabkan oleh bakteri atau penggunaan obat antiinflamasi kronis.

Selain itu, wanita yang kehilangan darah berlebihan, misalnya saat menstruasi berat, juga jadi penyebab hematokrit rendah.

Kehilangan darah dalam jumlah banyak juga bisa terjadi karena kecelakaan atau prosedur operasi.

3. Gagal ginjal

Gagal ginjal juga bisa menjadi penyebab penurunan produksi sel darah merah, sehingga kadar hematokrit menjadi rendah. Kondisi ini terjadi saat ginjal tidak berfungsi atau rusak.

Ini karena di ginjal juga memproduksi hormon eritropoietin. Hormon ini turut berfungsi untuk pembentukan sel darah merah. Itu sebabnya, saat seseorang mengalami penyakit ginjal kronis, risiko anemia dan mengalami hematokrit rendah lebih tinggi. 

4. Anemia aplastik

Anemia aplastik adalah jenis anemia langka yang mengancam jiwa. Ini terjadi ketika tubuh berhenti memproduksi sel darah merah baru yang cukup dan menyebabkan hematokrit rendah.

Kondisi ini bisa membuat Anda lelah, rentan infeksi, hingga perdarahan yang tidak terkontrol.

5. Gangguan sumsum tulang

Sumsum tulang adalah pabrik pembentukan sel darah, mulai dari sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Itu sebabnya, jika ada gangguan di sel sumsum tulang, pembentukan sel darah merah pun terganggu.

Itu sebabnya, kadar hematokrit akan otomatis menurun. Berbagai penyakit, seperti leukemia dan myelofibrosis juga dapat menyebabkan anemia yang memengaruhi produksi sel darah darah di sumsum tulang.

6. Thalasemia

Thalasemia adalah kondisi kelainan darah bawaan yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi hemoglobin dan sel darah merah.

Akibatnya, produksi sel darah merah mungkin menjadi terlalu sedikit, sehingga menyebabkan hematokrit pun rendah.

Pada penderita thalasemia, sumsum tulang tidak memproduksi sel darah merah yang sehat. Sel darah merah yang diproduksi biasanya punya bentuk yang abnormal, sehingga kesulitan mencapai bagian tubuh yang memerlukan oksigen.

7. Anemia sel sabit

Anemia sel sabit juga merupakan kondisi genetik yang menyebabkan sel darah merah punya bentuk abnormal, seperti bentuk sabit.

Hal ini membuat sel darah mengalami gangguan, mati sebelum waktunya, dan mengakibatkan kekurangan sel darah merah kronis yang akhirnya membuat kadar hematokrit menjadi rendah.

8. Gangguan autoimun

Anemia hemolitik autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengira sel darah adalah benda asing yang berbahaya bagi tubuh.

Akibatnya, tubuh menghasilkan antibodi yang menghancurkan sel darah merah, sehingga menyebabkan kadar hematokrit rendah.

Tak hanya itu saja, kondisi seperti rheumatoid arthritis dan lupus juga dapat mengurangi jumlah produksi sel darah merah dalam tubuh.

Apa penyebab kadar hematokrit meningkat?

Hematokrit tinggi bisa menandakan adanya penyakit paru-paru
Nilai hematokrit tinggi bisa menandakan adanya gangguan di paru-paru

Nilai hematokrit tinggi menandakan konsentrasi sel darah merah yang lebih tinggi dibandingkan normal dibandingkan voulme darah keseluruhan.

Gejala kadar hematokrit tinggi dalam darah, antara lain:

  • Kulit memerah
  • Pusing
  • Terjadi gangguan penglihatan
  • Sakit kepala
  • Pembesaran limpa

Salah satu penyebab seseorang memiliki kadar hematokrit yang tinggi adalah polisitemia. Polisitemia adalah kondisi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak sel darah merah. Akibatnya, darah menjadi lebih kental dan meningkatkan risiko penggumpalan.

Selain polisitemia, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kadar hematokrit tinggi, yaitu:

  • Dehidrasi
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru-paru
  • Tumor jenis tertentu
  • Polisitemia rubra vera
  • Penggunaan obat eritropoetin sembarangan

Cara mengatasi kadar hematokrit yang tidak normal

Perawatan untuk mengatasi nilai hematokrit yang rendah atau tinggi bisa berbeda, tergantung dari penyakit yang jadi penyebabnya serta kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kebanyakan orang tidak membutuhkan perawatan khusus, apabila nilai hematokrit hanya sedikit lebih rendah atau sedikit lebih tinggi dari normal.

Biasanya, orang yang punya kadar hematokrit sangat rendah akan diberikan suntikan zat besi, transfusi darah, atau konsumsi obat untuk memicu pembentukan sel darah merah di sumsum tulang.

Sementara, pasien yang kadar hematokritnya tinggi dapat diatasi dengan prosedur pembuangan darah berlebih, alias phlebotomi.

Kadar hematokrit rendah juga dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti:

  • Daging sapi
  • Sayur-sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli
  • Kacang-kacangan
  • Telur
  • Jeroan sapi, seperti hati dan ginjal

Saat menerima hasil tes darah dan mendapati nilai hematokrit terbaca lebih rendah dari normal, sebaiknya jangan langsung menyimpulkan sendiri bahwa Anda terkena penyakit tertentu.

Dokter akan melakukan pembacaan hasil tes secara lebih akurat dan menentukan gangguan yang menjadi penyebab di balik kondisi tersebut.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab serta cara mengatasi kadar hematokrit rendah? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

anemiakelainan darahsel darahperedaran darahpenyakitdarahsel darah merah

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved