Jika Kadar Asam Urat Tubuh Terlalu Tinggi, Hiperurisemia Bisa Terjadi


Hiperurisemia terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Akibatnya, beragam penyakit bisa terjadi termasuk arthritis yang terasa nyeri yaitu gout. Asam urat yang tinggi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal, serta diabetes.

0,0
11 Nov 2020|Azelia Trifiana
Hiperurisemia dapat menyebabkan rasa sakit di kakiHiperurisemia terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi.
Hiperurisemia terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Akibatnya, beragam penyakit bisa terjadi termasuk arthritis yang terasa nyeri yaitu gout. Asam urat yang tinggi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal, serta diabetes.Orang yang mengalami hyperuricemia harus menjaga betul apa yang dikonsumsi agar tidak menyebabkan level asam urat meningkat tajam. Makanan seperti protein hewani dan makanan laut sebaiknya dihindari untuk sementara.

Penyebab terjadinya hiperurisemia

Asam urat muncul ketika makanan yang dikonsumsi mengandung zat purin tinggi. Umumnya, purin terdapat pada makanan seperti:
  • Daging merah
  • Daging organ
  • Makanan laut
  • Kacang-kacangan
Idealnya, tubuh akan membuang sendiri kelebihan asam urat lewat urine. Namun, hiperurisemia akan terjadi apabila produksi asam urat terlalu tinggi atau tidak bisa mengeluarkannya dengan optimal. Hal ini berkaitan dengan kinerja ginjal.Kelebihan asam urat dalam darah akan menyebabkan pembentukan kristal. Umumnya, kristal ini akan terbentuk di sekitar persendian dan ginjal. Merespons adanya hal ini, sel darah putih sebagai bagian dari sistem imun akan menyerang kristal itu. Konsekuensinya, muncul rasa nyeri dan peradangan.

Gejala hiperurisemia

Hanya 30% orang dengan hyperuricemia yang merasakan gejala. Meskipun hiperurisemia bukanlah penyakit, dalam jangka panjang kondisi ini bisa menyebabkan beberapa penyakit, seperti:1. GoutDisebut juga gouty arthritis, ini terjadi pada 20% orang dengan hiperurisemia. Gout bisa terjadi di bagian tubuh mana pun, namun seringkali rasa nyeri muncul pertama kali di jempol kaki. Selain itu, bagian tubuh lain yang kerap merasakan sakit adalah kaki, pergelangan kaki, lutut, dan juga siku.Ciri khas dari gout adalah terjadi secara tiba-tiba, terutama saat malam hari. Intensitas rasa sakit akan meningkat dalam 12-14 jam. Jika tidak ditangani, gout akan mereda setelah 2 minggu.Beberapa gejala gout adalah:
  • Persendian terasa nyeri dan kaku
  • Kesulitan menggerakkan persendian
  • Area yang terkena tampak merah dan bengkak
  • Persendian tampak berubah bentuk

2. Tophaceous gout

Jika seseorang mengalami hiperurisemia selama beberapa tahun, maka kristal asam urat dapat membentuk gumpalan yang disebut tophi. Gumpalan ini muncul di bawah kulit, sekitar persendian, dan di lekukan atas telinga.Dalam jangka panjang, gumpalan ini dapat menyebabkan nyeri sendi kian hebat serta menekan saraf di sekitarnya. Berbeda dengan gout, kondisi ini lebih mudah dikenali karena munculnya gumpalan.

3. Batu ginjal

sakit pinggang
Hiperurisemia dapat sebabkan sakit pinggang
Kristal asam urat dapat menyebabkan penumpukan batu di ginjal. Idealnya, batu ini berukuran sangat kecil sehingga bisa dibuang lewat urine. Namun ada kalanya batu ginjal menjadi terlalu besar sehingga jusru menutup saluran kemih.Beberapa gejala yang dirasakan saat mengalami batu ginjal di antaranya:
  • Rasa nyeri di punggung bagian bawah, perut, dan paha dalam
  • Mual
  • Keinginan buang air kecil yang meningkat
  • Rasa nyeri saat buang air kecil
  • Muncul darah dalam urine
  • Urine beraroma tidak sedap
Jika ginjal terinfeksi, gejala lain yang bisa muncul adalah demam dan menggigil. Penumpukan urine ini menjadi tempat yang disukai bakteri. Itulah mengapa kerap menyebabkan infeksi saluran kemih di saat bersamaan.

Faktor risiko menderita hiperurisemia

Siapa pun bisa mengalami hiperurisemia, hanya saja kondisi ini lebih umum dialami laki-laki ketimbang perempuan. Usia juga turut berperan menyebabkan risiko mengalaminya meningkat.Selain itu, beberapa faktor risiko lain yang berkaitan dengan hiperurisemia adalah:
  • Konsumsi alkohol
  • Konsumsi obat tertentu utamanya untuk penyakit jantung
  • Paparan pestisida
  • Penyakit pada ginjal
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar gula darah tinggi
  • Hipotiroidisme
  • Obesitas
  • Aktivitas fisik ekstrem

Penanganan hiperurisemia

tes darah
Hiperurisemia dapat diagnosis lewat pemeriksaan darah
Untuk mendiagnosis hyperuricemia, dokter akan melakukan pemeriksaan darah dan urine. Dengan demikian, bisa dilihat apakah kinerja ginjal terganggu, termasuk berapa kadar asam urat dalam darah.Jika terbukti asam urat tinggi, pasien akan diminta menghindari makanan tinggi purin. Barulah dilakukan tes urine berikutnya untuk membantu menentukan apa penyebab tingginya asam urat dalam darah.Selain itu, dokter juga akan melihat apakah ada penumpukan cairan di persendian. Caranya dengan mengambil sampel cairan lewat suntik. Jika terdeteksi ada kristal dari pemeriksaan di laboratorium, bisa jadi pasien mengalami gout.Penanganan untuk gout dan tophaceous gout bisa dengan memberikan obat anti-peradangan. Jika tubuh tidak merespons dengan baik, alternatifnya adalah obat jenis colchicine. Pada kasus tophaceous gout, jika gumpalan sudah cukup besar dan mengganggu gerakan, bisa juga dilakukan operasi untuk mengangkatnya.Sementara penanganan untuk batu ginjal bisa dengan banyak minum air putih dan mengonsumsi obat hingga batu bisa keluar dari tubuh. Ini bisa dilakukan jika ukuran batu ginjal lebih kecil dari 5 mm.Namun apabila lebih besar, dokter akan meresepkan obat seperti tamsulosin untuk membuat otot sekitar saluran kemih lebih rileks. Dengan demikian, mengeluarkan batu ginjal lewat urine akan jadi lebih mudahKasus lain ketika batu ginjal lebih besar dari 10 mm, bisa dilakukan pengangkatan lewat operasi.Jika pemicu hiperurisemia adalah makanan, pasien juga disarankan menghindari menu yang mengandung putin cukup tinggi. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang makanan penyebab asam urat tinggi yang perlu dihindari, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakitasam uratrematik
Healthline. https://www.healthline.com/health/hyperuricemia
Diakses pada 26 Oktober 2020
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/241767-overview
Diakses pada 26 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/hyperuricemia
Diakses pada 26 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait