Jerawat Membandel Tak Kunjung Hilang? Ini Obat Jerawat Batu yang Bisa Anda Coba


Obat jerawat batu tidak sama dengan pengobatan jerawat biasa pada umumnya. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter dahulu. Jerawat batu bisa diobati dengan penggunaan benzoil peroksida, retinoid, antibiotik, hingga isotretinoin.

(0)
02 Jun 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat jerawat batu sebaiknya harus sesuai dengan resep dokterSalep obat jerawat batu dari dokter bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat batu
Obat jerawat batu dibutuhkan bagi Anda yang tengah mengalami jerawat batu mengganggu. Obat jerawat yang dijual bebas di pasaran memang tidak bisa mengatasi jerawat batu yang membandel. Pasalnya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi cara menghilangkan obat jerawat batu dengan tepat. Jerawat rasanya adalah masalah kulit sejuta umat. Kehadirannya tak pernah dinantikan tetapi kerap menghampiri. Lebih menjengkelkan lagi ketika jerawat tersebut tak kunjung hilang dan menjadi jerawat batu atau dikenal pula dengan jerawat kistik atau cystic acneKetahui penyebab jerawat batu dan cara mengobatinya dengan obat untuk jerawat batu paling ampuh. 

Apa itu jerawat batu?

Obat jerawat batu bisa digunakan untuk mengobati jerawat membandel
Munculnya jerawat batu memang dapat mengganggu penampilan
Pada dasarnya, jerawat adalah masalah kulit yang dapat terjadi ketika pori-pori di kulit tersumbat oleh sel kulit mati. Penyumbatan pori-pori kulit ini membuat bakteri juga bisa ikut terperangkap sehingga menyebabkan area yang terinfeksi menjadi merah dan bengkak. Jerawat tersebut dapat berkembang menjadi jerawat batu apabila infeksi bakteri telah masuk ke dalam kulit wajah dan menciptakan benjolan yang berisi nanah. Biasanya, benjolan jerawat batu menimbulkan rasa sakit atau gatal. Jika benjolan tersebut pecah, infeksi dapat menyebar dan menyebabkan lebih banyak jerawat..Jerawat batu dapat bertahan selama bertahun-tahun dan meninggalkan bekas luka.

Seperti apa ciri-ciri jerawat batu?

Ciri-ciri jerawat batu mudah dikenali dibandingkan jenis jerawat lainnya karena ukuran bentuknya yang besar. Ciri-ciri jerawat batu yang paling utama adalah bentuk benjolan putih besar menyerupai bisul, bernanah, serta bertekstur lunak, dan terasa nyeri apabila disentuh.Umumnya, jerawat batu muncul di wajah. Akan tetapi, jerawat batu juga dapat menyerang area kulit tubuh lainnya, seperti dada, leher, punggung, lengan tangan, dan area belakang telinga.

Apa penyebab jerawat batu?

Obat jerawat batu sebaiknya harus sesuai dengan resep dokter
Jerawat batu umum dialami oleh remaja karena perubahan hormon
Perbedaan penyebab jerawat biasa dan jerawat batu terletak pada peran hormon androgen yang diduga menjadi pemicunya. Kemunculan jerawat batu sangat dipengaruhi oleh peningkatan produksi kadar hormon androgen dalam tubuh. Pasalnya, hormon androgen dapat merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan sebum. Jika kadar androgen lebih banyak daripada seharusnya, maka kelenjar minyak akan menjadi lebih aktif. Ketika sebum yang dihasilkan kelenjar minyak lebih banyak, pori-pori kulit mudah tersumbat dan berjerawat.Ketidakseimbangan hormon tubuh ini umum dialami oleh para remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, beberapa kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyebab jerawat batu, yaitu:
  • Siklus menstruasi wanita
  • Kehamilan
  • Menopause
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
  • Penggunaan produk perawatan kulit tertentu
  • Penggunaan pakaian yang terlalu ketat
  • Cenderung mudah berkeringat sehingga tingkat kelembapan kulitnya tinggi 

Apa saja pilihan obat jerawat batu di apotik paling ampuh?

Jerawat batu adalah jenis jerawat yang parah. Maka dari itu, penggunaan salep obat jerawat pada umumnya, seperti asam salisilat, belum tentu efektif sebagai cara menghilangkan jerawat batu. Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan resep salep obat jerawat batu paling ampuh yang sesuai dengan kondisi dan tingkat keparahan jerawat kistik. Tergantung jenis pengobatan jerawat batu yang dilakukan, Anda mungkin baru akan melihat perubahan pada wajah Anda sampai delapan minggu kemudian. Beberapa kasus mungkin memerlukan terapi kombinasi tergantung dari tingkat keparahan jerawat batu.Berikut ini merupakan pilihan obat jerawat batu di apotik yang bisa Anda melalui resep dokter. 

1. Benzoil peroksida

Obat jerawat batu paling ampuh adalah benzoil peroksida
Gunakan obat untuk jerawat batu mengandung benzoil peroksida
Salah satu obat jerawat batu di apotik yang bisa didapat dengan cara menebus resep dokter adalah benzoil peroksidaBenzoyl peroxide atau benzoil peroksida adalah obat untuk jerawat batu yang mudah ditemukan. Obat jerawat batu paling ampuh ini bekerja dengan membuka pori-pori kulit yang tersumbat, mengurangi peradangan, dan membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Jika kulit wajah Anda sensitif, cara menghilangkan jerawat batu dengan benzoil peroksida dapat dilakukan mulai dari dosis rendah, yaitu sebanyak 2.5%. Cara mengatasi jerawat batu dengan benzoil peroksida memang tidak bisa instan. Sebab, dibutuhkan waktu kurang lebih sampai 10 minggu pemakaian untuk melihat perubahannya pada kulit. 

2. Antibiotik oral

Antibiotik juga menjadi jenis obat untuk jerawat batu yang digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat batu.Dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik sebagai cara mengobati jerawat batu apabila jumlahnya telah menutupi sebagian besar kulit. Antibiotik bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan bakteri yang dapat berkontribusi pada pembentukan jerawat batu. Namun, antibiotik tidak dapat mengurangi produksi sebum yang berlebih dan sel-sel kulit mati, melainkan untuk membunuh bakteri yang tumbuh berlebihan. Penggunaan antibiotik sebagai cara mengobati jerawat batu hanya boleh digunakan dalam jangka pendek karena dikhawatirkan akan terjadi resistensi bakteri. Jika antibiotik tidak efektif, maka dokter kemungkinan akan meresepkan Anda obat untuk jerawat batu lainnya berupa isotretinoin.

3. Retinoid topikal

Obat jerawat batu paling ampuh berikutnya adalah retinoid topikal atau obat oles yang mengandung retinoid. Retinoid topikal adalah turunan dari vitamin A yang bekerja untuk mencegah penumpukan minyak dan kotoran pada folikel rambut sekaligus menghambat pertumbuhan jerawat. Retinoid terkadang digunakan bersama dengan antibiotik topikal agar cara kerjanya lebih efektif. 
Retinoid juga menjadi obat jerawat batu oles yang bisa Anda gunakan
Penggunaan retinoid harus diiringi dengan tabir surya setiap hari
Obat oles yang mengandung retinoid tersedia dalam bentuk krim, gel, dan lotion. Anda dapat menggunakannya setiap hari secara rutin. Akan tetapi, penggunaan retinoid topikal bisa membuat kulit memerah hingga mengelupas. Efek samping tersebut biasanya bersifat sementara hingga kulit Anda terbiasa. Retinoid juga bisa membuat Anda lebih rentan terkena paparan sinar matahari. Jadi, pastikan untuk memakai tabir surya ketika harus beraktivitas di luar rumah, ya.

4. Isotretinoin

Isotretinoin adalah obat untuk jerawat batu resep dokter yang cukup kuat sehingga dianggap sebagai cara menghilangkan jerawat batu yang paling efektif. Isotretinoin berasal dari bentuk vitamin A dengan efek kuat yang berfungsi menekan produksi kelenjar minyak pada kulit dan mengurangi peradangan.  Obat ini biasanya dapat dikonsumsi setiap hari. Sekitar 85% orang yang mengonsumsi isotretinoin menyatakan bahwa mereka mengalami perbaikan kondisi kulit dalam waktu 4-6 bulan. Terlepas dari kemanjurannya, ada beberapa risiko serius yang mungkin muncul akibat penggunaan isotretinoin sebagai cara mengatasi jerawat batu, yaitu:
  • Perubahan mood yang memburuk
  • Radang usus
  • Sakit kepala terus-menerus
  • Mimisan
  • Memar
  • Radang kulit
  • Keluar darah di urine
  • Nyeri otot dan sendi
Bila Anda mengalami kondisi di atas saat menggunakan obat jerawat batu yang mengandung isotretinoin, segera konsultasikan dengan dokter.

5. Spironolactone

Spironolactone adalah obat jerawat batu yang mungkin diberikan melalui resep dokter untuk mengurangi peradangan pada jerawat batu. Spironolactone bekerja dengan mengendalikan kelebihan hormon androgen yang menjadi penyebab jerawat meradang. Namun, jenis obat ini lebih efektif digunakan pada wanita dengan kondisi jerawat batu yang ada di rahang atau wajah bagian bawah lainnya. Efek samping penggunaan spironolactone, yaitu pusing, merasa lemas, sakit kepala, hingga siklus menstruasi tidak teratur.Spironolactone tidak dianjurkan bagi wanita yang sedang hamil karena dapat menyebabkan risiko bayi cacat lahir. Selain itu, orang yang memiliki penyakit ginjal juga sebaiknya tidak menggunakan obat jerawat ini.

6. Kontrasepsi oral

Terkadang dokter akan meresepkan kontrasepsi oral atau pil KB sebagai obat jerawat batu pada beberapa wanita.Ini karena pil KB mengandung estrogen yang dapat membantu mengatur kadar hormon secara keseluruhan sekaligus hormon yang bertanggung jawab menimbulkan jerawat. Cara mengobati jerawat batu dengan kontrasepsi oral sangat efektif apabila masalah kulit ini muncul selama fluktuasi hormon yang berkaitan dengan siklus menstruasi.Meski begitu, obat jerawat batu kontrasepsi oral tidak untuk semua orang. Obat-obatan ini mungkin tidak sesuai bagi Anda yang merupakan seorang perokok aktif, memiliki riwayat pembekuan darah, atau sedang merencanakan kehamilan. 

7. Suntik steroid

Selain obat jerawat batu yang sudah disebutkan di atas, suntik steroid juga menjadi pilihan cara mengobati jerawat batu lainnya. Tindakan medis ini hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kulit.Dokter akan menyuntikkan obat kortikosteroid jenis triamcinolone secara langsung pada jerawat batu untuk mengurangi peradangan sehingga lebih cepat sembuh tanpa menimbulkan jaringan parut.

Adakah cara menghilangkan jerawat batu dengan obat jerawat batu tradisional?

Selain menerapkan cara mengobati jerawat batu sesuai resep dokter, Anda juga dapat menggunakan obat jerawat batu alami untuk meredakannya. Berikut adalah cara menghilangkan jerawat batu dengan obat jerawat batu tradisional 

1. Kompres es batu

Salah satu cara menghilangkan jerawat batu dengan bahan alami adalah dengan kompres es batu. Sensasi dingin yang berasal dari es batu dapat membantu mengurangi pembengkakan, rasa gatal, kulit memerah, serta nyeri. Anda dapat menggunakan obat jerawat tradisional ini dengan menempelkan beberapa buah es batu yang telah dibungkus handuk atau kain bersih sebanyak tiga kali sehari. Ingat, jangan langsung menempelkan es batu pada permukaan kulit yang berjerawat karena dapat meningkatkan risiko rusaknya kapiler di bawah kulit. 

2. Tea tree oil

Tea tree oil juga menjadi pilihan cara menghilangkan jerawat batu dari bahan alami yang mudah digunakan. Sebuah penelitian menyatakan bahwa mengoleskan tea tree oil pada kulit wajah yang berjerawat ringan hingga sedang selama 12 minggu bisa memperlihatkan hasil yang memuaskan.Sebelum merasakan manfaat tea tree oil untuk jerawat ini, pastikan Anda membersihkan wajah dengan sabun cuci muka terlebih dahulu. Kemudian, keringkan wajah dengan menepuk-nepuknya perlahan menggunakan handuk. Lalu, oleskan tea tree oil secukupnya ke permukaan kulit wajah secara merata. 

3. Lidah buaya

Cara menghilangkan jerawat batu secara alami bisa dengan lidah buaya. Sebuah hasil studi mengungkapkan bahwa lidah buaya memiliki efek antiradang, antibakteri, dan antioksidan. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya pada area kulit yang terdapat jerawat batu. Diamkan selama semalaman dan bilas wajah pada keesokan paginya.

4. Mengatur pola makan

Mengatur pola makan sebagai cara mengatasi jerawat batu juga bisa Anda lakukan. Caranya, dengan menghindari konsumsi susu dan produk olahan turunannya, seperti keju atau yogurt. Selain itu, semua olahan yang mengandung gula sebaiknya perlu dihindari agar tidak memperparah kondisi jerawat.Meski terlihat mudah dan praktis, cara menghilangkan jerawat batu tanpa obat di atas belum terbukti secara ilmiah. Sebelum mencobanya, diskusikan penggunaannya dengan dokter kulit Anda. Dokter akan memberikan saran dan peringatan terkait obat jerawat alami tersebut berdasarkan kondisi jerawat batu maupun kondisi kesehatan Anda saat ini.

Bagaimana cara mengatasi jerawat batu di rumah?

Ada beberapa cara mengatasi jerawat baru yang dapat dilakukan agar kondisi jerawat kistik yang Anda alami tidak semakin parah. Berikut adalah cara mengatasi jerawat batu selengkapnya. 
  • Membersihkan wajah dua kali sehari, termasuk setelah Anda berkeringat. Bilas wajah menggunakan air suam-suam kuku.
  • Gunakan kosmetik dan produk perawatan kulit berlabel “noncomedogenic” atau “bebas minyak”. Dengan ini, pori-pori kulit Anda tidak mudah tersumbat.
  • Gunakan tabir surya atau sunscreen guna melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari.
  • Jangan melakukan scrub wajah atau menggunakan produk perawatan yang berpotensi mengiritasi kulit.
  • Jangan menyentuh jerawat batu. Menyentuh jerawat hanya dapat memperparah kondisi jerawat dan membuatnya menyebar ke area kulit lain serta berisiko menimbulkan jaringan parut di kemudian hari.
  • Jangan stres. Stres dapat membuat tubuh Anda memproduksi hormon androgen sehingga memperburuk kondisi jerawat.
  • Lakukan pola hidup sehat, seperti olahraga, mengurangi konsumsi gula, hingga tidur yang cukup.

Catatan dari SehatQ

Jerawat batu tidak dapat dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan yang benar. Maka dari itu, penting untuk melakukan cara mengobati jerawat batu sesuai yang telah dijelaskan di atas.Bila obat untuk jerawat batu (baik oral maupun topikal) yang diresepkan oleh dokter tidak mampu mengatasi kondisi kulit Anda, dokter mungkin akan menyarankan tindakan medis tertentu. Umumnya, dokter akan merekomendasikan tindakan ekstraksi atau drainase. Tindakan medis tersebut dilakukan untuk mengeringkan dan mengangkat jerawat batu, membantu menghilangkan rasa sakit, dan mengurangi kemungkinan jerawat akan meninggalkan bekas luka.Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut seputar cara menghilangkan jerawat batu melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulitjerawatpengobatan jerawat
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/cystic-acne#1
Diakses pada 17 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/cystic-acne#acne-scars
Diakses pada 17 Mei 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3315877/
Diakses pada 17 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cystic-acne-home-remedy#diet
Diakses pada 17 Mei 2020
Lynn McKinley-Grant MD. http://www.lynnmckinleygrantmd.com/services/surgical-dermatology
Diakses pada 17 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait