Jerawat di Leher Mengganggu Penampilan? Simak Penyebab dan Cara Menghilangkannya


Jerawat di leher bisa membuat Anda tidak nyaman. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan tubuh, penggunaan perhiasan, sampai perubahan hormon. Simak cara menghilangkannya dalam artikel berikut.

(0)
06 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Punya jerawat di leher bisa mengganggu penampilanJarang membersihkan leher setelah berkeringat bisa menyebabkan jerawat di leher
Selain di wajah, kemunculan jerawat di leher dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Sebab, jerawat leher bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang lantaran letaknya yang mudah diidentifikasi oleh orang lain yang melihatnya. Bagi pria maupun wanita, di mana pun letak jerawat berada, kemunculannya tentu dapat mengganggu. Meski umum dialami oleh remaja yang tengah mengalami pubertas, orang dewasa juga dapat mengalami jerawat, termasuk jerawat di tengkuk leher belakang. Apa penyebab jerawat di leher dan adakah cara menghilangkannya? 

Penyebab jerawat di leher bisa terjadi

Keberadaan jerawat di leher bisa mengganggu penampilan
Penyebab jerawat di leher bisa jadi karena tidak menjaga kebersihan dengan baik
Jerawat di leher adalah benjolan kecil dan keras yang muncul di permukaan atau bawah kulit. Benjolan kecil jerawat kadang bisa terasa menyakitkan, apalagi jika dipencet. Meski biasanya muncul di area wajah, jerawat di tengkuk leher belakang nyatanya juga dapat dialami oleh beberapa orang. Penyebab jerawat di leher adalah pori-pori kulit tersumbat oleh penumpukan sel kulit mati, produksi sebum, dan bakteri. Kondisi tersebut yang memicu peradangan sehingga menyebabkan jerawat di leher. Penyebab jerawat di leher juga bisa muncul karena dipicu oleh berbagai faktor risiko tertentu, seperti:

1. Kurang menjaga kebersihan area tubuh

Salah satu penyebab jerawat di leher adalah kurangnya menjaga kebersihan area tubuh, termasuk leher. Ini bisa jadi karena Anda tidak membersihkan area leher sampai bersih, apalagi setelah berkeringat dan berolahraga. Jika Anda tidak membersihkan area tubuh dan rambut dengan baik atau jarang mengganti pakaian yang basah, kulit area leher bisa semakin kotor. Alhasil, kondisi ini akan menumpuk bersama sel-sel kulit mati, sebum, dan keringat yang menjadi penyebab jerawat di leher belakang. 

2. Penggunaan produk perawatan kulit atau rambut tertentu

Arti jerawat di leher adalah penggunaan produk perawatan kulit atau rambut tertentu. Misalnya, sabun mandi, pelembap, tabir surya, parfum, serta sampo dan kondisioner. Hal ini bisa terjadi karena kandungan dalam produk perawatan kulit atau rambut tersebut cenderung keras (mengandung bahan-bahan kimia, misalnya) dan rentan membuat kulit tersumbat. Dengan demikian, jerawat leher dan masalah iritasi kulit lainnya bisa terjadi. 

3. Adanya gesekan pada kulit

Tahukah Anda kalau adanya gesekan kulit dengan apa pun yang menyentuh area leher dapat jadi penyebab jerawat di leher? Misalnya, kerah kemeja, pakaian, syal, hingga rambut Anda yang panjang dan jarang dicuci. Apabila dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat memungkinkan terjadinya iritasi kulit. Saat iritasi kulit terjadi, bakteri atau kuman bisa dengan mudah berkembang biak. Jika menumpuk bersama kotoran, minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati yang tidak dibersihkan dengan baik maka rentan menyebabkan jerawat di tengkuk leher belakang. 

4. Penggunaan perhiasan

Layaknya pakaian, penggunaan perhiasan, terutama aksesori yang terbuat dari logam palsu atau plastik, dapat menandakan arti jerawat di leher. Sebab, perhiasan yang bersentuhan langsung dengan area leher mungkin mengiritasi kulit yang menyebabkan munculnya jerawat di area leher pada beberapa orang. 

5. Pakaian yang ketat atau tidak menyerap keringat

Jika Anda kerap mengenakan pakaian yang ketat di area leher atau bahannya tidak mudah menyerap keringat maka dapat memengaruhi pembentukan jerawat di kulit. Akibatnya, penyebab jerawat di leher jadi tidak dapat terhindarkan. 

6. Perubahan hormon

Perubahan hormon yang tak seimbang atau peningkatan hormon androgen juga menjadi penyebab jerawat di leher. Umumnya, perubahan hormon yang menyebabkan tumbuhnya jerawat terjadi pada perempuan selama pubertas, siklus menstruasi, dan kehamilan. 

7. Minum obat-obatan tertentu

Efek samping minum obat-obatan tertentu dapat menjadi penyebab jerawat di leher. Beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan jerawat adalah antidepresan dan steroid. 

8. Mengalami stres

Pada dasarnya, stres bukan jadi penyebab jerawat di leher yang utama. Akan tetapi, saat Anda mengalami stres, biasanya jerawat akan lebih mudah untuk muncul di area tubuh mana pun. Bagi Anda yang sudah memiliki jerawat sebelumnya, stres dapat memperburuk kondisi kulit satu ini. 

9. Pola makan tertentu

Anda yang rentan mengalami jerawat, perlu diketahui bahwa beberapa jenis makanan tertentu dapat meningkatkan risiko penyebab jerawat di leher terjadi. American Academy of Dermatology mengungkapkan bahwa yang mengandung indeks glikemik tinggi berisiko meningkatkan gula darah sehingga memperburuk kondisi jerawat yang ada. Beberapa makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi biasanya tinggi akan karbohidrat, seperti nasi putih, roti putih, pasta putih, dan kentang. Banyak hal yang dapat menjadi faktor risiko penyebab jerawat di tengkuk leher belakang. Maka dari itu, Anda perlu hati-hati. Ingatlah untuk selalu menjaga kebersihan area leher jika ingin terhindar dari jenis jerawat satu ini. 

Cara menghilangkan jerawat di leher

Jerawat di leher bisa diatasi dengan menjaga kebersihan tubuh dengan baik
Mandi dengan rutin bisa menyingkirkan bakteri penyebab jerawat
Pada dasarnya, cara menghilangkan jerawat di leher sama saja seperti mengobati jerawat di area wajah. Ada beberapa cara mengatasi jerawat di leher yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Jangan memencet jerawat

Untuk menghilangkan jerawat di leher belakang, jangan sekali-kali memencetnya. Sebab, memencet jerawat dapat membuat kondisinya menjadi lebih parah dan menimbulkan jaringan parut. Selain itu, bakteri dari tangan Anda juga dapat berpindah sehingga menginfeksi area jerawat tersebut. 

2. Jaga kebersihan tubuh

Salah satu cara menghilangkan jerawat di leher adalah dengan menjaga kebersihan tubuh. Selalu jaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin setiap dua kali sehari guna menyingkirkan bakteri penyebab jerawat berkumpul. Anda bisa menggunakan air hangat saat mandi guna membuka dan membersihkan pori-pori kulit. 

3. Gunakan kompres air hangat

Anda bisa melakukan kompres hangat sebagai cara menghilangkan jerawat di leher. Kompres hangat bertujuan untuk membuka pori-pori dan mengempiskan jerawat. Cara mengatasi jerawat di leher ini memungkinkan nanah muncul ke permukaan sehingga akan pecah dengan sendirinya. Anda bisa menggunakan kapas, kain, atau handuk bersih yang telah dibasahi air hangat. Kemudian, letakkan pada jerawat di tengkuk leher belakang yang berjerawat selama 10-15 menit. 

4. Gunakan pakaian yang longgar

Cara menghilangkan jerawat di leher berikutnya adalah menggunakan pakaian longgar. Penggunaan pakaian yang longgar dan bahan yang mudah menyerap keringat dapat mengurangi risiko terbentuknya jerawat leher. Dengan demikian, keringat tidak akan terperangkap di dalamnya. 

5. Oleskan obat jerawat alami

Meski keampuhannya dalam mengobati jerawat belum cukup efektif, sebagian orang ada yang memilih cara menghilangkan jerawat secara alamiBeberapa obat jerawat alami yang kerap digunakan ini diyakini memiliki sifat antimikroba dan antiradang. Misalnya, tea tree oil atau minyak pohon teh, minyak lavender, sari cuka apel, teh hijau, madu, dan lidah buaya. Bahan alami ini bisa dioleskan langsung ke permukaan kulit secara rutin. Akan tetapi, pastikan bahwa kondisi Anda aman-aman saja untuk menggunakannya guna menghindari kemunculan masalah kulit lainnya.

6. Hindari mencukur rambut di area leher 

Bagi para pria yang ingin mencukur rambut di area leher, sebaiknya tahan terlebih dulu sampai jerawat di leher Anda sembuh sepenuhnya. Mencukur rambut di area leher yang sedang berjerawat bukan tidak mungkin dapat meningkatkan risiko infeksi sehingga memperlambat penyembuhan jerawat. Terlebih, jika Anda menggunakan pisau cukur yang tidak steril. 

Pilihan obat jerawat di leher di apotek atau resep dokter 

Obat jerawat di leher ada yang berbentuk salep atau gel
Salep mengandung benzoil peroksida bisa digunakan untuk mengobati jerawat
Selain menerapkan cara menghilangkan jerawat di leher yang telah disebutkan di atas, Anda juga dapat menggunakan beberapa obat jerawat di leher. Anda bisa mendapatkan berbagai obat jerawat di leher di apotek atau melalui resep dokter dalam bentuk gel, krim, lotion, atau produk perawatan kulit. Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat jerawat di leher. Terdapat beberapa obat jerawat di leher yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat di leher belakang, seperti:

1. Benzoil peroksida

Salah satu pilihan obat jerawat di leher yang bisa didapat di apotek atau melalui resep dokter adalah benzoil peroksidaBenzoil peroksida bisa membunuh bakteri penyebab jerawat serta mengurangi pembengkakan jerawat. Anda dapat menggunakan obat jerawat dengan kandungan ini dalam bentuk sabun atau salep jerawat.

2. Asam salisilat

Asam salisilat juga menjadi obat jerawat di leher yang bisa diperoleh secara bebas di apotek atau melalui resep dokter. Asam salisilat memiliki efek antiradang yang dapat menyebabkan kuli terasa kering atau mengelupas. 

3. Sulfur

Obat jerawat di leher lainnya adalah mengandung sulfur. Sulfur merupakan obat yang dapat membuka pori-pori dan melawan bakteri yang menyebabkan jerawat.

4. Asam alfa hidroksi dan retinol

Obat jerawat di leher di apotik mungkin ada yang mengandung kombinasi retinol dan asam alfa hidroksi (AHA)Meski bahan aktif ini tidak mengobati jerawat dengan tepat, keduanya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat lebih baik. Selain dari obat jerawat, Anda bisa mencari produk perawatan kulit yang mengandung asam glikolat dan asam laktat untuk mendapatkan manfaat satu ini. 

5. Antibiotik

Jika jerawat di tengkuk leher belakang yang Anda alami cukup parah, dokter mungkin akan meresepkan obat jerawat antibiotik. Antibiotik untuk jerawat dalam bentuk obat oles atau obat minum ini dapat membantu mengurangi peradangan di kulit serta menghilangkan bakteri penyebab jerawat.

6. Isotretinoin

Isotretinoin adalah obat jerawat di keras yang hanya diresepkan dokter untuk mengobati jerawat yang berat. Konsumsi isotretinoin perlu dilakukan secara teratur selama beberapa bulan hingga tahun. Meski efektif, pilihan obat jerawat di punggung ini berisiko menimbulkan efek samping yang berbahaya. Maka dari itu, penggunaannya perlu di bawah pengawasan dari dokter. Pastikan Anda menggunakan obat-obatan jerawat di atas sesuai petunjuk yang ada.Sebelum menggunakan obat jerawat, pastikan Anda mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terlebih dahulu. Kemudian, oleskan obat jerawat di atas secara tipis-tipis dan merata pada permukaan kulit yang mengalami jerawat. Namun, jika penggunaan obat jerawat di atas menimbulkan reaksi alergi, seperti sensasi rasa terbakar dan ruam merah terus-menerus, segera hentikan pemakaiannya. Biasanya, dibutuhkan beberapa hari atau minggu sampai jerawat leher sembuh sepenuhnya.

Cara mencegah jerawat di leher belakang muncul kembali

Setelah menerapkan berbagai cara mengatasi jerawat di leher, tentu Anda tidak ingin masalah kulit ini kembali muncul di kulit. Adapun beberapa cara untuk mencegah jerawat di leher belakang muncul kembali adalah sebagai berikut.
  • Mandi secara rutin dua kali sehari dengan air hangat menggunakan sabun hypoallergenic dan bebas pewangi. 
  • Mandi setelah berkeringat dan usai berolahraga. 
  • Ganti pakaian yang sudah digunakan dan segera mencucinya. 
  • Bersihkan helm atau peralatan olahraga yang sering menyentuh area leher Anda 
  • Gunakan sabun setelah mencukur rambut di area leher.
  • Gunakan produk perawatan kulit dengan kandungan bebas minyak dan tidak rentan menyumbat pori-pori (noncomedogenic). 
  • Hindari menggunakan make up atau produk perawatan kulit bebas bahan-bahan kimia, seperti paraben dan mengandung pewangi atau perasa. 
  • Rutin bersihkan kuas make secara rutin dengan sabun pembersih antimikroba. 
  • Gunakan sabun cuci pakaian hypoallergenic (tidak rentan menyebabkan alergi).
  • Jaga kebersihan tempat tidur dengan rutin mengganti sarung bantal dan seprai.
  • Hindari penggunaan perhiasan di leher yang berpotensi mengiritasi kulit. 

Catatan dari SehatQ

Umumnya, jerawat hanyalah masalah kulit yang ringan. Kondisi dapat menghilang dalam waktu seminggu, dan hanya meninggalkan bekas agak samar, atau bahkan tidak ada. Namun, suatu kondisi abnormal yang terlihat seperti jerawat leher mungkin saja terjadi. Misalnya, berupa abses, kista, kanker kulit, dan keloid. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengamati jerawat di tengkuk leher belakang yang dimiliki, serta berkonsultasi pada dokter jika masalah tersebut tak kunjung hilang atau semakin memburuk walaupun telah dilakukan berbagai cara mengatasinya. Anda pun dapat berdiskusi lebih lanjut seputar penyebab jerawat di leher dan cara menghilangkannya, tanyakan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQCaranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawatmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/treat-pimple-on-neck#prevention
Diakses pada 6 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322318.php#treatments-and-home-remedies
Diakses pada 6 Desember 2019
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/acne/causes/diet
Diakses pada 6 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait